PENDAMPINGAN BELAJAR DARING DI MASA PANDEMI COVID-19 UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA DI DESA WALIKUKUN, KECAMATAN WIDODAREN, KABUPATEN NGAWI PROVINSI JAWA TIMUR
DOI:
10.29303/jppm.v4i1.2496Published:
2021-02-15Downloads
Abstract
Desa Walikukun adalah salah satu desa yang termasuk zona orange dengan persebaran covidââ¬â 19 resiko sedang. Pembelajaran di Desa Walikukun dilakukan dengan pembelajaran jarak jauh secara daring. Beberapa permasalahan timbul akibat proses pembelajaran daring, antara lain: 1) siswa tidak mampu memahami materi pelajaran secara mandiri, 2) dukungan fasilitas sangat kurang, 3) keluarga merasa sangat terbebani baik material maupun beban mental. Oleh karena itu melalui Program Kuliah Kerja (KK) FKIP melakukan kegiatan pendampingan belajar siswa di masa pendemi covid-19 untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa di Desa Walikukun, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi provinsi Jawa Timur. Sasaran kegiatan ini adalah siswa Sekolah Dasar (SD) dan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP).Jumlah siswa yang respon mengikuti pendampingan adalah 14 siswa SD dan 7 siswa SMP. Kegiatan pendampingan di laksanakan selama 6 minggu dengan 3 kali pertemuan per minggu. Tahapan pelaksanaan pendampingan belajar ini meliputi, 1) observasi masalah, 2) perencanaan kegiatan, 3) penyusunan jadwal kegiatan, 4) pelaksanaan pendampingan, 5) tahap evaluasi. Hasil pendampingan belajar menunjukkan bahwa, 1) siswa sangat antusias dalam proses pendampingan belajar, 2) semua tugas Sekolah dapat di kerjakan dengan baik, 3) hasil belajar siswa di Sekolah meningkat.àRespon orang tua menunjukkan rasa senang karena meringankan tugas orang tua siswa dalam membimbing belajar anaknya. Kesimpulan: program pendampingan belajar daring di masa pendemi covid-19 memberikan dampak posituf terhadap motivasi dan hasil belajar siswa.References
Al-Faritsi I. (2020). Bandung | Survei: 89,6% Siswa Kota Bandung Bosan Belajar Daring. https://ayobandung.com.
Anugrahana A. (2020). Hambatan , Solusi dan Harapan : Pembelajaran Daring Selama Masa Pandemi Covid-19 Oleh Guru Sekolah Dasar. Sch. J. Pendidik. dan Kebud. 10:282ââ¬â289.
Handarini OI, Wulandari SS. (2020). Pembelajaran Daring Sebagai Upaya Study From Home (SFH) Selama Pandemi 19. J. Pendidik. Adm. Perkantoran 8:496ââ¬â503.
Handayani T, Khasanah HN, Yoshinta R. (2020). Pendampingan Belajar Di Rumah Bagi Siswa Sekolah Dasar Terdampak Covid-19. ABDIPRAJA (J. Pengabdi. Kpd. Masyarakat) 1:107.
Jatim Tanggap Covid-19. (2020). infocovid19.jatimprov.go.id.
Keban ML, Nahak S, Kelen YPK. (2018). Pengaruh Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa SMP. J. Saintek Lahan Kering 1:20ââ¬â21.
Maulana I. (2020). Kasus Kekerasan Anak di Probolinggo Naik selama Pandemi Covid-19. https//jatimtimes.com, https://www.bing.com
Putria H, Maula LH, Uswatun DA. (2020). Analisis Proses pembelajaran Dalam Jaringan (DARING) Masa Pandemi COVID-19 pada Guru Sekolah Dasar. J. basicedu 4:861ââ¬â872.
Riyana C. (2019). Produksi Bahan Pembelajaran Berbasis Online. Univ. Terbuka. https://www.pustaka.ut.ac.id.
Saputra HD, Ismet F, Andrizal A. (2018). Pengaruh Motivasi Terhadap Hasil Belajar Siswa SMK. INVOTEK J. Inov. Vokasional dan Teknol. 18:25ââ¬â30.
License
Penulis yang menerbitkan Jurnal Pendidikan dan Pengembangan (JPPM) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike License 4.0 (Lisensi CC-BY-SA). Lisensi ini memungkinkan penulis untuk menggunakan semua artikel, kumpulan data, grafik, dan lampiran dalam aplikasi penambangan data, mesin pencari, situs web, blog, dan platform lain dengan memberikan referensi yang sesuai. Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan akan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat (JPPM).
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).

