PROFIL KUALITATIF KOMPONEN EKSTRAK KUNYIT PUTIH (Curcuma zedoaria) DAN PENGARUHNYA TERHADAP PROFIL HEMATOLOGI MENCIT YANG DIINFEKSI Salmonella typhimurium

Sri Novita Primawati, Dwi Soelistya D dan Lalu Zulkifli

Abstract

ABSTRAK
Curcuma zedoaria merupakan tanaman herbal yang telah banyak digunakan sebagai sebagai
antikanker, analgesik, antiinflamasi, dan antioksidan. Namun, uji klinis yang memanfaatkan
C. zedoaria untuk mencegah dan mengobati penyakit-penyakit infeksi belum banyak
dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil kualitatif ekstrak kunyit putih dan
pengaruhnya terhadap profil hematologi mencit Balb/c (M. musculus) yang diinfeksi S.
typhimurium. Mencit diberikan ekstrak kunyit putih selama 7 hari, pada hari ke 7 diinfeksi S.
typhimurium pada bagian intraperitonial. Pengamatan profil hematologi dilakukan pada hari
ke 0 (sebelum pemberian perlakuan), hari ke 7, hari ke 10 dan hari ke 13. Penelitian ini
dirancang dengan rancangan acak lengkap (RAL), kemudian data yang diperoleh dianalisis
dengan ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh yang signifikan (p<0,05) dari
perlakuan terhadap proliferasi leukosit mencit Balb/c dengan waktu pengamatan, macam
perlakuan (saline, ekstrak kunyit putih, ekstrak kunyit putih dan infeksi S. typhimurium,
infeksi S. typhimurium saja) dan interaksinya. Tidak ditemukan pengaruh yang signifikan dari
perlakuan terhadap proliferasi eritrosit (p>0,05) baik dari segi waktu pengamatan, jenis
perlakuan maupun interaksi keduanya. KLT dilakukan untuk mengetahui profil kualitatif
komponen ekstrak metanol kunyit. Diperoleh 5 noda dengan warna hijau berpendar, dengan
nilai Rf 0,224; 0,346; 0,644; 0,832; dan 0,879, secara berturut turut untuk masing faksi A, B,
C, D, dan E.
Kata Kunci: Imunomodulator, Ekstrak Kunyit Putih, S. typhimurium, Hematologi,
Profil kualitatif.
ABSTRACT
Curcuma zedoaria is an herbal plant that has been widely used as anticancer, analgesic, antiinflammatory,
and antioxidants. However, clinical trials utilizing C. zedoaria to prevent and
treat infectious diseases has not been much done. This study aims to determine the qualitative
profile of white turmeric extract and its effect on hematological profile of mice Balb/c (M.
musculus) infected with S. typhimurium. Mice were treated with a white turmeric extract for 7
days, on day 7 infected with S. typhimurium in the intraperitonial. Observation on hematology
profile performed on day 0 (before administration of treatment), day 7, day 10 and day 13.
The study was designed with a completely randomized design (CRD), then the data were
analyzed with ANOVA. Results of this study showed a significant (p <0.05) effect of
treatment on the leukocyte proliferation of mice Balb / c with the time of observation, range
of treatment (saline, white turmeric extract, turmeric extract white and S. typhimurium
infection, infection with S. typhimurium alone) and interactions. There was no signifinat
effect of treatment on the proliferation of erythrocytes (p> 0.05) in terms of the time of
observation, type of treatment and its interaction. TLC was done to determine the qualitative profile component of the methanol extract of turmeric white. Five green fluorescent spots
were observed with Rf values of with Rf values of 0.224, 0.346, 0.644, 0.832, 0.879 for
faction A, B, C, D and E, respectively.
Keywords: Immunomodulators, White turmeric extract, S. typhimurium, Hematology,
qualitative profile.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.