Kemampuan Problem Solving Dan Pembuktian Matematis Berdasarkan Prestasi, Tingkat Pendidikan, Dan Gender
DOI:
10.29303/jm.v8i3.12335Published:
2026-10-01Downloads
Abstract
This study aims to describe problem solving skills and mathematical proving based on achievement, level of education, and gender. This type of research is quantitative research. The population in this study were 507 students from grades IV, V, VII, and VIII at SD Negeri 1 Jumapolo and SMP Negeri 1 Jumapolo. The research sample was taken using cluster random sampling, namely class IVA (29 students), VA (37 students), VIIG (32 students), and VIIIF (32 students), with a total sample of 130 students consisting of 65 boys and 65 girls. The results showed that based on education level, there were significant differences in the average scores of problem solving ability and reasoning and proving ability across classes. Based on gender, there were no significant differences between boys and girls in either ability. Based on achievement, there is a positive and strong relationship between problem solving ability and achievement (r=0.699), between reasoning and proving ability and achievement (r=0.672), and between problem solving and reasoning and proving abilities (r=0.608).
Keywords:
achievement gender level of education mathematical proving problem solvingReferences
Adnyani, L. P. W., Kurniawan, I., & Pinahayu, E. A. R. (2018). Development of creative-thinking instrument in mathematics problem solving based on logical mathematics intelligence. JRAMathEdu (Journal of Research and Advances in Mathematics Education), 3(1), 1. https://doi.org/10.23917/jramathedu.v3i1.5201
Anggraeni, R., & Herdiman, I. (2018). Kemampuan pemecahan masalah matematika siswa SMP pada materi lingkaran berbentuk soal kontekstual ditinjau dari gender. Numeracy: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 5(1), 19–28. https://doi.org/10.46244/numeracy.v5i1.293
Bujuri, D. A. (2018). Analisis perkembangan kognitif anak usia dasar dan implikasinya dalam kegiatan belajar mengajar. LITERASI (Jurnal Ilmu Pendidikan), 9(1), 37. https://doi.org/10.21927/literasi.2018.9(1).37-50
Burais, L., Ikhsan, M., & Duskri, M. (2016). Peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa melalui model discovery learning. Jurnal Didaktik Matematika, 3(1), 77–86.
Davita, P. W. C., & Pujiastuti, H. (2020). Analisis kemampuan pemecahan masalah matematika ditinjau dari gender. Kreano: Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif, 11(1), 110–117. https://doi.org/10.15294/kreano.v11i1.23601
Djollong, A. F. (2014). Teknik pelaksanaan penelitian kuantitatif. Istiqra’: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam, 2(1), 86–100.
Eshun, E., & Amoah, C. A. (2018). Assessing the reasoning skills of biology students in selected senior high schools in the central region of Ghana. International Journal of Scientific Research and Management, 6(4), 299–304. https://doi.org/10.18535/ijsrm/v6i4.el12
Fatimah, Ahmad, H., & Nurlyana. (2021). Pengaruh pendekatan resource based learning terhadap kemampuan penalaran dan pembuktian matematis siswa kelas X MIPA SMA Negeri 1 Wonomulyo. JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif), 4(2), 395–404. https://doi.org/10.22460/jpmi.v4i2.395-404
Hardy, Hudiono, B., & Rajiin, M. (2015). Pengaruh gender dan strategi pembelajaran terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. JPPK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa, 4(9), 1–14.
Herutomo, R. A., & Masrianingsih, M. (2019). Pembelajaran model creative problem solving untuk mendukung higher-order thinking skills berdasarkan tingkat disposisi matematis. JRPM: Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 6(2), 188–199. https://doi.org/10.21831/jrpm.v6i2.26352
Hodiyanto, H. (2017a). Hubungan kemampuan pemecahan masalah matematis dan kemampuan koneksi matematis dengan prestasi belajar mahasiswa. Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains, 6(2), 208–218.
Hodiyanto, H. (2017b). Hubungan kemampuan pemecahan masalah matematis dan kemampuan koneksi matematis dengan prestasi belajar mahasiswa. Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains, 6(2), 208–218.
Hodiyanto, H. (2017c). Pengaruh model pembelajaran problem solving terhadap kemampuan komunikasi matematis ditinjau dari gender. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 4(2), 219–228. https://doi.org/10.21831/jrpm.v4i2.15770
Huda Setya Pratama, M., Hidayat, T., Ibrahim, M., & Hartatik, S. (2021). Jurnal basicedu. Jurnal Basicedu, 5(5), 3270–3278. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i5.1331
Kadarisma, G., Nurjaman, A., & Amelia, R. (2019). Gender and mathematical reasoning ability. Journal of Physics: Conference Series, 1157(4). https://doi.org/10.1088/1742-6596/1157/4/042109
Khotimah, R. P., & Hariyanti. (2022). Kemampuan penalaran matematis siswa dalam menyelesaikan soal materi bangun ruang sisi datar ditinjau dari perbedaan gender di kelas VIII SMP Negeri 1 Bendosari. JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif), 5(3), 681–692. https://doi.org/10.22460/jpmi.v5i3.681-692
Mu’minah, H. (2020). Analisis kemampuan kognitif peserta didik. Journal of Islamic Education Research, 1(02), 28–38. https://doi.org/10.35719/jier.v1i02.19
Novita, R. (2015). Korelasi kemampuan pemecahan masalah matematis terhadap prestasi belajar siswa SMP Negeri 4 Banda Aceh. Jurnal Pendidikan Matematika, 2(1), 86–96.
