NILAI SOSIAL DAN RELIGI PROSESI BISOQ MENIK (CUCI BERAS) DALAM TRADISI MAULID ADAT BAYAN

Authors

  • Hana Maulida Safitri hana Universitas Mataram
  • Sukma Maulida Afriani
  • Ulfi Kamalia
  • Wardhatul Sa’adah
  • Alfi Nur Hafiz
  • Hamidsyukrie ZM
  • Jepri Utomo

DOI:

https://doi.org/10.29303/socedsasambo.v3i1.9796

Keywords:

Nilai Sosial, Nilai Religi, Bisoq Menik, Maulid Adat

Abstract

ABSTRAK

Tradisi Bisoq Menik merupakan salah satu rangkaian dalam perayaan Maulid Adat Bayan di Desa Karang Bajo, Kabupaten Lombok Utara, yang mengandung nilai sosial dan religius yang tinggi. Prosesi mencuci beras oleh perempuan adat ini bukan sekadar ritual fisik, tetapi simbol kebersihan lahir dan batin serta bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai leluhur dan ajaran Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk mengungkap makna di balik ritual tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bisoq Menik mencerminkan integrasi antara nilai spiritual, nilai sosial, dan kearifan lokal masyarakat Sasak. Tradisi ini memperkuat solidaritas, menjaga stabilitas sosial, serta menjadi sarana pewarisan nilai budaya melalui mekanisme kontrol sosial yang ketat. Didasarkan pada teori fungsionalisme struktural Emile Durkheim, prosesi ini berfungsi menjaga keteraturan sosial dan identitas kolektif masyarakat di tengah arus modernisasi.

References

Asrin, M. S. (2025). Eksplorasi Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam dalam Tradisi Maulid Adat Bayan di Desa Karang Bajo Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok. 10.

Buana, T. S. (2016). Dinamika Kepribadian dan Emosi Tokoh dalam Novel Ta’aruf Cinta Karya Mae: Kajian Psikoanalisis Sigmund Freud.

Febrian, A. D., Dahlan, D., & Sawaludin, S. (2023). Tradisi Maulid Adat Sebagai Pelestarian Civic Culture di Bayan Lombok Utara. Jurnal Kewarganegaraan, 20(2), 132. https://doi.org/10.24114/jk.v20i2.45638

Hidir, A, & Malik, R (2024). Teori Sosiologi Modern. books.google.com,https://books.google.com/books?hl=en&lr=&id=cS4TEQAAQBAJ&oi=fnd&pg= PP1&dq=fungsionalisme+struktural+emile+durkheim&ots=jGEQrQXfXt&sig=R 67v5zQlCha-12qi7OzUOtIuxfk

Isdiyanto, I. Y., Qomariyah, G., & Agritama, M. (2023). Analisis dan Evaluasi Hukum Terkait Desa (Vol. 1).

Liku, K., Pua, C., & Pandean, M. (2022). Analisis Psikologi Tokoh Utama Dalam Novel Mariposa Karya Luluk H.F. https://ejournal.unsrat.ac.id/v2/index.php/jefs/article/view/44485/0#:~:text= Penelitian ini berjudul Analisis Psikologi Tokoh Utama dalam,psikologi yang mengandung unsur id%2C ego dan superego.

Muhibin. (2022). Komunikasi Dan Penyiaran Islam Dalam Pendekatan Budaya (Analisis Pesan Dakwah Dalam Tradisi Maulid Adat Di Masyarakat Desa Sesait Kecamatan Kayangan Kabupaten Lombok Utara). 19, 1–130.

Mukarromah. (2024). Komponen nilai pendidikan agama Islam: Analisis nilai aqidah, ibadah, dan akhlak. Journal of Education and Culture, 4(3), 40–49. https://ejournal.indrainstitute.id/index.php/jec/index

Nadhifah, A. (2019, September). Nilai-Nilai Sosial dan Nilai-Nilai Religi pada Upacara Adat Kungkum Sinden Di Desa Made Kudu Jombang. In Prosiding Conference on Research and Community Services (Vol. 1, No. 1, pp. 613-621).

Nugroho, A. C. (2021). Teori utama sosiologi komunikasi (fungsionalisme struktural, teori konflik, interaksi simbolik). Majalah Semi Ilmiah Populer Komunikasi Massa, 2(2).

Susilawati, N., Fathurrahim, & Mulyawan, U. (2024). Pengemasan Warisan Budaya Tradisional Sebagai Daya Tarik Wisata Budaya Di Desa Bayan. JRT Journal Of Responsible Tourism, 3(3), 989–1000. https://stp-mataram.e-journal.id/JRTour

Yuliana, N., Burhanuddin, & Johan Mahyudi. (2022). Sistem Simbol Dalam Ritual Maulid Adat Bayan. Journal of Social Community, 7(Juni), 2503–3063.

Downloads

Published

2025-03-20