Pengaruh Model Pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) Berbantuan Media Mind Mapping Terhadap Hasil Belajar Kimia

Safira Safira, Muti’ah Muti’ah, Yunita Arian Sani Anwar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) berbantuan media Mind Mapping terhadap hasil belajar kimia. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperiment dengan rancangan nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini meliputi siswa kelas XI IPA SMAN 4 Mataram. Metode yang digunakan untuk pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Sampel pada penelitian ini yaitu kelas XI IPA 3 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA 5 sebagai kelas kontrol. Pada kelas eksperimen diberi perlakuan dengan menggunakan model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) berbantuan media mind mapping sedangkan pada kelas kontrol diberi perlakuan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah hasil belajar yang dikumpulkan dengan teknik tes. Nilai rata-rata hasil belajar pada kelas eksperimen meningkat sebesar 34,545% yaitu dari (35,303 ke 69,848) dan pada kelas kontrol meningkat sebesar 26,364% yaitu dari (41,363 ke 67,727). Uji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji-t. Hasil uji statistik uji-t pada taraf signifikan 5% menunjukkan thitung (1,267) < ttabel (1,671). Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) berbantuan media Mind Mapping memberikan pengaruh yang tidak signifikan terhadap hasil belajar kimia materi pokok koloid siswa kelas XI IPA SMAN 4 Mataram.

Keywords

model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS), mind mapping, dan hasil belajar

Full Text:

PDF

References

Astuti, T. (2011). Metode Berhitung Lebih Cepat Jarimatika. Surabaya: Dua Media.

Faizi, M. (2013). Ragam Metode Mengajarkan Eksakta Pada Murid. Yogyakarta: Diva Press.

Hartantia, R. M, dkk. (2013). Penerapan Model Creative Problem Solving (CPS) untuk Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar Kimia Pada Materi Pokok Termokimia Siswa Kleas XI.1A2 SMA Negeri Colomadu Tahun Pelajaran 2012/2013. Jurnal Pendidikan, 2(2), 100-109.

Malisa, S., dkk. (2018). Model Pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa. Jurnal Vidya Karya, 33(1), 1-20.

Mitchell, W.E & Kowalik, T.F. (1999). Creative Problem Solving. New York: ClarisWork.

Maftukhin, M., dkk. (2014). Keefektifan Model Pembelajaran Creative Problem Solving Berbantuan CD Pembelajaran Terhadap Kemampuan Berfikir Kritis. Jurnal Pendidikan Matematika, 3(1), 30-34.

Nursiami, S & Soeprodjo. (2015). Keefektifan Model Pembelajaran Creative Problem Solving Berbantuan Flash Interaktif Terhadap Hasil Belajar. Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia, 9(1), 1440-1449.

Oktavia, N. F. (2015). Pengaruh Karakteristik Peserta Didik Terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran Geografi Kelas X Semester Ganjil SMAN Kesamben Jombang Tahun Pelajaran 2014/2015. Jurnal Swara Bhumi, 3(3), 91-99.

Rumansyah. (2015). Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Dan Hasil Belajar Konsep Kelarutan Dan Hasil Kali Kelarutan Menggunakan Model Creative Problem Solving. Jurnal Inovasi Pendidikan Sains, 6(1), 108-121.

Rusman. (2013). Model-Model Pembelajaran. Jakarta: Grafindo.

Shoimin, A. (2014). 68 Model Pembelajaran Inovatif dalam kurikulum 2013.Yogyakarta: Ar-ruzz media.

Sudarmo, U. (2004). Kimia untuk SMA Kelas XI. Jakarta: PT. Phibeta Aneka Gama.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Syah, M. (2013). Psikologi Pendidikan dan Pendekatan Baru. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Syarifuddin, A. (2011). Penerapan Model Pembelajaran Cooperatif Belajar dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya. Ta’bid, 16(1), 113-136.

Totiana, F., dkk. (2012). Efektivitas Model Pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) yang dilengkapi Media Pembelajaran Laboratorium Virtual Terhadap Prestasi Belajar Siswa pada Materi Pokok Koloid Kelas XI IPA Semester Genap SMA Negeri 1 Karanganyar Tahun Pelajaran 2011/2012. Jurnal Pendidikan Kimia, 1(1), 74-79.

Treffinger, D.J., dan Isaksen, S.G. (2005). Creative Problem Solving: The History, Development, and Implications for Gifted Education and Talent Development. International Journal, 49(4), 342-353.

Wati, F. I. (2014). Penerapan Model Pembelajaran Student Facilitator And Explaining (SFAE) untuk Meningkatkan Kemampuan Berpendapat dan Prestasi Belajar Fisika Siswa Kelas XI-IPA 1 SMA Negeri 1 Kalidawir Tulungagung. Skripsi. Universitas Negeri Malang.

Windura, S. (2016). Mind Map Langkah Demi Langkah. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.