Representasi Matematika dalam Budaya Kampung Adat Cikondang: Sebuah Kajian Etnomatematika
DOI:
10.29303/jm.v7i4.9995Published:
2025-12-08Downloads
Abstract
Kampung Adat Cikondang merupakan salah satu komunitas adat yang masih mempertahankan nilai-nilai budaya secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari, namun potensi budaya tersebut masih jarang dikaji dan dimanfaatkan dalam konteks pembelajaran, khususnya pembelajaran matematika berbasis kearifan lokal. Penelitian ini mengkaji unsur-unsur matematika yang terkandung dalam budaya masyarakat Sunda, khususnya di Kampung Adat Cikondang, Desa Lamajang, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, sebagai bagian dari warisan budaya yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari melalui pola-pola yang khas. Budaya lokal seperti struktur rumah adat, sistem penanggalan tradisional, dan alat makan sehari-hari masih erat kaitannya dengan nilai-nilai dan simbol yang diwariskan secara turun-temurun. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografis. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan informan utama yaitu Bapak Anom Juandi selaku juru kunci generasi keempat Rumah Adat Cikondang, observasi langsung di lapangan, dokumentasi visual, serta pembuatan catatan etnografis. Hasil penelitian menunjukkan adanya konsep modulo dalam sistem penanggalan tradisional dan konsep geometri pada struktur bangunan rumah serta bentuk alat makan tradisional. Temuan ini dapat menjadi rujukan dalam pengembangan pembelajaran matematika berbasis budaya lokal, serta mendukung guru dalam merancang proses pembelajaran yang kontekstual dan bermakna.
Keywords:
Etnomatematika Rumah Adat Cikondang Kalender Tradisional Modulo GeometriReferences
Aflah, H., & Andhany, E. (2022). Etnomatematika dalam budaya Suku Alas di Kabupaten Aceh Tenggara. Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika, 6(3), 2376–2390. https://doi.org/10.31004/cendekia.v6i3.1466
D’Ambrosio, U. (1976). In my opinion: What is ethnomathematics, and how can it help children in schools? The College Mathematics Journal, 7(6), 308–310. https://doi.org/10.5951/TCM.7.6.0308
Darmawan, W., Kurniawati, Y., Yulianti, I., & Gumelar, F. E. (2023). Pengembangan nilai kearifan lokal ekologi kampung adat Cikondang dalam lingkungan kebudayaan dan komunitas melalui ecomuseum. AGASTYA: Jurnal Sejarah dan Pembelajarannya, 13(1), 73. https://doi.org/10.25273/ajsp.v13i1.15140
Darmayasa, J. B. (2018). Landasan, tantangan, dan inovasi berupa konteks ethnomathematics dalam pembelajaran matematika sekolah menengah pertama. JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika), 2(1), 9–23. https://doi.org/10.33603/jnpm.v2i1.709
Fouze, A. Q., & Amit, M. (2018). Development of mathematical thinking through integration of ethnomathematic folklore game in math instruction. Eurasia Journal of Mathematics, Science and Technology Education, 14(2), 617–630. https://doi.org/10.12973/ejmste/80626
Imswatama, A., & Lukman, H. S. (2018). The effectiveness of mathematics teaching material based on ethnomathematics. International Journal of Trends in Mathematics Education Research, 1(1), 35–38. https://doi.org/10.33122/ijtmer.v1i1.11
