“WORKSHOP” PENYUSUNAN INSTRUMEN EVALUASI OTENTIK PADA PEMBELAJARAN K-13 BERBASIS ONLINE (E-INSTRUMENT) BAGI GURU SMP DI KABUPATEN BIMA PROPINSI NTB

Arif Hidayad, Hardiansyah Hardiansyah, Zulharman Zulharman

Abstract

Telah dilaksanakan Program Pengabdian Kepada Masyarakat tentang Workshop: Penyusunan Instrumen Evaluasi Pembelajaran Otentik pada Pembelajaran K-13 Berbasis Online Bagi Guru SMP di Kabupaten Bima. Peserta workshop adalah guru-guru SMP yang berasal dari 4 kecamatan yang berada di kabupaten Bima yaitu kecamatan Tambora, Langgudu, Monta dan Donggo. Jumlah peserta yang diundang sebanyak 30 peserta yang terdiri dari 8 orang dari 4 SMP di kecamatan Monta, 8 orang dari 4 SMP di kecamatan Donggo, 4 orang dari 2 SMP di Kecamatan Tambora dan 10 orang dari 5 SMP di kecamatan Langgudu. Kegiatan workshop dilaksanakan sebanyak 2 kali dan semuanya dilaksanakan di SMPN 1 Monta yang beralamatkan di desa Tangga Kecamatan Monta Kabupaten Bima. Workshop I dilaksanakan pada tanggal 25 Mei 2019, sedangkan workshop II dilaksanakan pada tanggal 8 Agustus 2019. Pada workshop I peserta diberikan materi tentang teknik menyusun kisi-kisi instrumen, instrumen dan teknik pengolahan skor dalam evaluasi pembelajaran yang otentik pada pembelajaran K-13 baik pada ranah sikap, pengetahuan dan keterampilan. Pada workshop II peserta diberikan materi tentang bagaimana membuat instrumen evaluasi berbentuk online melalui pemanfaatan aplikasi google form mulai dari tahap input soal (essay dan pilihan ganda), teknik pengecekan respon peserta tes dan pengolahan skor secara online. Selain itu, terdapat kegiatan spot check antara workshop I dan II untuk melaksanakan pendampingan sekaligus monitoring dan evaluasi tentang capaian peserta pada workshop I. Hasil dari kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa: 1) kehadiran peserta pada workshop I berada pada angka 56% atau sebanyak 17 peserta dari 30 peserta yang diundang, sedangkan pada workshop II kehadiran peserta pada angka 83% atau sebanyak 25 peserta yang hadir dari 30 peserta yang diundang. 2) pada sisi kinerja workshop I, sebesar 99,61% peserta menyatakan kinerja workshop berkategori baik dan sangat baik, sedangkan pada workshop II sebesar 86% peserta menyatakan workshop berkinerja baik dan sangat baik. 3) terjadi penigkatan pengetahuan peserta dari pre test ke post test yaitu sebesar  88,23% peserta pada workshop I, sedangkan pada workshop II tidak dilaksanakan pre dan post test. 4) hasil spot check I menunjukkan bahwa rata-rata peserta workshop memahami materi yang disampaikan dan peserta sangat bersyukur adanya workshop ini karena sesuai dengan kebutuhan guru saat ini yang masih bingung pada ranah penilaian sikap, pengetahuan dan keterampilan siswa secara otentik.

Full Text:

PDF

References

Arifin. 2012. Evaluasi Pembelajaran. Jakarta: Direktorat Jendral Pendidikan Islam Kementrian Agama RI.

Dikbudpora Kabupaten Bima tentang Data UKG Guru-Guru SMP Tahun 2018.

Mujiman, Haris. 2009. Manajemen Pelatihan Berbasis Mandiri. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.