Pemetaan Daerah Penangkapan Ikan Dengan Pendekatan Ruang Di Perairan Kabupaten Sumba Timur

Ihsan dan Mustamin Tajuddin

Abstract

ABSTRAK

 

Perairan Kabupaten Sumba Timur yang begitu luas menyebabkan distribusi dan sebaran potensi perikanan tangkap sulit untuk dimanfaatkan, oleh karena itu diperlukan adanya suatu peta daerah penangkapan ikan yang jelassehingga para nelayan dapat dengan muda melakukan penangkapan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk pemetaan daerah penangkapan ikan dengan pendekatan ruang di perairan Kabupaten Sumba Timur. Kabupaten Sumba Timur  memiliki wilayah perairan laut yang luas dan potensi sumberdaya perikanan tangkap yang sangat melimpah, dan produksi ikan tahun 2014, belum optimal. Hasil analisis kesesuaian daerah penangkapan ikan pelagis ditetapkan “sangat sesuai” (S1)   163.464,47 Ha, “sesuai” (S2)  44.724,60 Ha, kurang sesuai (S3) 11.707,62. Kesesuaian daerah penangkapan ikan demersal  pada kriteria “sangat sesuai” (S1)   7.109,89 Ha,  “sesuai” (S2)   6.386,77 Ha, dan kurang sesuai (S3)   11.233,14 Ha.

 

KATA KUNCI: Analisis; Daerah Penangkapan Ikan;  Pendekatan; Ruang.

 

 

ABSTRACT

 

East SumbaWaters  is so wide, the distribution and the spread of fishery potential is difficult to exploit, therefore it is necessary to have a map of the fishing area clearlyso that the fishermen can easily engaging in fishing activities.This study aims to mapping the fishing area with space approach in the waters of East Sumba District. The results of the analysis of the suitability of pelagic fishing area designated "very appropriate" (S1) 163.464,47 Ha, "appropriate" (S2) 44.724,60 ha, less suitable (S3) 11.707,62.Suitability demersal fishing areas on the criteria of "very appropriate" (S1) 7.109,89 Ha, "appropriate" (S2) 6.386,77 Ha, and less suitable (S3) 11.233,14 Ha.

 

KEYWORDS: Analysis; Fishing areas; Approach; Space.

 

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.