RESPON HASIL TANAMAN CABAI (Capsicum annum L.) TERHADAP PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR

Azwir Anhar, Desi Hariati, Linda Advinda

Abstract


Cabai merah adalah salah satu tanaman sayuran buah yang penting di antara berbagai jenis sayuran. Buah cabai yang mengandung capsicin dengan rasa pedas umumnya dimanfaatkan sebagai penyedap makanan. Di samping senyawa tersebut, cabai juga mengandung senyawa organik dan berbagai vitamin. Kebutuhan terhadap cabai terus meningkat seiring dengan pertambahan penduduk. Selama ini, pasokan hara dalam budidaya cabai dipenuhi dengan pupuk kimia sintetis sehingga mengakibatkan makin menurunnya kualitas lahan budidaya. Kondisi tersebut terjadi karena tanah menjadi keras, bahan organik makin rendah, dan daya simpan air makin menurun.
Seiring dengan program pemerintah yang kembali menerapkan pertanian organik, maka berbagai pupuk organik dalam bentuk padat atau cair sudah dapat ditemukan di pasaran. Sebagian di antara pupuk organik cair juga masih dalam tahap penelitian. Rancangan Penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan 6 perlakuan dan empat kali ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah penambahan pupuk organik cair dengan takaran 0, 20, 40, 60, 80 dan 100 mL/polibag. Parameter yang diamati yaitu jumlah cabang, umur tanaman berbunga, jumlah bunga dan berat buah. Data yang didapat dianalisis dengan sidik ragam (ANOVA) dan uji lanjut dengan Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik cair berpengaruh terhadap semua parameter yang diamati. Takaran optimal untuk menghasilkan berat buah cabe tertinggi adalah 100 mL/polibag.

Kata kunci: respon, cabai, pupuk organik, cair


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.