KOMPOSISI JENIS MAKROALGA DI PERAIRAN PULAU HARI SULAWESI TENGGARA (Spesies Composition Of Makroalga In Hari Island, South East Sulawesi)

Ira Ira, Rahmadani Rahmadani, Nur Irawati

Abstract


Abstract

Makroalga is a large algae with a thallus body structure and has a chlorophyll pigment. Macroalga has an important role in marine waters both ecologically and economically. This study aims to provide information about the diversity of macroalgae in the waters of the Hari Island and the wealth of macroalgae in South East Sulawesi. The study was conducted in the waters of Hari Island, South East Sulawesi from mei to juli 2016. The observation was done by observing all types of macroalgae found in the area traversed. The results of the study found that the number of macroalgae species consisted of 25 species consisting of 11 orders, 14 families, 17 genera. The species composition was dominated by chlorophyta class (44%), rhodophyta class (28%) and phaeophyta class (28%). The water quality of Hari Island waters is still within the range that supports macroalgae growth.

 

Keywords: Composition, macroalgae, Hari Island

 

Abstrak

Makroalga merupakan alga yang berukuran besar dengan struktur tubuh berupa thallus dan memiliki pigmen klorofil. Makroalga memiliki peranan penting di perairan laut baik secara ekologi maupun ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang keanekaragaman jenis makroalga di perairan Pulau Hari, sehingga diharapkan dapat memberikan gambaran kekayaan makroalga di Sulawesi Tenggara. Penelitian dilaksanakan di perairan Pulau Hari Kabupaten Konawe Selatan pada bulan mei-juli 2016. Pengamatan dilakukan dengan sistim jelajah yaitu mengamati semua jenis makroalga yang ditemukan pada area yang dilalui. Hasil penelitian jumlah jenis makroalga yang ditemukan terdiri atas 25 spesies yang meliputi 11 ordo, 14 famili, 17 genus. Komposisi jenis didominasi oleh kelas Chlorophyta (44 %), kelas Rhodophyta (28 %) dan kelas Phaeophyta (28 %). Kualitas air di perairan Pulau Hari masih berada dalam kisaran yang mendukung pertumbuhan makroalga.

 

Kata kunci: Komposisi jenis, makroalga, pulau hari


Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Angka, S.L., Suhartono M.T. 2000. Bioteknologi Hasil Laut. Bogor PKSPL-(PB.

Atmadja, W.S., A. Kadi, Sulistijo, Rachmaniar. 1996. Pengenalan jenis-jenis rumput laut di Indonesia. Pusat Penelitian dan Pengembangan Oseanologi-LIPI, Jakarta

Statistik Daerah Propinsi Sulawesi Tenggara. 2017. Badan Pusat Statistik Propinsi Sulawesi Tenggara.

Dawes, CJ. 1981. Marine Botany. John Wiley and Sons. University of South Florida. New York.

Dawson, E.Y., 1966. Marine Botan. New York, Chicago, San Fransisco, Toronto, London Inc

Effendie, H. 2003. Telaah Kualitas Air Bagi Pengelolaan Sumberdaya dan Lingkungan Perairan. Kanisius. Yogyakarta.

Fadhillah, A. 2009. Studi Ekologi makroalga di Perairan Pantai Lakeba Kota Bau-Bau. Skripsi. Universitas Halu Oleo. Kendari.

Fitriah, IY. 2001. Studi Komunitas Rumput Laut di Perairan Pantai Bagian Barat Desa Torokeku Kecamatan Tinanggea Kabupaten Kendari Sulawesi Tenggara.

Hill, R., K.E. Ulstrup., P.J. Ralph. 2009. Temperature Include Change in Thylakoid Membrane Thermostability of Cultured, Freshly Isolated, and Expelled Zooxanthelae From Scleractinian Corals. Buletin of Marine Science 85 (3): 223-244.

Graham, L.E., L.W. Wilcox. 2000. Algae. Prentice Hall, inc. New York

Kadi, A. 2000. Rumput laut di perairan Kalimantan Timur Dalam: D.P. Praseno, W.S. Atnadja, I. Soepangat, Ruyitno, dan B.S. Soedibjo (eds.) Pesisir dan Pantai Indonesia IV. Pusat Penelitian dan Pengembangan Oseanologi-LIPI Jakarta

Kadi, A., S.A. Wanda. 1998. Rumput Laut (Alga), Jenis Reprduksi, Produk Budidaya dan Pasca Panen. Proyek Studi Potensi Sumberdaya Alam Indonesia. LIPI. Jakarta.

Kadi, A. 1996. Pengenalan Jenis Alga Hijau (Chlorophyta) Dalam Pengenalan jenis-Jenis Rumput Laut Indonesia. Puslitbang Oseanologi LIPI. Jakarta.

Kadi, A. dan W. S. Atmadja 1988. Rumput Laut (Algae) Jenis, Reproduksi, Produksi, Budidaya dan Pasca-panen. Seri Sumber Daya Alam 141. Puslitbang-Oseanologi.LIPI. Jakarta.

McNaughton, S.J., Wolf, L. 1990. Ekologi Umum. UGM Press. Yogyakarta.

Nontji, A. 2007. Laut Nusantara. Djambatan. Jakarta.

Odum, E. P. 1993. Dasar-Dasar Ekologi. Edisi Ketiga. Gajah Mada University Press. Yogyakarta.

Papalia, S., Arfah, H. 2013. Produktivitas Biomassa Makroalga Di Perairan Pulau Ambalau, Kabupaten Buru Selatan. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis, 2 (5): 456-467.

Rusli, 2006. Tipologi Makroalga pada Ekosistem Terumbu Karang di Tiga Pulau Kawasan Kepulauan Seribu DKI Jakarta. IPB. Bogor.

Serdianti, N., I.M. Widiastuti. 2010. Pertumbuhan dan Produksi Rumput Laut Eucheuma cottonii pada Kedalaman Penanaman yang Berbeda. Media Litbang Sulteng III. 3(1): 21-26

Toni, 2006. Inventarisasi Jenis Makroalga di Pulau Sertung dan Pulau Sebesi, Selat Sunda, Lampung. Fakultas MIPA. Universitas Indonesia. Jakarta.

Tjitrosoepomo, G. 2005. Taksonomi Tumbuhan (Schizophyta, Thallophyta, Bryophyta, Pteridophyta). Yogyakarta. Gadjah Mada University Press.

Umasagi, R. 2001. Kepadatan, Pola Distribusi dan Keanekaragaman Rumput Laut di Perairan Pantai Desa Tanjung Tiram Kecamatan Moramo Kabupaten Kendari.

Wray, J.I. 1977. Calcarious algae. Developments in Palaentology and Stratigraphy. Amsterdam. Elsevier Vol 4.

Xiong, I., J.K. Zhu. 2002. Salt Tolerance in The Arabidopsis. American Society of Plant Biologists.

www. algaebase. org. Database of Information on Alga That Includes Terrestrial, Marine and Freswater Organism. Diakses tanggal S Agustus – 20 September 2016.




DOI: http://dx.doi.org/10.29303/jbt.v18i2.770

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed by

       

        

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.