APLIKASI TEKNOLOGI NANOKOMPOSIT LIMBAH PADAT PETERNAKAN SAPI (LPPS) DI INDUSTRI GERABAH DESA BANYUMULEK KABUPATEN LOMBOK BARAT

Saprini Hamdiani, Ulul Khairi Zuryati, Suthami Ariessaputra

Abstract


Desa Banyumulek Kabupaten Lombok Barat adalah sentra industri gerabah terbesar di Provinsi NTB sejak tahun 1960-an. Gerabah dari Desa Banyumulek bahkan telah mampu menembus pasar ekspor ke beberapa negara Eropa dan Australia. Perkembangan industri gerabah yang semakin positif, tidak didukung oleh ketersediaan bahan baku pembuatan gerabah. Salah satu bahan baku utama pembuatan gerabah yaitu pasir semakin mahal harganya. Penggunaan pasir dapat digantikan oleh limbah padat peternakan sapi (LPPS). Limbah padat peternakan sapi mengandung selulosa yang tinggi sehingga efektif sebagai filler penguat tanah berlempung berdasarkan konsep teknologi nanokomposit. Kandungan silikat pada limbah padat peternakan sapi juga dapat meningkatkan plastisitas tanah berlempung, sehingga gerabah yang dibuat semakin mudah dibentuk. Selain itu, kandungan C-organik yang tinggi akan mengurangi bobot gerabah yang dibuat sampai 24,5 %. Limbah padat peternakan sapi sangat potensial diaplikasikan pada industri gerabah karena ketersediaannya yang sangat melimpah di Provinsi NTB yang terkenal sebagai Bumi Sejuta Sapi (BSS). Oleh karena itu, melalui kegiatan Ipteks Bagi Masyarakat (IbM) dilakukan kegiatan sosialisasi dan praktek pengolahan limbah padat peternakan sapi kepada para pengrajin gerabah. Produk dari kegiatan ini adalah gerabah yang kuat dan ringan, dengan bahan baku alternatif yang ramah lingkungan.

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.29303/jpm.v12i2.353

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Indexed By

                               

 

Creative Commons License

Jurnal Pijar MIPA is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View JURNAL PIJAR MIPA Stats