PENGARUH LAJU PEMUASAAN SECARA PERIODIK TERHADAP PERTUMBUHAN KELANGSUNGAN HIDUP DAN KECERAHAN WARNA IKAN BADUT AMPHIPRION OCELLARIS

Uswatun Hasanah, Ayu Adhita Damayanti, Fariq Azhar

Abstract

Abstrak: Budidaya ikan badut Amphiprion ocellaris terus dikembangkan hingga saat ini guna menghasilkan ikan badut yang memiliki pertumbuhan, kelangsungan hidup dan kecerahan warna yang baik. Salah satu permasalahan dalam budidaya ikan badut adalah harga pakan yang cukup tinggi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh laju pemuasaan secara periodik terhadap pertumbuhan, kelangsungan hidup dan kecerahan warna ikan badut Amphiprion ocellaris. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari empat perlakuan dan tiga ulangan, yaitu P1 (tanpa pemuasaan), P2 (1 hari dipuasakan 1 hari diberi pakan), P3 (1 hari dipuasakan 2 hari diberi pakan), P4 (1 hari dipuasakan dan 3 hari diberi pakan) sehingga terdapat 12 unit total percobaan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji sidik ragam (One way Anova). Hasil penelitian yang diperoleh adalah pertumbuhan, kelangsungan hidup dan kecerahan warna ikan badut yang mengalami laju pemuasaan secara periodik tidak berbeda nyata (p>0.05) dengan ikan badut yang tidak dipuasakan. Hal ini menunjukkan bahwa ikan badut Amphiprion ocellaris dapat dipuasakan hingga periode 1 hari dipuasakan dan 1 hari diberi pakan yang mengalami total pemuasaan sebanyak 20 hari tanpa menurunkan pertumbuhannya. Pembudidaya ikan badut Amphiprion ocellaris direkomendasikan dapat menggunakan semua periode pemuasaan seperti yang diterapkan pada penelitian ini, namun untuk waktu pemuasaan yang lebih lama diperlukan penelitian lebih lanjut oleh para peneliti.  

Kata kunci: Pemuasaan, ikan badut, pertumbuhan, kelangsungan hidup, kecerahan warna

Abstract: Amphiprion ocellaris clown fish cultivation continues to be developed today to produce clown fish that have good survival growth and colour brightness.  This study aims to determine the effect of periodic fasting rates on growth, survival and colour brightness of the Amphiprion ocellaris clown fish. The method used in this study is an experimental method using a Completely Randomized Design consisting of four treatments and three replications, namely P1 (without fasting), P2 (1 day fasted 1 day fed), P3 (1 day fasted 2 days fed), P4 (1 day fasted and 3 days fed) so that there are 12 total experimental units. The data obtained were analyzed using the one way Anova variance test. The results obtained were growth, survival and color brightness of clown fish that experienced periodic mastery rates were not significantly different (p> 0.05) from clown fish that were not fasted.This shows that the clown fish Amphiprion ocellaris can be fasted until a period of 1 day fasted and 1 day fed with a total mastery of 20 days without reducing growth. Amphiprion ocellaris clown fish farmers are recommended to be able to use all periods of mastery as applied in this study but for a longer mastery time further research is needed by esearchers.

Keywords: Mastery, clown fish, growth, survival, colour brightness

 

Keywords

Mastery; clown fish; growth; survival; colour brightness;

Full Text:

PDF

References

Arjanggi, M., Isnaini & Melki (2013). Laju Pertumbuhan dan Kelulusan Hidup Benih Clownfish (Amphiprion ocellaris) Dengan Pakan Pelet Berbeda (Love Warna, NRD dan Tetrabits) Skala Laboratorium. Maspari Journal, 5(1), 50-55. https://ejournal.unsri.ac.id/index.php/maspari/article/view/1298.

Food and Agriculture Organization (2017). Fishstat Plus Version 2.30. FAO Fisheries Departement, Fishery Information, Data and Statistics Unit. http://www.fao.org./fi/statist/FISOFT/FISHPLUS. Asp, 24 February 2017.

Fitrianingsih, E., Hery H. & Bagus, D.H.S. (2013). Pengaruh Pakan yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan dan Sintasan Ikan Badut (Amphiprion ocellaris). Jurnal Perikanan Unram, 1(2):14-19. http://jperairan.unram..ac.id/index.phpJP article/view/22

Hermawan, D., Mustahal & Kuswanto (2015). Optimasi Pemberian Pakan yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Ikan Kerapu Macan (Epinephelus fuscoguttatus). Jurnal Perikanan dan Kelautan, 5(1), 57-64. http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/jpk/article/

download/279/180.

