PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN TENTANG PERSIAPAN AKREDITASI DAN DAMPAKNYA BAGI KESIAPANNYA DALAM MENYONGSONG AKREDITASI
DOI:
10.29303/jppm.v2i4.1568Published:
2019-12-18Downloads
Abstract
Meski disadari bahwa akreditasi adalah proses reguler yang harus dilakukan oleh satuan pendidikan agar dapat dikategorikan sebagai lembaga yang layak untuk menyelenggarakan pendidikan, pada kenyataannya masih banyak ditemukan satuan pendidikan di madrasah (ibtidayah & tsanawiyah) di Kota Mataram masih belum memperhatikan hal ini secara seksama. Kegiatan sosialisasi ini adalah kepala dan guru madrasah se-Kota Mataram. Madrasah yang dipilih merupakan satuan pendidikan yang akan mengajukan akreditasi, yakni tingkat ibtidayah dan tsanawiyah. Masing-masing satuan pendidikan terdiri dari 10 madrasah, dimana setiap madrasah diwakili oleh seorang kepala madrasah dan 2 orang guru sebagai panitia akreditasi sekolah/madrasah. Dengan demikian, secara keseluruhan diperoleh 30 orang sebagai peserta kegiatan. Pada akhir kegiatan dilakukan post test terhadap peserta untuk mengetahui sejauhmana tingkat pemahaman peserta atas akreditasi dan model-model pengembangan apa saja yang diperlukan/diharapkan oleh sekolah/madrasah dalam menyiapkan dirinya menyongsong proses akreditasi. Pada akhir kegiatan dihasilkan artikel ilmiah terkait pelatihan & pendampingan tentang persiapan akreditasi sekolah dan dampaknya pada kesiapan menyongsong akreditasi.References
Habibi. 2012. Dampak Akreditasi Sekolah dalam Peningkatan Kinerja Sekolah. Makalah. Semarang: Prodi Manajemen Pendidikan Program Pascasarjana IKIP PGRI Semarang.
Herianto, E. & Syafruddin. 2016. Problematika Satuan Pendidikan dalam Menghadapi Akreditasi Sekolah/Madrasah (Studi Pada MI dan MTs. di Kota Mataram). Laporan Penelitian. Mataram: Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Mataram.
Herianto, E., Jufri, A. W. & Hamidsyukrie ZM. 2017. Identifikasi Permasalahan dan Model Intervensi Pendampingan Persiapan Akreditasi bagi Sekolah/Madrasah (Studi Pada MI dan MTs. di Kabupaten Lombok Barat). Laporan Penelitian. Mataram: Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Mataram.
Herianto, E., Witono, A.H. & Sukardi. 2018. Identifikasi Permasalahan dan Model Intervensi Pendampingan Persiapan Akreditasi dan Dampaknya bagi Sekolah/Madrasah. Laporan Penelitian. Mataram: Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Mataram.
Kadir, A. 2010. Akreditasi Sekolah dan Langkah Persiapannya. (Online). http://dewanpendidikanloteng.wordpress.com/2010/07/26/akreditasi-sekolah-dan-langkah-persiapannya. Diakses 9 April 2016.
Kiki, Amelia, K., Istikhomah, N., Hanna, P., Maarif, S, dan Halimah, U. 2014. Akreditasi Sekolah/Madrasah. Makalah. Cirebon: Universitas Muhamaddiyah.
Kusmayardi & Sugiarto. 2000. Penelitian Kualitatif. Jakarta: Bina Ilmu
Nurdin. 2012. Karya Tulis Ilmiah Pendidikan. (Online). Tersedia http://nurudinss.blogspot.com/2012/05/normal-0-false-false-false-en-us-x-none_09.html. Diakses 9 April 2016.
Prihatin, E. 2011. Teori Administrasi Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
License
Penulis yang menerbitkan Jurnal Pendidikan dan Pengembangan (JPPM) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike License 4.0 (Lisensi CC-BY-SA). Lisensi ini memungkinkan penulis untuk menggunakan semua artikel, kumpulan data, grafik, dan lampiran dalam aplikasi penambangan data, mesin pencari, situs web, blog, dan platform lain dengan memberikan referensi yang sesuai. Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan akan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat (JPPM).
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).

