UJI TOKSISITAS DENGAN MENGGUNAKAN METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (BSLT) PADA EKSTRAK MANGROVE (Avicennia Marina, Rhizophora Mucronata, Sonneratia Alba dan Xylocarpus Granatum) YANG BERASAL DARI BANYUASIN, SUMATERA SELATAN

Elsy Puspitasari, Rozirwan, M. Hendri

Abstract

Abstrak

 

            Mangrove merupakan salah satu sumber senyawa bioaktif yang berasal dari wilayah pesisir dan diketahui memiliki potensi sebagai antikanker. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghitung dan menganalisis tingkat toksisitas serta membandingkan kemampuan toksisitas ekstrak daun, batang dan akar mangrove (A. marina, R. mucronata, S. alba dan X. granatum) yang berasal dari Pesisir Banyuasin, Sumatera Selatan. Prosedur penelitian meliputi ; pengambilan dan preparasi sampel, ekstraksi, uji toksisitas dengan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) dan analisis data menggunakan Analisa Probit. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat tiga ekstrak yang bersifat toksik dan sembilan ekstrak tidak toksik terhadap larva A. salina. Ekstrak yang bersifat toksik terdapat pada daunditandai dengan nilai LC50< 1000 μg/mL. Ekstrak daun A. marina 403.44 μg/mL,  R. mucronata 709.7 μg/mL dan S. alba 801.75 μg/mL. Ekstrak daun A. marina memiliki kemampuan toksisitas lebih kuat dibandingkan dengan ekstrak lainnya.

 

Kata Kunci : Artemia salina, Banyuasin, BSLT, Ekstrak mangrove, Potensi antikanker

 

Abstract

            Mangrove is one of the bioactive compound sources from coastal area and has known as potential anticancer. The purposes of this study were to calculate and analyze the toxicity level of each mangrove species (Avicennia marina, Rhizophora mucronata, Sonneratia alba and Xylocarpus granatum) and determine the strongest toxicity level among those species. The procedures in this study included ; samplescollection and preparation, extraction, toxicity test used Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) method and data analyzed Probit Analysis. The results showed that three extracts had the potential toxicity and nine other extracts had no toxicity effect to Artemia salina larvae. The toxic extracts contained in the leaves were characterized by LC50  < 1000 μg/mL. The leaf extract toxicity of A. marina, R. mucronata and S. alba were 403.44 μg/mL, 709.7 μg/mLand 801.75 μg/mL, respectively. The A. marina leaf extract had a potential to be the strongest toxic among other extracts

.

Keywords : Artemia salina, Banyuasin, BSLT, Mangrove extract, Potential  anticancer

 

Full Text:

PDF

References

Diastuti H, Warsinah, Purwati. 2009. Uji aktivitas antikanker ekstrak etanol daun Rhizoporamucronata terhadap larva udang Artemia salina Leach dan Sel Raji. Jurnal Molekul 4 (1): 12-20

Fajarningsih ND, Januar HI, Nursid M, Wikanta T. 2006. Potensi antitumor ekstrak spons Crella papilata asal Taman Nasional Laut Kepulauan Seribu. Jurnal Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan. 1(1): 35-42

Herawati N, Jalaluddin N, Daha L, Firdaus Z. 2009. Sonneratia alba sebagai sumber senyawa antibakteri potensional. Jurnal Indonesia Chemica Acta. 2(2): 10-16

Jacoeb AM, Purwaningsih S, Rinto. 2011. Anatomi, komponen bioaktif dan aktivitas antioksidan daun mangrove api-api (Avicennia marina). Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia. 14(2)

Masduqi AF, Izzati M, Prihastanti E. 2014. Efek metode pengeringan terhadap kandungan bahan kimia dalam rumput laut Sargassumpolycystum. Jurnal Anatomi Fisiologi. 22(1): 1-9

Melki, Soedharma D, Effendi H, Mustopa AZ. 2011. Biopotensi tumbuhan mangrove untuk pencegahan penyakit vibrosis pada udang windu. Maspari Journal. 2(1): 39-47

Meyer BN, Ferrigni NR, Putnam JE, Jacobsen LB, Nichols Dj, McLaughlin JL. 1982. Brine shrimp: A convenient general bioassay for active plant constituents. Planta medica. (45): 31-34

Mulyani Y, Bachtiar E, Agung MUK. 2013. Peranan senyawa metabolit sekunder tumbuhan mangrove terhadap infeksi bakteri Aeromonas hydrophila pada ikan Mas (Cyprinus carpio L.). Jurnal Akuatika. 4(1): 1-9

Noor YR, Khazali M, Suryadiputra INN. 2012. Panduan Pengenalan Mangrove di Indonesia. Bogor: Wetlands International Indonesia Programe

Nurhayati APD, Abdulgani N, Febrianto R. 2006. Uji toksisitas ekstrak Eucheuma alvarezii terhadap Artemia salina sebagai studi pendahuluan potensi anti kanker. Akta Kimindo. 2(1): 41-46

Panggabean MGL. 1984. Teknik penetasan dan pemanenan Artemia salina. Jurnal Oseana. IX(2): 57-65

Purwaningsih S, Sukarno AYP, Deskawati E, Salamah E. 2013. Aktivitas Antioksidan dari buah mangrove (Rhizophora mucronata Lamk.) pada suhu yang berbeda. JPHP. 16 (3): 200-206

Rozirwan. 2015. Eksplorasi spasial karang lunak kaitannya dengan senyawa bioaktif bakteri simbion [disertasi]. Bogor: IPB

Salamah E, Ayuningrat E, Purwaningsih S. 2008. Penapisan awal komponen bioaktif dari Kijing Taiwan (Anadonta woodiana Lea.) sebagai senyawa antioksidan. Buletin Teknologi Hasil Perikanan. 11(2): 119-132

Sangi MS, Momuat LI, Kumaunang M. 2012. Uji toksisitas dan skrining fitokimia tepung gabah pelepah aren (Arenga pinnata). Jurnal Ilmiah Sains. 12(2): 127-13

Refbacks

  • There are currently no refbacks.