Analisis Semiotika Pertunjukan Marco De Marinis Syair Wasiat Renungan Masa Tuan Guru Kyai Haji Abdul Madjid Kearah Pengembangan Bahan Ajar Puisi Rakyat Setempat di Lingkungan Perguruan Nahdlatul Wathan Sebagai Penguatan Pendidikan Karakter di Sekolah

Sapiin Sapiin, Mari'i Mari'i, Cedin Atmaja, Khairussibyan Khairussibyan

Abstract

Teks Syair Wasiat Renungan Masa jika dianalisis dengan pendekatan  semiotik de Marinis maka akan dapat menjawab (KD) yang berbunyi (1) mengidentifikasi informasi dari puisi rakyat setempat, berkaitan dengan analisis ko-teks, KD (2) menyimpulkan isi puisi rakyat setempat, berkaitan dengan analisis konteks, dan KD (3) menelaah struktur dan kebahasaan puisi rakyat setempat, berkaitan dengan analisis teks. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: 1). Teks syair Wasiat Renungan Masa yang ditemukan meliputi:(a). Struktur Bunyi, meliputi: orchestra bunyi, symbol bunyi, persajakan dan irama. (b). Penggunaan kata, meliputi: kosa kata, diksi, denotasi dan konotasi, Bahasa kiasan, gaya bahasa dan sarana retorika. 2). Konteks sosial dan budaya syair Wasiat Renungan Masa pada komunitas pengajian NW yang ditemukan: (a). Konteks sosial berkaitan dengan: gender, stratifikasi sosial, tingkat pendidikan, pengaruh tempat, dan pengaruh waktu. (b). Konteks budaya berisi: pedoman berorganisasi, nasihat agama, pedoman bernegara. 3). Ko-teks syair Wasiat Renungan Masa pada komunitas pengajian NW meliputi: paralinguistik, kinetik, proksemik, unsur material, intertekstualitas. 4). Bahan ajar  Syair Wasiat Renungan Masa di SMP/M.Ts. NW berupa: Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang berisi: KI, KD, Indikator, tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, strategi pembelajaran, media dan alat pembelajaran, sumber pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan penilaian.

Keywords

Marinis; Syair; Renungan Masa; Bahan Ajar;

Full Text:

PDF

References

Amir, Andriyetty. 2013. Sastra Lisan Indonesia.Yogjakarta. SV. Andi Offset.

Christomy,T. dan Untung Yowono. 2004. Semiotika Budaya. Jakarta: PPKB UI.

Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan. 1991. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Fang, Liaw Yock. 2016. Sejarah Kesusastraan Melayu Klasik. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Hallidy, M.A.K. dan Hasan, Rqaiya. 1992. Bahasa, Konteks dan Teks. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan. 2017. Model Silabus Mata Pelajaran Sekolah Menengah Madrasah Tsanawiah (SMP/M.Ts.) Mata Pelajaran Bahasa Indonesia. Jakarta.

Lantowa, Jafar dkk. 2017. Semiotika Teori, Metode, dan Penerapannya dalam Penelitian Sastra. Yogyakarta: CV. Budi Utama.

Madji, Muhammad Zainuddin Abdul.1984. Wasiat Renungan Masa Pengalaman Baru. Surabaya: PT. Bina Ilmu Offset.

Marinis, Marco De. 1993. The Semiotic of Performance. Terj. Aine O’Healy. Bloomington dan Indianapolis: Indiana University Press.

Mutafi’ah, Wahidatul. 2017. Lelakaq Dalam Tradisi Masyarakat Sasak (Kajian Semiotika Pertunjukan Marco De Marinis). Tesis. Surabaya: Universitas Negeri Surabaya. Program Pasca sarjana. Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra.

Nu’man, Abdul Hayyi.1999. Maulana Syeh Tuan Guru Kiyai Haji Hajji Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, Riwayat Hidup Dan Perjuangannya. (Lombok Timur: Pengurus Besar Nahdlatul Wathan).

Pudentia. 2015. Metodologi Kajian Tradisi Lisan. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Sapiin dkk. 2014. Kajian Bentuk Dan Perkembangan Sastra Lisa Religi Di Lombok Barat Ke Arah Pengembangan Model Bahan Ajar Muatan Lokal Yang berdimensi Keagamaan. Laporan Penelitian Tahun 1. FKIP LPM Universitas Mataram.

Sudikan, Setya Yuwana. 2001. Metode Penelitian Sastra Lisan.Surabaya. Citra Wacana.

Umar, Azhar. 2017. Sumber Belajar PLPG 2017 Mata Pelajaran/Paket Keahlian Bahasa

Indonesia BAB VI Mengapresiasi Karya Sastra Indonesia

http://lembaga teater perempuan. Bogsport.com 2009/03/Analisis-tekstual pertunjukan-Marco-de html? m=1. Diakses pada 30 – Januari 2019, pukul 15.00 WIB.

http://bahan ajar pendidikan. Bogsport.com /2016/07.Pengertian- bahan-bahan–ajar –serta jenis-jenis.html. Diakses pada 31– Januari 2019, pukul 17.00 WIB.

http://diansyhrofiatin.wordpress.com/2015/03/26/penertian -teks-konteks-dan ko-teks/. Diakses pada 30 – Januari 2019, pukul 11.00 WIB.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.