Efek Hipoglikemik Ekstrak Biji Buah Wali (Brucea Javanica L. Merr) Pada Tikus Wistar Yang Diinduksi Aloksan

Ida Bagus Putra Manuaba, Faturrahman Faturrahman, Candra Dwipayana Hamdin

Abstract

Buah wali (Brucea javanica L. Merr) telah lama digunakan sebagai obat penyakit diabetes oleh masyarakat di daerah Sesaot. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efek hipoglikemik ekstrak biji buah wali terhadap kadar gula darah puasa (GDP) tikus wistar yang mengalami diabetes. Penelitian ini menggunakan metode experimental dengan rancangan acak lengkap (RAL). Terdapat delapan kelompok perlakuan yaitu kelompok kontrol positif (K+) dengan terapi glibenklamid 0.5 mg/kgBB, kelompok kontrol negatif (K-) yaitu hewan diabetes dengan pemberian cmc na 0.5%, kelompok N adalah hewan tidak diabetes dan  kelompok pemberian variasi dosis ekstrak biji buah wali (D1, D2, D3, D4, dan D5). Pembuatan hewan model diabetes dilakukan dengan cara induksi aloksan (125 mg/kgBB) secara intravena pada setiap kelompok kecuali pada kelompok N. Analisis data dilakukan dengan uji Anova dan LSD. Hasil penelitian ini menunjukkan persentase penurunan rata-rata gula darah selama 15 hari pengamatan sebesar 4% (D1), 10% (D2), 22% (D3), 6% (D4), 6% (D5), 14% (K+), 4% (K-), dan 2% pada kelompok N. Hasil uji Anova menunjukan bahwa p <0,05 yang berarti ada pengaruh pemberian ekstrak biji buah wali terhadap penurunan kadar gula darah tikus. Uji LSD menunjukkan pengaruh signifikan terjadi pada kelompok K+ dan kelompok variasi dosis ekstrak terhadap kelompok K- dengan nilai LSD p <0.05. Berdasarkan hasil penelitian ini, esktrak biji buah wali dapat menurunkan kadar gula darah puasa pada hewan uji diabetes dengan penurunan terbesar (22%) pada kelompok D3 dengan dosis 25 mg/kgBB

Keywords

diabetes; buah wali; kadar gula: ekstrak

Full Text:

PDF

References

Ary, D., Jacob, L.C. & Razavieh, A. 1985. Pengantar Penelitian Dalam Pendidikan. Edisi 3. Diterjemahkan oleh Arief Furchan. Y ogyakarta: Pustaka Pelajar

Chaudhury, A., Chitharanjan, D., Vijaya, S.R.D., Shashank, K., Aditya, C., Rahul, R., Asween M., Nawal, S. S., Maria, T.M., Kevin, K., Appalanaidu, S., Alexandria, B., Naveen, P., Chaitanya, K.M., Govinda, P.L., & Wasigue, M., 2017. Clinical Review of Antidiabetic Drugs: Implications for Type 2 Diabetes Mellitus Management. Frontiers in Endocrinology. Vol.8, No.6, p. 4.

Craig, L. C., Gregory, J. D., & Hausman W., 1950. Versatile laboratory concentration device. Analytical Chemistry. Journal. p. 1462–1462

Dalimartha, S. Atlas Tumbuhan Obat Indonesia. Jilid 2, Jakarta: Perpustakaan Nasional RI, p. 28-32

Djuanda, A. R., Anna P., Waras, N. 2011. Potensi Fraksi Air Buah Makasar (Brucea javanica L. Merr) Terhadap Gambaran Histologi Pankreas Tikus yang Diinduksi Aloksan. UT – Biochemistry. Diakses dari https://repository.ipb.ac.id/bitstream/handle/123456789/48220/BAB%20V%20Simpulan_%20G11adj.pdf?sequence=8&isAllowed=y pada tanggal 10 Juli 2018.

Dyahnugra, A. A. & Simon B. W., 2015. Ekstrak Bubuk Kulit Manggis Menurunkan Kadar Glukosa Darah Tikus . Jurnal Pangan dan Agroindustri, Vol. 3 No 1 p. 113-123

Gad, S. C. 2007. Animal Models in Toxicology. 2nd Ed. United States of America : CRC Press.

Radenkovi´c M., Stojanovi´c, M. & Prostran, M., 2015. Experimental diabetes induced by alloxan and streptozotocin: The current state of the art. Journal of Pharmacological and Toxicological Methods. p. 8-23

Rismayanti, C., 2010. Terapi Insulin sebagai alternative pengobatan bagi penerita diabetes. Mediakora, Vol. VI, No. 2, p. 29-36

Rohilla, A. & Shahjad A., 2012. Alloxan Induced Diabetes: Mechanisms and Effects. International Journal of Research in Pharmaceutical and Biomedical Science., Vol. 3 No. 2 p. 821

Saifudin, A., 2014. Senyawa Alam Metabolit Sekunder: Teori, Konsep, dan Teknik Pemurnian. Yogyakarta: Deepublish, p. 47-113

Shaw, J.E., R.A. Sicree., P.Z. Zimmet., 2009. Global estimate of the prevalence of diabetes for 2010 and 2030. Baker IDI Heart and Diabetes Institute. p. 4-14

Sri B, Rukkumani R, Viswanathan P, Menon P.V. 2004. Ferulic acid alleviates lipid peroxidation in diabetic rats. Phytother. Res. 18: 310-314.

Syarif, Amir., Ari E., Arini S., Armen M., Azalia A., Bahroelim B., Frans D.S., Hedi R.D., Hendra U., Iwan D., Metta S.S.W., Nafrialdi., Petrus F.W., Purwantyastuti A., Rianto S., Sunaryo., Srimarti W., Suharti K.S., Sulistia G.G., Vincent H.S.G., Wawaimuli A., Yanti M., Yati H.I., Zunilda D.S., Melva L., & Elysabeth., 2009. Farmakologi dan Terapi. Edisi 2. Jakarta: Balai Penerbit FKUI. p. 490-495

Szkudelski T. 2001. The Mechanism Of Alloxan And Streptozotocin Action In B Cells Of The Rat Pankreas. Department of Animal Physiology and Biochemistry., Physiol. Res. 50, p. 536-546.

Szkudelski T., Kandulska K., & Okulicz M. 1998. Alloxan in vivo does not only exert deleterious effects on pancreatic B cells. Department of Animal Physiology and Biochemistry., Physiol. Res. 47: 343-346.

Tjokroprawiro, A., Prof. DR. dr. SpPD-KEMD. 2006. Hidup Sehat dan Bahagia Bersama Diabetes Mellitus. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama.

Utami, Prapti & TIM. 2003. Tanaman Obat Untuk Mengatasi Diabetes, Sehat dengan Ramuan Tradisional. Jakarta : Agro Media, p. 1-2

Wang, S., Grace M & Raimund R., 2008. Osmotic polyuria: an overlooked mechanism in diabetic nephropathy. Nephrol Dial Transplant., Vol. 23: p. 2167–2172

World Health Organization. 2016. Global Report On Diabetes. Geneva: WHO Library Cataloguing-in-Publication Data

Refbacks

  • There are currently no refbacks.