PENDAMPINGAN PENGOLAHAN SAMPAH MENGGUNAKAN ALAT PEMBAKAR SAMPAH TANPA ASAP (APSTA) DI DUSUN PRAJAK

Dwi Mardhia, Nanang Tawaf

Abstract

Dusun Prajak berada di gugusan Teluk saleh yang dijuluki sebagai akuarium dunia. Kondisi perairan pesisir Prajak terlihat sangat kumuh karena banyak sampah yang menumpuk di sekitar pesisir maupun di laut. Sebagai ujung tombak kampanye kebersihan di Prajak, pokdarwis Bunga Karang melakukan upaya penanganan sampah dengan cara dikumpul dan dibakar. Penanganan seperti ini justru menimbulkan masalah yang jauh lebih buruk yaitu pencemaran udara, gangguan kesehatan manusia dan organisme serta ketidaknyamanan bagi wisatawan. Penggunaan alat pembakar sampah tanpa asap (APSTA) adalah solusi tepat karena dengan alat tersebut tidak ada asap yang mencemari lingkungan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah mendampingi Pokdarwis Bunga karang dalam mengolah sampah menggunakan APSTA. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, pelatihan, pendampingan dan transfer teknologi pengolahan sampah berupa APSTA. Hasil dari kegiatan ini adalah tersedianya teknologi APSTA, meningkatnya pengetahuan dan keterampilan pokdarwis Bunga Karang dalam menerapkan APSTA dan tertanganinya sampah di pesisir Prajak dengan kapasitas alat sebesar 250 kg/m3.

Full Text:

PDF

References

Andiani, N. D., & Widiastini, N. M. A. (2017). Model edukasi Pariwisata bagi Kelompok Sadar Wisata di Kabupaten Buleleng. Prociding Seminar Nasional Riset Inovatif 2017, 483–489.

Assuyuti, Y. M., Zikrillah, R. B., Tanzil, M. A., Banata, A., & Utami, P. (2018). Distribusi dan Jenis Sampah Laut serta Hubungannya terhadap Ekosistem Terumbu Karang Pulau Pramuka, Panggang, Air, dan Kotok Besar di Kepulauan Seribu Jakarta. A Scientific Journal, 35(2), 91–102.

Bagus PT. (2002). Pengelolaan dan Pemanfaatan Sampah Menggunakan Teknologi Incenerator. Jurnal Teknologi Lingkungan, 3(1), 17–23.

Jambeck, J. R., Geyer, R., Wilcox, C., Siegler, T. R., Perryman, M., & Andrady, A. (2015). Plastic waste inputs from land into the ocean. Science Mag, 347(6223), 768–771.

Karim, S., Kusuma, B. J., & Amalia, N. (2017). Tingkat Partisipasi Masyarakat dalam Mendukung Kepariwisataan Balikpapan: Kelompok sadar Wisata (Pokdarwis). Jurnal Kepariwisataan Dan Hospitalis, 1(2), 269–280.

Lamb, J. B. (2018). Plastic waste associated with disease on coral reefs. Science Mag, 359(6374), 460–462.

Mardhia, D., & Wartiningsih, A. (2018). Pelatihan Pengolahan Sampah Skala Rumah Tangga di Desa Penyaring. Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat, 1(1), 88–96.

Permana, G. A., & Iqbal, M. (2018). Mesin pengolah sampah portabel multiguna dengan teknik termocontrol dan termocople. Sebatik, 423–430.

Syafikri, D., Mardhia, D., Yahya, F., & Andriyani, N. (2019). Pemberdayaan Kelompok Setia Kawan dalam Produksi Garam Beryodium di Desa Labuhan Bajo, Sumbawa. Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 45–52.

WCS. (2014). Keanekaragaman Hayati Laut Pulau Sumbawa. Kabar Sumbawa.

Wulan Ayu, I., Hartono, Y., Mardhia, D., Masniadi, R., Fitriyanto, S., Kusumawardani, W., & Syafruddin, S. (2020). Penyuluhan Pengelolaan Sampah Perkotaan Berbasis Rumah Tangga di Desa Labuhan Sumbawa. Abdimas Mahakam, 4(01), 157–163.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.