PENDAMPINGAN PENGOLAHAN SAMPAH MENGGUNAKAN ALAT PEMBAKAR SAMPAH TANPA ASAP (APSTA) DI DUSUN PRAJAK
DOI:
https://doi.org/10.29303/jppm.v3i4.2210Abstract
Dusun Prajak berada di gugusan Teluk saleh yang dijuluki sebagai akuarium dunia. Kondisi perairan pesisir Prajak terlihat sangat kumuh karena banyak sampah yang menumpuk di sekitar pesisir maupun di laut. Sebagai ujung tombak kampanye kebersihan di Prajak, pokdarwis Bunga Karang melakukan upaya penanganan sampah dengan cara dikumpul dan dibakar. Penanganan seperti ini justru menimbulkan masalah yang jauh lebih buruk yaitu pencemaran udara, gangguan kesehatan manusia dan organisme serta ketidaknyamanan bagi wisatawan. Penggunaan alat pembakar sampah tanpa asap (APSTA) adalah solusi tepat karena dengan alat tersebut tidak ada asap yang mencemari lingkungan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah mendampingi Pokdarwis Bunga karang dalam mengolah sampah menggunakan APSTA. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, pelatihan, pendampingan dan transfer teknologi pengolahan sampah berupa APSTA. Hasil dari kegiatan ini adalah tersedianya teknologi APSTA, meningkatnya pengetahuan dan keterampilan pokdarwis Bunga Karang dalam menerapkan APSTA dan tertanganinya sampah di pesisir Prajak dengan kapasitas alat sebesar 250 kg/m3.References
Andiani, N. D., & Widiastini, N. M. A. (2017). Model edukasi Pariwisata bagi Kelompok Sadar Wisata di Kabupaten Buleleng. Prociding Seminar Nasional Riset Inovatif 2017, 483ââ¬â489.
Assuyuti, Y. M., Zikrillah, R. B., Tanzil, M. A., Banata, A., & Utami, P. (2018). Distribusi dan Jenis Sampah Laut serta Hubungannya terhadap Ekosistem Terumbu Karang Pulau Pramuka, Panggang, Air, dan Kotok Besar di Kepulauan Seribu Jakarta. A Scientific Journal, 35(2), 91ââ¬â102.
Bagus PT. (2002). Pengelolaan dan Pemanfaatan Sampah Menggunakan Teknologi Incenerator. Jurnal Teknologi Lingkungan, 3(1), 17ââ¬â23.
Jambeck, J. R., Geyer, R., Wilcox, C., Siegler, T. R., Perryman, M., & Andrady, A. (2015). Plastic waste inputs from land into the ocean. Science Mag, 347(6223), 768ââ¬â771.
Karim, S., Kusuma, B. J., & Amalia, N. (2017). Tingkat Partisipasi Masyarakat dalam Mendukung Kepariwisataan Balikpapan: Kelompok sadar Wisata (Pokdarwis). Jurnal Kepariwisataan Dan Hospitalis, 1(2), 269ââ¬â280.
Lamb, J. B. (2018). Plastic waste associated with disease on coral reefs. Science Mag, 359(6374), 460ââ¬â462.
Mardhia, D., & Wartiningsih, A. (2018). Pelatihan Pengolahan Sampah Skala Rumah Tangga di Desa Penyaring. Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat, 1(1), 88ââ¬â96.
Permana, G. A., & Iqbal, M. (2018). Mesin pengolah sampah portabel multiguna dengan teknik termocontrol dan termocople. Sebatik, 423ââ¬â430.
Syafikri, D., Mardhia, D., Yahya, F., & Andriyani, N. (2019). Pemberdayaan Kelompok Setia Kawan dalam Produksi Garam Beryodium di Desa Labuhan Bajo, Sumbawa. Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 45ââ¬â52.
WCS. (2014). Keanekaragaman Hayati Laut Pulau Sumbawa. Kabar Sumbawa.
Wulan Ayu, I., Hartono, Y., Mardhia, D., Masniadi, R., Fitriyanto, S., Kusumawardani, W., & Syafruddin, S. (2020). Penyuluhan Pengelolaan Sampah Perkotaan Berbasis Rumah Tangga di Desa Labuhan Sumbawa. Abdimas Mahakam, 4(01), 157ââ¬â163.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Penulis yang menerbitkan Jurnal Pendidikan dan Pengembangan (JPPM) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike License 4.0 (Lisensi CC-BY-SA). Lisensi ini memungkinkan penulis untuk menggunakan semua artikel, kumpulan data, grafik, dan lampiran dalam aplikasi penambangan data, mesin pencari, situs web, blog, dan platform lain dengan memberikan referensi yang sesuai. Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan akan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat (JPPM).
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).

