AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN KAPEHU (Guioa diplopetala)

Elizabeth B. E Kristiani, Sri Kasmiyati, Naomi Y. C. Palekalehu

Abstract


Guioa diplopetala yang dikenal masyarakat Sumba dengan nama Kapehu, biasa digunakan sebagai obat tradisional untuk berbagai penyakit, tetapi laporan ilmiah kemampuan tersebut belum banyak. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan aktivitas antioksidan dan antibakteri ekstrak daun, serta menganalisis korelasi antara kandungan fenol, tanin dan flavonoid terhadap kedua aktivitas farmakologi tersebut. Ekstrak daun Guioa diplopetala diperoleh melalui metode maserasi menggunakan pelarut metanol (MD) dan etanol (ED). Uji aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi cakram kertas sedangkan aktivitas antioksidan diuji menggunakan metode DPPH (1,1diphenyl-2-picrylhidrazil). Skrining fitokimia senyawa bioaktif ditentukan secara kualitatif. Aktivitas antioksidan ekstrak MD lebih kuat dibandingkan ED yaitu berturut-turut 82,33 dan 59,58 mg AEAC/g. Ekstrak etanol daun Guioa diplopetala tidak menunjukkan kemampuan antibakteri sedangkan ekstrak metanol mampu menghambat pertumbuhan bakteri uji Escherichia coli dan Staphylococcus aureus masing-masing dengan nilai DDH 6,1 dan 5,7 mm. Skrining fitokimia menunjukkan kedua jenis ekstrak mengandung alkaloid, flavonoid, terpenoid/steroid, tanin, saponin dan antrakuinon. Kandungan fenol, flavanoid, dan tannin berkorelasi positif dengan aktivitas antibakteri dan antioksidan ekstrak daun Guioa diplopetala.

 

Kata kunci :  Guioa diplopetala , antioksidan, antibakteri, fitokimia


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.