Pelatihan Integrasi Media Digital dalam Empat Keterampilan Bahasa Mandarin (数字化媒体在汉语听说读写技能中的应用) Bagi Guru-Guru Bahasa Mandarin
DOI:
10.29303/jppm.v9i3.12362Published:
2026-07-20Downloads
Abstract
Appropriate use of instructional media is one of the important aspects in creating an effective, engaging, and learner-centered learning process. In Mandarin language learning, the availability of relevant instructional media remains relatively limited, particularly media that can be optimally utilized by teachers and students in Indonesia. Most available resources and media are still dominated by materials in Mandarin, which have not fully met the needs of learning in various school contexts. Based on this condition, the training was organized with the aim of expanding alternative Mandarin learning media while also improving teachers’ competence in developing digital instructional media. This activity focused on training in the integration of digital media into the learning of the four Mandarin language skills (数字化媒体在汉语听说读写技能中的应用) for Mandarin teachers in the Greater Malang area as an effort to support a more innovative and interactive learning process. The implementation method used was a mentoring approach consisting of the stages of planning, implementation, and evaluation. The results showed that the training was carried out successfully and received positive responses from the participants. Furthermore, the training was proven to be beneficial in improving teachers’ ability to design digital teaching materials that are appropriate to the needs of Mandarin language learning.
Keywords:
training integration media language skills MandarinReferences
Chen, W., Chai, C. S., & Lim, C. P. 2021. A review of TPACK research with teacher professional development. Educational Technology & Society, 24(1), 11–27.
Darling-Hammond, L., Hyler, M. E., & Gardner, M. (2017). Effective teacher professional development. Palo Alto, CA: Learning Policy Institute.
Desimone, L. M., & Garet, M. S. (2015). Best practices in teachers’ professional development in the United States. Psychology, Society, & Education, 7(3), 252–263.
Dixon, F. A., Yssel, N., McConnell, J. M., & Hardin, T. (2020). Teacher professional development and participant feedback in educational training programs. Professional Development in Education, 46(3), 435–449.
Guskey, T. R. (2002). Does it make a difference? Evaluating professional development. Educational Leadership, 59(6), 45–51.
Knowles, M. S., Holton, E. F., & Swanson, R. A. (2015). The adult learner: The definitive classic in adult education and human resource development (8th ed.). Routledge.
Koehler, M. J., & Mishra, P. (2009). Technological pedagogical content knowledge (TPACK). CITE Journal, 9(1).
Mayer, R. E. (2009). Multimedia learning. Cambridge University Press.
Mulyasa, E. (2013). Pengembangan dan implementasi kurikulum 2013. Remaja Rosdakarya.
Prensky, M. (2001). Digital natives, digital immigrants. On the Horizon, 9(5).
Richards, J. C., & Rodgers, T. S. (2014). Approaches and methods in language teaching. Cambridge University Press.
Sanjaya, W. (2016). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Kencana.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.
License
Copyright (c) 2026 Karina Fefi Laksana Sakti, Amira Eza Febrian Putri, Aiga Ventivani, Tegas Trista Atma Putra, Nabilla Zahira Shofa, Lambang, Marsella, Farid Dwi Hardianto, Faris Rullyanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan Jurnal Pendidikan dan Pengembangan (JPPM) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike License 4.0 (Lisensi CC-BY-SA). Lisensi ini memungkinkan penulis untuk menggunakan semua artikel, kumpulan data, grafik, dan lampiran dalam aplikasi penambangan data, mesin pencari, situs web, blog, dan platform lain dengan memberikan referensi yang sesuai. Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan akan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat (JPPM).
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).

