ANALISIS SOSIAL EKONOMI DALAM REPRODUKSI KONFLIK ANTARA WARGA MONJOK DENGAN KARANG TALIWANG

Authors

  • Lalu Aagin Artama Musa Universitas Mataram
  • Suud Universitas Mataram
  • Rakhmat Nur Adhi Universitas Mataram

DOI:

https://doi.org/10.29303/socedsasambo.v4i02.12371

Keywords:

Analisis, Status Sosial Ekonomi, Reproduksi Konflik

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis status sosial ekonomi berperan dalam reproduksi konflik antara warga Monjok dengan Karang Taliwang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Jenis data dalam penelitian ini meliputi data primer dan sekunder, dengan sumber data subjek dan informan penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status sosial ekonomi memiliki peran dalam memperkuat reproduksi konflik antara warga Monjok dan Karang Taliwang. Peran tersebut terlihat melalui: 1) Faktor pendidikan berperan dalam reproduksi konflik melalui ketimpangan struktural yang menciptakan jarak sosial dan rasa curiga antarwarga. 2) Faktor pekerjaan berperan dalam reproduksi konflik melalui ketidakadilan distribusi sumber daya yang menimbulkan kecemburuan sosial dan ketidaksetaraan sosial ekonomi. 3) Faktor pendapatan berperan dalam reproduksi konflik melalui kesenjangan sosial ekonomi yang memunculkan rasa ketidakadilan dan sensitivitas sosial antarwarga. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa status sosial ekonomi berperan dalam reproduksi konflik antara warga Monjok dan Karang Taliwang melalui ketimpangan pendidikan, ketidakadilan distribusi sumber daya pekerjaan, dan kesenjangan pendapatan yang memperkuat kecemburuan sosial, rasa ketidakadilan, serta jarak sosial antarwarga.

References

Arsita, E., Syafruddin, & Ilyas, M. (2022). Anak putus sekolah (Studi di masyarakat Desa Seteluk Kabupaten Sumbawa Barat). Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman, 9(1), 43–48. https://juridiksiam.unram.ac.id/index.php/juridiksiam/article/view/182

Bourdieu, P. (1977). Outline of a theory of practice. (R. Nice, Trans.). Cambridge University Press.

(BPS), B. P. S. (2024). Persentase Penduduk Miskin Maret 2024 turun menjadi 9,03 persen. Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2024/07/01/2370/persentase-penduduk-miskin-maret-2024-turun-menjadi-9-03-persen-.html

Dahrendorf, R. (1959). Class and class conflict in industrial society. Stanford University Press.

Jamuhur. (2023, October 31). Cegah konflik Monjok-Taliwang terulang, CCTV akan dipasang. Koran NTB. https://share.google/f8uydW4nrrgxa6tt8.

Luthvia, S., & Nugoho, P. (2024). Peran Pondok Pesantren Dalam Membangun Moderasi Beragama Melalui Akulturasi Budaya Islam dan Tionghoa di Lasem. Muaʾṣarah: Jurnal Kajian Islam Kontemporer, 6(1), 17–24. https://doi.org/10.18592/msr.v5i2.13211.

Masyhuri, Syafruddin, Nursaptini, & Culture, P. (2025). AL-MAIYYAH Gendered Barriers to Education : Patriarchal Culture and Women ’ s Participation in Rembitan Village , Indonesia. 2(2), 99–111. https://doi.org/10.35905/almaiyyah.v18i2.14955

Mawaddah, S., Hajar, I. I., & Wasid. (2024). Teori konflik kekuasaan dan dinamika politik di Indonesia. Qurthuba: The Journal of History and Islamic Civilization, 8(1), 14–31. https://doi.org/10.15642/qurthuba.2024.8.1.14-31

Siti Nurul Yaqinah. (2019). Resolusi Konflik Sosial melalui Pendekatan Komunikasi di Lingkungan Monjok dan Karang Taliwang Kota Mataram. KOMUNIDA : Media Komunikasi Dan Dakwah, 9(2), 210–234. https://doi.org/10.35905/komunida.v9i2.1124

Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Cetakan ke-19). Alfabeta.

Syafruddin, , Hamidsyukrie, Z. M., Wadi, H., Yuliatin, & Hasanah, U. (2022). (2022). Perlawanan Sosial Melawan Korporasi Untuk Menyelamatkan Lingkungan dari Eksplorasi Pertambangan. 10(2), 412–422. https://doi.org/10.33019/society.v10i2.426

Syafruddin, S., Wadi, H., & Suud, S. (2020). Industri pariwisata dan mobilitas pekerjaan perempuan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Kuta Lombok. Society, 8(1), 141–152. https://doi.org/10.33019/society.v8i1.175

Tualeka, M. W. N. (2017). Teori konflik sosiologi klasik dan modern. Al-Hikmah: Jurnal Studi Agama-Agama, 3(1), 32–48. https://doi.org/10.30651/ah.v3i1.409.

Zuldin, M. (2019). Ketimpangan Sebagai Penyebab Konflik: Kajian Atas Teori Sosial Kontemporer. TEMALI: Ju rn al Pembangunan Sosial, 2(1), 157–183. https://doi.org/10.15575/jt.v2i1.4050.

Downloads

Published

2026-06-30