ABSTRAK
Identitas budaya dan warisan tak benda merupakan pilar penting bagi keberlanjutan masyarakat, di mana seni tekstil tradisional seperti kain tenun Bayan di Lombok Utara memiliki peran krusial. Berkaitan dengan hal tersebut, dalam menjaga warisan budaya Indonesia ternyata masih kurangnya pemahaman mendalam mengenai makna simbolik yang terkandung dalam motif-motif kain tenun Bayan, padahal makna ini esensial untuk menjaga identitas budaya di tengah arus modernisasi. Maka dari itu sangat penting untuk mengidentifikasi ragam motif kain tenun Bayan, menginterpretasi makna simbolik di balik setiap motif, dan menganalisis relevansinya dalam konteks budaya serta kehidupan masyarakat Desa Bayan.Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan observasi langsung dan wawancara semi-struktural dengan informan kunci di Desa Bayan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kain tenun Bayan memiliki beragam motif sakral seperti Londong Abang, Rejasa, Karang Lipa, Kereng Poleng, dan Jong, yang masing-masing sarat makna filosofis dan religius. Motif Londong Abang melambangkan kekuatan dan keberanian, Rejasa merepresentasikan keseimbangan manusia dengan alam dan spiritual, Karang Lipa menyimbolkan keteguhan dan perlindungan, Kereng Poleng menggambarkan harmoni hidup, dan Jong menginterpretasikan perjalanan hidup dan hubungan dengan alam gaib. Temuan saintifik menunjukkan bahwa motif-motif ini tidak sekadar hiasan, melainkan media komunikasi simbolik yang merekam sistem nilai, kepercayaan Wetu Telu, dan peran sosial. Pelestarian kain tenun ini dilakukan melalui pola komunikasi antar-generasi, melibatkan anak-anak dan remaja dalam kegiatan menenun di sanggar khusus yang dibina UNESCO, serta didukung oleh komunitas adat.
Ahmal & Sukma, M. D. 2025. Makna Motif dan Sejarah Tenun Siak. JCRD: Journal of Citizen Research and Development, 2(1), 642-649.
Astuti, L. D. P., & Edi, C. 2019. 39 Jenis Tekstil Tradisional Indonesia Jadi Warisan Budaya Tak Benda. Viva. https://www.viva.co.id/gaya-hidup/inspirasi-unik/1186748-39-jenis-tekstil-tradisional-indonesia-jadi-warisan-budaya-tak-benda . Diakses pada 12 Jun. 25
Damayanti, S. L. P., & Bagiastra, I. K. (2022). Keterlibatan Masyarakat Dalam Pengelolaan Potensi Wisata Budaya Desa Karang Bajo Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara. Media Bina Ilmiah, 17(3), 491-502.
Hakim, L. M. 2018. Batik Sebagai Warisan Budaya Bangsa dan Nation Brand Indonesia. Nation State: Journal of Indonesia Studies, 1(1), 61-90.
Hermanto, H., Damayanti, S. P., Abdullah, A., & Sriwi, A. (2023). Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Potensi Wisata Budaya di Desa Karang Bajo Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara. Journal Of Responsible Tourism, 3(2), 717-724.
Kurniansah, R. (2024). Cara Efektif Dalam Mengembangkan Desa Menjadi Desa Wisata: Studi Kasus Desa Bayan Kabupaten Lombok Utara: Development Strategy of Bayan Village As A Tourism Village in North Lombok District. Bogor Hospitality Journal, 8(2), 01-13.
Marante, R. T., Ahmad, A. A., & Hanwati. 2018. Fungsi dan Makna Simbolik Motif Kain Tenun Tradsional Toraja. Doctoral dissertation, Universitas Negeri Makassar.
Muryanti, M., Sulistyaningsih, S., & Hanjarwati, A. (2024). Pengembangan Kewirausahaan Tenun sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat Bayan, Lombok. Jurnal Sosiologi Andalas, 10(1), 82-97.
Nufus, H., Paramita, E. P., & Miharja, D. L. (2023). Pola Komunikasi dalam Pelestarian Adat dan Budaya di Desa Bayan, Kabupaten Lombok Utara. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Komunikasi, 4(1), 62-75.
Nukman. 2018. Mengenal Pesona Kain Tenun Adat Bayan Sakral. Detiktravel. https://travel.detik.com/domestic-destination/d-4282216/mengenal-pesona-kain-tenun-adat-bayan-nan-sakral . Diakses pada 12 Jun. 25
Rahayu, A. P., Snae, M., & Bani, S. (2020). Etnomatematika pada Kain Tenun Lipa Kaet. MEGA: Jurnal Pendidikan Matematika, 1(1), 16-24.
Rahmi, J., Fathurrahim, F., & Susanty, S. (2022). Peran Kelompok Sadar Wisata dalam Pengembangan Desa Wisata Karang Bajo Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara. Journal Of Responsible Tourism, 2(2), 343-352.
Susilawati, N., Fathurrahim., & Mulyawan, U. 2024. Pengemasan Warisan Budaya Tradisional Sebagai Daya Tarik Wisata di Desa Bayan. Journal of Responsible Tourism. 3(3). 989-1000.
Syamsuar, L. 2020. Kain Tenun Bayan dan Simbol Ketuhanan. Etnis.id. https://etnis.id/kain-tenun-bayan-dan-simbol-ketuhanan/ diakses pada 12 Jun. 25
Copyright (c) 2025 Nadia Tulhasanah Hasanah, Nurhaliza Nurhaliza, Septia Ayu Lestari, Maharani Sabila Putri, Ni Kadek Cahya Puspita Sari, Saribanun Saribanun

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
The FKIP University of Mataram Journals is Open Access Journals provides quality journal publication services to documenting and preserving scientific article from the results of your research