Nurmutia, H. E. (2019). Pengaruh gaya kognitif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. EDUMATIKA: Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 2(2), 98–103.
Nuryadi, Astuti, T. D., Utami, E. S., & Budiantara, M. (2017). Dasar-dasar statistik penelitian. Sibuku Media.
Pradana, D. A. Y., & Murtiyasa, B. (2020). Kemampuan siswa menyelesaikan masalah berbentuk soal cerita sistem persamaan linear ditinjau dari kemampuan penalaran. Pythagoras: Jurnal Pendidikan Matematika, 15(2), 151–164. https://doi.org/10.21831/pg.v15i2.35419
Rachma, D. M., Ardianti, S. D., & Zuliana, E. (2022). Tingkat kemampuan penalaran matematis siswa kelas IV ditinjau dari gender di SD N Galiran. WASIS: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 3(1), 108–112.
Rasyid Ridha, M. (2017). Meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan penalaran matematis dengan LAPS-Heuristic dan pendekatan open-ended. MATHLINE: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika, 2(1), 91–108. https://doi.org/10.31943/mathline.v2i1.38
Retnawati, H. (2016). Proving content validity of self-regulated learning scale (the comparison of Aiken index and expanded Gregory index). Research and Evaluation in Education, 2(2), 155–164. https://doi.org/10.21831/reid.v2i2.11029
Samo, D. D. (2017). Kemampuan pemecahan masalah mahasiswa tahun pertama pada masalah geometri konteks budaya. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 4(2), 141–152. https://doi.org/10.21831/jrpm.v4i2.13470
Setiawan, A. (2016). Hubungan kausal penalaran matematis terhadap prestasi belajar matematika pada materi bangun ruang sisi datar ditinjau dari motivasi belajar matematika siswa. Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika, 7(1), 91–100. https://doi.org/10.24042/ajpm.v7i1.133
Sumartini, T. S. (2015). Peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa melalui pembelajaran berbasis masalah. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 5(1), 1–10.
Sumartini, T. S. (2022). Peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis dan kemandirian belajar siswa melalui pembelajaran berbasis masalah. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 6(1), 40–48. https://doi.org/10.33487/edumaspul.v6i1.1850
Supriyanto, A., Mardiyana, & Subanti, S. (2014). Karakteristik berpikir matematis siswa SMP MTA Gemolong dalam memecahkan masalah matematika pada materi SPLDV ditinjau dari kemampuan penalaran siswa dan gender. Jurnal Elektronik Pembelajaran Matematika, 2(10), 1056–1068.
Suryani, M., Jufri, L. H., & Putri, T. A. (2020). Analisis kemampuan pemecahan masalah siswa berdasarkan kemampuan awal matematika. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 9(1), 119–130. https://doi.org/10.31980/mosharafa.v9i1.605
Taherdoost, H. (2016). Validity and reliability of the research instrument; how to test the validation of a questionnaire/survey in a research. IJARM: International Journal of Academic Research in Management, 5(3), 28–36. https://doi.org/10.2139/ssrn.3205040
Ulya, H. (2015). Hubungan gaya kognitif dengan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Jurnal Konseling GUSJIGANG, 1(2). https://doi.org/10.24176/jkg.v1i2.410
Utari, T., & Hartono, H. (2019). Muatan karakter berdaya juang pada buku teks pelajaran matematika SMA kelas X kurikulum 2013. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 6(1), 1–13.
Yani Balaka, M. (2022). Metodologi penelitian kuantitatif. Widina Bakti Persada.
Yorulmaz, A., Uysal, H., & Çokçaliskan, H. (2021). Pre-service primary school teachers’ metacognitive awareness and beliefs about mathematical problem solving. JRAMathEdu (Journal of Research and Advances in Mathematics Education), 6(3), 239–259. https://doi.org/10.23917/jramathedu.v6i3.14349
Zakiah, & Khairi, F. (2019). Pengaruh kemampuan kognitif terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas V SD N Gugus 1 Kecamatan Selaparang. El Midad, 11(1), 85–100. https://doi.org/10.20414/elmidad.v11i1.1906
License
Copyright (c) 2026 Zaida Zaida, Mohamad Waluyo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




