PENDAMPINGAN IDENTIFIKASI MATHEMATICAL KNOWLEDGE FOR TEACHING BAHASAN BILANGAN PECAHAN MELALUI ANALISIS MATERI DAN PENGALAMAN MENGAJAR DI MGMP MATEMATIKA KECAMATAN JATINOM KLATEN
DOI:
10.29303/jppm.v5i4.4221Published:
2022-10-28Downloads
Abstract
Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah melakukan pendampingan identifikasi Mathematical Knowledge for Teaching (MKT) bahasan bilangan pecahan di MGMP Matematika Kecamatan Jatinom Klaten. Pendampingan dilaksanakan melalui rangkaian aktivitas: (i) pemaparan materi MKT oleh tim pengabdian masyarakat untuk penyamaan persepsi (ii) analisis materi dan penyampaian pengalaman mengajar pada materi pecahan oleh guru (iii) identifikasi MKT pada materi pecahan oleh guru didampingi tim pengabdian masyarakat (iv) evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan oleh guru dan tim pengabdian masyarakat. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 27 Juli 2022 pada pukul 08.00 – 16.00 WIB bertempat di SMP Negeri 1 Karanganom, diikuti oleh 40 orang guru anggota MGMP Kecamatan Jatinom Klaten. Dari kegiatan ini diperoleh contoh identifikasi MKT pada materi pecahan. Dengan pengalaman tersebut diharapkan guru bisa mengidentifikasi secara mandiri MKT pada materi matematika SMP lainnya. Guru merasakan manfaat dari kegiatan ini untuk memperkuat kompetensi mereka, terutama pada kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional. Hal ini terlihat dari saran yang di sampaikan guru pada akhir kegiatan untuk melanjutkan dengan kegiatan yang sifatnya lebih praktis seperti pembuatan alat peraga sekaligus praktek penggunaannya berdasarkan identifikasi MKT.
Keywords:
identifikasi mathematical knowledge for teaching pecahanReferences
As’ari, A. R., Tohir, M., Valentino, E., Imron, Z., & Taufiq, I. (2017). Matematika. Pusat Kurikulum dan Perbukuan Balitbang, Kemendikbud.
Castro,V.B. L., (2008), Cognitive Models : The Missing Link to Learning Fraction Multiplication and Division , Asia Pasific Education Review, Vol 9, No.2, hal 101-112
Ball. D.L.,Hill and Bass, H. (2005), Knowing Mathematical Knowledge for teaching : Who Knows Mathematics well Enough to Teach Third Grade and How Can We Decide. American Editor, hal 14-22
Ball,D.L, Thames, M.H, Phelps,G 2010. Content Knowledge for Teaching: What Makes it Spesial. Journal of Teacher education 59: 39
Cortina, L., Vinovska, J.,A., Zuniga, C., (2014), Unit Fractions proporsionality: supporting students’ reasoning about the invers order relationship, Mathematics Education Research Journal 26(1): hal 79-99.
Kunandar. (2007). Guru profesional: implementasi kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) dan persiapan menghadapi sertifikasi guru. RajaGrafindo Persada.
Powell,A.B.,Hanna,E, (2006) .”Understanding Teacher’s Mathematical Knowledge for Teaching : Theoritical and Metodological Aproach”, dalam Proceeding 30th Conference of International Group for the Psychology of Mathematic Education Vol.4, hal 369-376.
Shulman, Lee S., (1987). Knowledge and Teaching: Foundation of the New Reform. Harvard Educational Review Vol 57 No 1.
Tussy, A. S., & Gustafson, D. R. (2001). Developmental Mathematics (with CD-ROM, Make the Grade, and InfoTrac) (1st ed.). Brooks Cole.
Walle, J. A. van de, Karp, K., Bay-Williams, J. M., Wray, J. A., Van de Walle, J. A., & Brown, E. T. (2019). Elementary and Middle School Mathematics: Teaching Developmentally. Pearson.
License
Copyright (c) 2022 Ponco Sujatmiko, Mardiyana Mardiyana, Ikrar Pramudya, Dyah Ratri Aryuna

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan Jurnal Pendidikan dan Pengembangan (JPPM) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike License 4.0 (Lisensi CC-BY-SA). Lisensi ini memungkinkan penulis untuk menggunakan semua artikel, kumpulan data, grafik, dan lampiran dalam aplikasi penambangan data, mesin pencari, situs web, blog, dan platform lain dengan memberikan referensi yang sesuai. Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan akan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat (JPPM).
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).

