Pelatihan Pengolahan Limbah Kulit Bawang Merah menjadi Pestisida Nabati dalam Mendukung Pertanian Ramah Lingkungan di Desa Danger
DOI:
10.29303/jppm.v9i3.12739Published:
2026-08-06Downloads
Abstract
Excessive use of chemical pesticides can have adverse effects on the environment, human health, and the sustainability of the agricultural sector. One viable solution is to utilize shallot skin waste as a botanical pesticide. This community service program aimed to enhance the knowledge and skills of Danger Village residents in processing shallot skin waste into natural pesticides to support sustainable agriculture. The methods employed included awareness-raising sessions, training, hands-on production of the botanical pesticide, and an evaluation using post-test questionnaires completed by 51 participants. The results indicated that 64.7% of participants understood the benefits of botanical pesticides, while 58.8% understood the production process. Participant satisfaction with the training was high, with an average score of 4.53 out of 5; notably, 88.2% of participants rated the training a 4 or 5. In addition to increasing participant knowledge, the activity resulted in a botanical pesticide product made from shallot skins that can serve as an alternative for natural pest control. As a follow-up measure, the service team conducted outreach across all hamlets in Danger Village to broaden the dissemination of information and encourage the continued use of botanical pesticides. This initiative demonstrates that utilizing shallot skin waste has the potential to support organic waste management and the adoption of more environmentally friendly agricultural practices.
Keywords:
shallot skins botanical pesticides eco-friendly agriculture community empowermentReferences
Arsy, F. S., Chatri, M., Irdawati, & Des. (2023). PEMANFAATAN FLAVONOID SEBAGAI BAHAN PESTISIDA NABATI UTILIZATION OF FLAVONOID A BOTANICAL PESTICIDES. Jurnal Embrio, 15(1), 36–45.
Bingham, A. J. (2023). From Data Management to Actionable Findings: A Five-Phase Process of Qualitative Data Analysis. International Journal of Qualitative Methods, 22, 1–11.
Damanik, D. L., Novianti, S., Ifana, C. A., Firmansyah, L., Wandira, S., Fauzillah, R., Dewi, R., Rakanu, A., Gupi, A. F., Hanifa, S., Anwar, R., & Fauzi, I. A. (2022). Pestisida Nabati Berbahan Baku Limbah Kulit Bawang Merah (Allium cepa L.) untuk Mengatasi Hama Penting pada Tanaman Asparagus (Asparagus officinalis). Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat (PIM), 4(2), 151–158.
Friday, N., & Leah, N. (2024). Types of Purposive Sampling Techniques with Their Examples and Application in Qualitative Research Studies. British Journal of Multidisciplinary and Advanced Studies, 5(1), 90–99.
Gurabha, H. Al, Apriani, A. R. N., Kurniawati, E., Muhaimin, A., Aprilia, I., Ainurrofika, Ananda, F. M., Rahayu, S. P., Ananda, A. A., Asykar, M. Z., & Haryanto, M. H. (2025). PEMANFAATAN KULIT BAWANG MERAH (ALLIUM CEPA L.) DAN BAWANG PUTIH (ALLIUM SATIVUM L.) SEBAGAI PESTISIDA NABATI UNTUK MENDUKUNG PERTANIAN BERKELANJUTAN. Jurnal Wicara Desa, 3(4), 776–782.
Kustiwi, W. (2023). Efektivitas Asap Cair Berbahan Tanaman Cabai dalam Pengendalian Hama Ulat Plutella xylostella pada Kembang Kol. Jurnal AgroSainTa: Widyaiswara Mandiri Membangun Bangsa, 7(1), 23–28.
Maryuni, D. R., Prameswari, D. A., Astari, S. D., Sari, S. P., & Putri, D. N. (2022). Identification of active compounds in red onion (Allium ascalonicum) peel extract by LC-ESI-QTOF-MS/MS and determination of its antioxidant activity. Jurnal Teknologi Hasil Pertanian, 15(1), 20.
Ngegba, P. M., Cui, G., Khalid, M. Z., & Zhong, G. (2022). Use of Botanical Pesticides in Agriculture as an Alternative to Synthetic Pesticides. Agriculture (Switzerland), 12(600), 1–24.
Noviana, K. Y., & Wibowo, A. A. (2024). ANALISIS EKONOMI PRA RANCANGAN PABRIK KIMIA BIOPESTISIDA DARI LIMBAH KULIT BAWANG MERAH DENGAN KAPASITAS 15.000 TON/TAHUN. Jurnal Distilat Teknologi Separasi, 10(1), 266–278.
Qomaruddin, & Sa’diyah, H. (2024). Kajian Teoritis tentang Teknik Analisis Data dalam Penelitian Kualitatif: Perspektif Spradley, Miles dan Huberman. Journal of Management, Accounting and Administration, 1(2), 77–84.
Sintasari, D., Ritawati, S., Iman Muztahidin, N., & Roidelindho, K. (2025). Respons Pertumbuhan Bibit Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Terhadap Penggunaan Komposisi Media Tanam Dan Interval Penyiraman. Jurnal Agrium, 22(1), 38–47.
Soedarwo, V. S. D., Fuadiputra, I. R., Bustami, M. R., & Jha, G. K. (2022). Participatory Action Research (PAR) Model for Developing A Tourism Village in Indonesia. Journal of Local Government Issues (LOGOS), 5(2), 193–206.
Surahmaida, Yuliarni, F. F., & Yulianti, C. H. (2025). Pelatihan Pembuatan Pestisida Nabati Berbasis Bawang Merah Bagi SMK Farmasi Surabaya: Upaya Mitigasi Pencemaran Lingkungan dan Kesehatan. Bangun Desa: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 52–60.
Wulandari, D., Rani, I. D., Sandi, K., Shabrina, D. N., & Gurnita. (2023). Pengaruh Pestisida Nabati Ekstrak Metanol Kulit Bawang Merah (Allium cepa L.) Terhadap Mortalitas Hama Kutu Daun (Aphis gossypii Glover). Bioma, 25(2), 92–97.
Yunus, E. Y., Hamdana, A. K., Wicaksono, Y., Zunaidi, B. S., & Arliansyah, A. A. (2022). Pendayagunaan Limbah Kulit Bawang Merah sebagai Bahan Pembuatan Pestisida Organik pada Desa Sekarkare. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN), 3(1), 216–219.
License
Copyright (c) 2026 Zul Hidayatullah, Nuraini Nuraini, Nur Aziza Ramdani, Masda Fadilah, Baiq Ravika Aulia Wiranti, Nuriatul Masruro

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan Jurnal Pendidikan dan Pengembangan (JPPM) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike License 4.0 (Lisensi CC-BY-SA). Lisensi ini memungkinkan penulis untuk menggunakan semua artikel, kumpulan data, grafik, dan lampiran dalam aplikasi penambangan data, mesin pencari, situs web, blog, dan platform lain dengan memberikan referensi yang sesuai. Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan akan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat (JPPM).
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).

