MAKNA DAN FILOSOFI PERTUNJUKAN TRADISI PERESEAN PADA MASYARAKAT SASAK LOMBOK

Penulis

  • Husnul Khotimah Universitas Mataram
  • Wajdi Abdad Program Studi Pendidikan Sosiologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
  • Wahyu Firman Agil Program Studi Pendidikan Sosiologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
  • Lalu Aagin Artama Musa Program Studi Pendidikan Sosiologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
  • Juliana Program Studi Pendidikan Sosiologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
  • Hamidsyukrie ZM Program Studi Pendidikan Sosiologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
  • Jepri Utomo Program Studi Pendidikan Sosiologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

DOI:

https://doi.org/10.29303/socedsasambo.v3i1.9770

Kata Kunci:

makna, kebudayaan, tradisi peresean

Abstrak

Artikel ini meneliti makna dan filosofi tradisi Peresean, sebuah seni pertunjukan tradisional Suku Sasak di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Peresean, yang dulunya merupakan ungkapan emosional para raja setelah peperangan, kini menjadi ajang adu ketangkasan dan keberanian menggunakan tongkat rotan dan perisai. Penelitian kualitatif ini, dilakukan di Desa Merembu, Lombok Barat, menggunakan metode wawancara dan dokumentasi untuk menggali makna Peresean dari perspektif masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peresean memiliki nilai-nilai luhur seperti keberanian, sportivitas, dan persaudaraan, meskipun mengandung unsur kekerasan. Perubahan zaman telah mempengaruhi praktik Peresean, dari ritual memanggil hujan menjadi pertunjukan komersial. Penelitian ini menekankan pentingnya pemahaman makna dan filosofi Peresean untuk pelestariannya.

Referensi

Amni¹, M., & Burhanuddin, K. P. (2023). Pepadu Name System In Traditional Peresean Games In Sasak Comunity In Lombok Sistem Penamaan Pepadu dalam Permainan Tradisional Peresean Masyarakat Sasak di Lombok.

Anar, N. a. P., Dewi, N. K., Maulyda, M. A., & Nursaptini, N. (2020). DESKRIPSI VARIAN PERMAINAN TRADISIONAL DAERAH NUSA TENGGARA BARAT. PROGRES PENDIDIKAN, 1(3), 273–281. https://doi.org/10.29303/prospek.v 1i3.49

Ashari, L. H., & Muzakir, M. (2020). Mengeksplorasi olahraga permainan tradisional peresean (Studi kasusu permainan tradisional peresean Di Desa marong). NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, 52-62. https://doi.org/10.55681/nusra.v1i1 .89

Asyari, Akhmad. "Nilai-Nilai Sosial di Balik “Konflik dan Kekerasan”: Kearifan Suku Sasak dalam Tradisi Mbait dan Peresean." Jurnal Penelitian Keislaman 18.2 (2022): 101-114.

Gegana, T. A., & Zaelani, A. Q. (2022). Pandangan urf terhadap tradisi mitu dalam pesta pernikahan adat batak. El-Izdiwaj: Indonesian Journal of Civil and Islamic Family Law, 3(1), 18-32.

Hasanah, R. (2019). KEARIFAN LOKAL SEBAGAI DAYA TARIK WISATA BUDAYA DI DESA SADE KABUPATEN LOMBOK TENGAH. Deskovi Art and Design Journal, 2(1), 45.

Heri, Y., Sriartha, I. P., & Suastika, I. N. (2021). Pengembangan Nilai-Nilai Kearifan Lokal Suku Sasak sebagai suplemen materi ajar pada mata pelajaran IPS SMP Negeri 4 Jerowaru Kabupaten Lombok Timur. Media Komunikasi FPIPS, 20(2), 118.https://doi.org/10.23887/mkfis.v20i 2.36799

Imran, A., & Hananingsih, W. (2021). NILAI-NILAI SPORTIFITAS DALAM SENI PERTUNJUKAN PERESEAN MASYARAKAT SASAK LOMBOK. JUPE Jurnal

Irfansyah, D. (2021). Perancangan Buku visual Desa Wisata Sasak Ende Sebagai media Pelestarian Budaya Lombok. Jurnal SASAK : Desain Visual dan Komunikasi, 3(1), 9-18. https://doi.org/10.30812/sasak.v3i1 .879

Mastur. (2022). Tipe Kepribadian sa Petarung Peresean diantara Muslim Sasak: Analisis psiko-sosio-Antropologis. Fikroh, 6(1), 58-85. https://doi.org/10.37216/fikroh.v6i 1.706

Mudarman, N., Al-Pansori, M. J., & Rismawati, L. (2024). Nilai-nilai Pendidikan dalam Tradisi Peresean: Kajian Etnopedagogik Masyarakat Lombok. KASTA Jurnal Ilmu Sosial Agama Budaya Dan Terapan, 4(1), 35–43.

Munir, U., Dimyati, K., & Absori, A. (2018). Implementasi kebijakan pengembangan pariwisata di Pulau Lombok. YUSTISIA MERDEKA: Jurnal Ilmiah Hukum, 4(2).

Pendidikan Mandala, 6(1).

Sahabudin, S., Suandi, S., & Adipta, M. (2022). Aktualisasi nilai-nilai kearifan lokal suku sasak (tradisi Banjar) sebagai penguat integritas bangsa. Jurnal Pendidikan Sains Sosial Dan Agama, 8(1), 141–148. https://doi.org/10.53565/pssa.v8i1. 464

Sarumaha, M. S. (2023). BAB I pengertian budaya. Budaya Nias, 5.

Solikatun, S., & Kartono, D. T. (2020). TRADISI MASKULINITAS SUKU SASAK (STUDI TENTANG SENI PERTUNJUKAN PERESEAN). Jurnal Analisa Sosiologi, 9(1).

Solikatun, S., Karyadi, L. W., & Wijayanti, I. (2019). Eksistensi Seni Pertunjukan Peresean pada Masyarakat Sasak Lombok. SANGKéP Jurnal Kajian Sosial Keagamaan, 2(1), 1–12. Solikatun, Solikatun, Lalu Wirasapta Karyadi, and Ika Wijayanti. "Eksistensi seni pertunjukan Peresean pada masyarakat Sasak Lombok." SANGKéP: Jurnal Kajian Sosial Keagamaan 2.1 (2019): 1-12.

Sulastri, M., Hidayat, W., Muzakir, M., Wiraguna, G. A., Pratiwi, P. A., & Zubair, M. (2024). BUDAYA PERESEAN SEBAGAI IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PANCASILA UNTUK PENDIDIKAN KARAKTER MASYARAKAT DESA PENGADANG, KAB. LOMBOK TENGAH, NTB. Jurnal Pendidikan Ilmiah Transformatif, 8(12).

Sutama, I. W. (2021). Pendidikan Karakter Dalam Permainan Tradisional Sasak Peresean. WIDYACARYA: Jurnal Pendidikan, Agama Dan Budaya, 5(1), 79-88DOI.

Zuhdi, M. H. (2018). Kearifan lokal Suku Sasak sebagai model pengelolaan konflik Di masyarakat Lombok. MABASAN, 12(1), 64-85. https://doi.org/10.26499/mab.v12i1 .34

Diterbitkan

2025-03-20