Hartanto, N., Djafar, S., Doortje, A., Heru, S., Rusi, R. & Akhmad, S. (2013). Budidaya Ikan Hias Clown. Ambon: Program Pengembangan Sumber Daya Perikanan Budidaya Laut Ambon. http://bpblambon-kkp.org/wpkonten/uploads/2016/

/Buku-clownfish.

Jaya, B., Fitri, A. & Isnaini (2015). Laju Pertumbuhan dan Tingkat Kelangsungan Hidup Benih Kakap Putih (Lates calcarifer, Bloch) dengan Pemberian Pakan yang Berbeda. Maspari Journal, 5(1), 56-63.https://ejournal.unsri.ac.id/index.php/maspari/article/view/1299.

Mulyani, Y.S., Yulisman & Fitrani, M. (2014). Pertumbuhan dan Efisiensi Pakan Ikan Nila (Oreochromis niloticus) yang Dipuasakan Secara Periodik. Aquaculture Rawa Indonesia, 2(1), 01-12. https://doi.org/10.36706/jari.v2i1.1958.

Opasola, O., Solomon, O. & Olatunde, O. (2013). Growth Performance and Survival Rate of Clarias acidophilus Supplemented Diets. Agriculture and Veterinary Science 3(6) 45-50. https://www.ios

Journals.org/iosjarvs/papers/vol3-issues6/10364

-.pdf?id=1945

Rachmawati, D., Samidjan, I. & Pinandoyo (2016). Analisis Tingkat Kecerahan Warna Ikan Platy Pedang (Xiphophorus helleri) Melalui PenambahanAstaxanthin Dengan Dosis Berbeda Pada Pakan Komersial. Pena Aquatika, 13(1), 58-67.http://dx.doi.org/10.31941/penaakuatika.v13i1.519.

Rondonuwu, A.B., Tombokan, J.L. & Rembet (2013). Distribusi dan Kelimpahan Karang Famili Pomacentridae di Perairan Terumbu Karang Desa Poopoh Kecamatan Tombariri Kabupaten Minahasa. Jurnal IlmiahPlatax, 1(2), 87-92.. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/platax/article/view/1250.

Sari, O.V., Boedi, H. & Prijadi, S. (2014). Pengaruh Variasi Makanan Terhadap Ikan Karang Nemo (Amphipron Ocellaris Cuvier, 1830) Ditinjau dari Perubahan Warna, Pertumbuhan dan Tingkat Kelulushidupan. Journal of Maquares,3(3), 134-143.https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/maquares/article/view/6665

Sukarman & R. Hirnawati (2014). Alternatif Karotenoid Sintetis (Astaxantin) untuk Meningkatkan Kualitas Warna Ikan Koki (CarassiusAuratus).Widyariset, 17(3): 333-342.. https://www.researchgate.net/publication/308799325_ALTERNATIF_KAROTENOID

Sukmaningrum, S., Setyaningrum, N. & Pulungsari, A.E. (2010). Retensi Protein dan Retensi Ikan Cupang Plakat Yang Mengalami Pemuasaan. Purwokerto, hlm.1-10. http://ojs.omniakuatika.net/index.php/joa/article/

view/15

Wijaya, A., Ayu, A.D. & Baiq, H.A. (2018). Pertumbuhan dan Efisiensi Pakan Ikan Bawal Bintang Trachinotus blochii yang Dipuasakan Secara Periodik.Jurnal Perikanan,8(1), 1-7. https://doi.org/10.29303/jp.v8i1.69.

Yasir, I. & Jian, G.Q. (2007). Embryology and Early Ontogeny of Anemonfish Amphiprion ocellaris. Marine Biological Association of the United Kingdom, 1(1): 1025-1033. https://doi.org/10.1017/S0025315407054227.

Yasir, I. & Jian, G.Q. 2010. Effect of Dietary Carotenoids on Skin Colour and Pigments of False Clownfish, Amphiprion ocellaris, Cuvier. The World Aquaculture Society, 41(3), 308-318. https://doi.org/10.1111/j.1749-7345.201000373.x

Refbacks

  • There are currently no refbacks.