ANALISIS FAKTOR DAN DAMPAK PENGGUNAAN PAKAIAN ADAT SUKU BALI TERHADAP PEMAKNAAN PAKAIAN ADAT SASAK SEBAGAI SIMBOL IDENTITAS BUDAYA PADA MASYARAKAT LINGSAR LOMBOK BARAT
DOI:
https://doi.org/10.29303/socedsasambo.v4i01.10037Keywords:
Pakaian Adat Sasak, Pakaian Adat Bali, Identitas Budaya, Makna, SimbolAbstract
ABSTRAK
Pakaian adat merupakan bagian dari simbol budaya yang mencerminkan identitas suatu komunitas. Di Lingsar, Lombok Barat, terjadi fenomena menarik di mana pakaian adat Bali lebih sering digunakan dalam acara budaya maupun upacara adat, dibandingkan dengan pakaian adat Sasak. Penelitian ini mengkaji fenomena tersebut sebagai bentuk pergeseran makna simbolik dalam konteks komunikasi budaya visual. Pakaian adat tidak lagi sekedar penutup tubuh, melainkan medium penyampai nilai, keyakinan, dan identitas. Peneliti menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan studi pustaka. Teori interaksionisme simbolik digunakan untuk melihat bagaimana makna pakaian adat Sasak mengalami perubahan dalam interaksi sosial masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dominasi busana adat Bali terjadi karena selera visual generasi muda, kurangnya inovasi desain pakaian adat Sasak, serta kuatnya promosi dari penata rias. Pergeseran makna ini mengarah pada melemahnya identitas budaya lokal. Melalui penelitian ini, pakaian adat dipahami bukan hanya sebagai busana, tetapi sebagai simbol identitas yang terus dinegosiasikan dalam dinamika sosial-budaya.
References
Astuti, E. Z., Ernawati, A., & Arifin, Z. (2023). Identitas Budaya Jawa Pada Mural di Kampung Batik Kota Semarang. Jurnal Riset Komunikasi, 6(1), 80-92.
Ayu, K. T., Wirawan, I. G. M. A. S,. Yasa, I. W. P. (2021). Fenomena Berpakaian Adat Bali Kekinian Di Kalangan Siswa SMAN 1 Sawan Dan Pontensinya Sebagai Sumber Belajar SMADi Kelas X. Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha, 3(1), 28–36, 10.23887/jpsu.v3i1.34220.
Blumer, H. (1969). Symbolic interactionism: Perspective and method. University of California Press.
Creswell, J.W. (2015). Penelitian Kualitatif dan Riset. Pustaka Pelajar. Faizin, K
Danial, D. W. (2020). Kearifan Lokal Sebagai Filter dari Globalisasi (Studi pada Kearifan Lokal Budaya Pencak Silat di Desa Pasirkarag Kecamatan Koroncong Kabupaten Pandeglang). Hermeneutika: Jurnal Hermeneutika, 6(2).
DESA SARA KABUPATEN LOMBOK TIMUR. Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, 15(2), 183-192.
Dewanti, P. W. A., Wulansari, V. (2023). Kajian Pergeseran Bentuk Dan Makna Busana Adat Madya Pria Bali. Jurnal Desain dan Seni: NARMADA, 10(1).
Dewi, I. A., I. K. Satria, I. K. (2020). Konsep Tri Angga Dalam Belajar Teknik Tari Bali. Widyanatya, 2(1), 39–46.
Eb, G. A. (2023). Globalisasi Budaya, Homogenisasi dan pengaruhnya terhadap identitas budaya lokal. Janaloka: Jurnal Ilmu Komunikasi, 1(2), 71-80.
Fitriana, O. (2018). PELESTARIAN BAJU ADAT LAMBUNG KHAS SUKU SASAK UNTUK MEMPERKAYA WISATA BUDAYA DI LOMBOK, NUSA TENGGARA BARAT (Doctoral dissertation, Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo (STIPRAM) Yogyakarta).
Haerani, H., & Sasmanda, S. (2018). Penggunaan Pakaian Adat Sasak (Dodok) Dalam Upaya Pelestarian Oleh Masyarakat Desa Bayan. Historis: Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah, 3(2), 64-69.
Hanyfah, S., Fernandes, G. R., & Budiarso, I. (2022). Penerapan metode kualitatif deskriptif untuk aplikasi pengolahan data pelanggan pada car wash. In Semnas Ristek (Seminar Nasional Riset Dan Inovasi Teknologi) (Vol. 6, No. 1).
Hartini, D., Hidayati, B. R., Rahmayani, D., Nahdiah, F., Hariadi, E. P., & Saharudin, S. (2024). Assembling The Islamic Mosaic Of The Sasak Tribe Through Traditional Clothing. SANGKéP: Jurnal Kajian Sosial Keagamaan, 7(1), 114–123.
Ilmiawan, I., Muaini, M., Rosada, R., Afandi, A., Masyitah, P. M., & Mayasari, D. E. (2024). Edukasi pengenalan sejarah lokal rumah adat langgar tua Karang Bayan dan pura lingsar di Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 8(4), 4484-4494.
Melamba, B. (2021). Sejarah dan Ragam Hias Pakaian Adat Tolaki di Sulawesi Tenggara. Mozaik Jurnal Ilmu Humaniora, 12, 92-204.
Mulhimmah, R. B. (2017). Mengenal Busana Adat Sasak. Sanabil Puri Bunga Amanah Jl. Kerajinan I Blok C/13 Mataram
Nurmayanti, A., Ismail, M., Sawaludin, S., & Yuliatin, Y. (2023). Implementasi Program Sabtu Budaya Sebagai Penguatan Civic Disposition di SMP Negeri 15 Mataram. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 8(1b), 602-612.
Permatasari, S. W., Sudirtha, I. G., & Angendari, M. D. (2024). PERKEMBANGAN TATA RIAS PENGANTIN TRADISIONAL DI
Rijal, S. (2019). Makna Simbolis Pakaian Adat Pengantin Suku Sasak Desa Ganti, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah, NTB. Universitas Muhammadiyah Mataram.
Sandrika, E. D., Dewi, S. F., Isnarmi, I., & Putra, I. (2022). Nilai Kearifan Lokal Tradisi Parno Adat pada Generasi Muda. Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP, 2(1), 9-16.
Saputra, K. S. A., Pradipta, I. M., Chrisniyanti, A., Krisnawan, G. N. A., & Upadani, I. G. A. W. (2023). Pengembangan Game Edukasi Pengenalan Pakaian Adat Bali Berbasis Android. Jurnal Teknik Informatika UNIKA Santo Thomas, 197-208.
Soh, A. A., Engelica, E., & Samosir, D. L. (2021). Makanan Tradisional Nasi Lemak Melayu sebagai Daya Tarik Wisata Kuliner di Kepulauan Riau. Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia, 3(2), 50-56.
Sulistiyaningtias, I., Bahar, S., Setya, D. P., & Amalia, N. N. (2023). Simbolisme Dan Makna Filosofis Dalam Pakaian Adat Bali Sebagai Representasi Budaya Lokal. Atmosfer: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, dan Sosial Humaniora, 12(1), 30–42.
Widya Sastra Pendidikan Agama Hindu. (2019). Pakaian Adat Ke Pura Pada Generasi Remaja Hindu Di Desa Sari Mekar: Perspektif Sosial, Budaya Dan Religius. Jurnal Widya Sastra Pendidikan Agama Hindu, 2(1), 67–75.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nada Shafa Aulia shafa, Fi’izzatirodian Fi’izzatirodian, Herlina Widya Sari, Indri Ayu Safitri, Nasswa Muwaffa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