Indrianeu, T., Marlyono, S. G., Singkawijaya, E. B., Putri, A. E., Asya, B. B., & Hadiansyah, A. (2022). Kearifan lokal masyarakat Kampung Naga dalam pemanfaatan bambu untuk upaya pelestarian lingkungan hidup. geoedusains: Jurnal Pendidikan Geografi, 3(1), 13–24. https://doi.org/10.30872/geoedusains.v3i1.1274
Irianti, F., Alexandra, M. A. D., & Aji, C. S. S. (2022). Kajian etnomatematika rumah adat Gadang suku Minangkabau. Prosiding Seminar Nasional Matematika, 5, 222–226. https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/prisma/
Khairunniza, L. D. E., & Handani, S. S. (2024). Rumah adat Cikondang dalam konteks budaya lokal dan lingkungan di era modern. TSAQIFA NUSANTARA: Jurnal Pembelajaran dan Isu-Isu Sosial, 3(02), 113. https://doi.org/10.24014/tsaqifa.v3i2.32616
Khairunniza, L., & Sri Handani, S. (2024). Rumah adat Cikondang dalam konteks pelestarian budaya dan lingkungan di era modern. TSAQIFA NUSANTARA: Jurnal Pembelajaran dan Isu-Isu Sosial, 3, 113. https://doi.org/10.24014/tsaqifa.v3i2.32616
Marhamah, S. (2022). Kalender Jawa Islam Sultan Agungan. Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
Muhafidin, I. (2016). Study ethnomatematics: Pengungkapan aspek-aspek matematika pada penentuan hari baik dalam aktivitas sehari-hari masyarakat adat Paseban Cigugur, Kabupaten Kuningan, dan masyarakat Kampung Adat Cikondang, Kabupaten Bandung. [Universitas Pendidikan Indonesia]. https://repository.upi.edu/id/eprint/30096
Muslimahayati, & Wardani, A. K. (2019). Implementasi etnomatematika masyarakat Suku Anak Dalam (SAD) Kabupaten Batanghari Provinsi Jambi pada pembelajaran matematika. Jurnal Elemen, 5(2), 108–124. https://doi.org/10.29408/jel.v5i2.957
Nisaa, I. N. F. (2021). Historisitas penanggalan Jawa Islam. Elfalaky: Jurnal Ilmu Falak, 5(1). https://doi.org/10.24252/ifk.v5i1.23938
Nugraha, T., Maulana, M., & Mutiasih, P. (2020). Sundanese ethnomathematics context in primary school learning. Mimbar Sekolah Dasar, 7(1), 93–105. https://doi.org/10.17509/mimbar-sd.v7i1.22452
Nur, A. S., Waluya, S. B., Rochmad, R., & Wardono, W. (2020). Contextual learning with Ethnomathematics in enhancing the problem solving based on thinking levels. JRAMathEdu (Journal of Research and Advances in Mathematics Education), 5(3), 331–344. https://doi.org/10.23917/jramathedu.v5i3.11679
Rahman, S. A., Hermawan, L., & Ghiffany, R. K. (2025). Pembelajaran matematika berbasis etnomatematika dalam meningkatkan pemahaman matematis dan karakter siswa di sekolah dasar. UJMES, 10(01), 54–61. https://doi.org/10.30999/ujmes.v9i1.3656
Ridwan, I. M., Yuliansyah, H., & Rahadi, P. F. (2024). Representasi kultural dalam desain rumah julang ngapak: Analisis semiotika pada rumah adat sunda. Wacadesain, 5(2), 52–61.
Sado, A. B. (2014). Imkan Al-rukyat Mabims (solusi penyeragaman kelender hijriyah). In - Istinbath: Jurnal Hukum Islam IAIN Mataram (Vol. 13, Nomor 1).
Sari, E. F. P., Somakim, & Hartono, Y. (2018). Etnomatematika pada kebudayaan rumah adat Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan. Journal of Medives, 2(1), 137–144. http://e-journal.ikip-veteran.ac.id/index.php/matematika/article/view/557%0Ae-ISSN:
Widaningsih, R. M. (2016). Ajén falsafah dina upacara hajat lembur di Kampung Adat Cikondang, Désa Lamajang, Kecamatan Pangaléngan, Kabupatén Bandung pikeun bahan pangajaran maca di SMA. Universitas Pendidikan Matematika.
License
Copyright (c) 2025 Melli Larassati, Hani Sulistiani, Usman Aripin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
