EKPLORASI DAN PENANGKARAN BIBIT RUMPUT LAUT (Eucheuma cottonii) DI PERAIRAN TELUK EKAS LOMBOK TIMUR

Nunik Cokrowati, Nanda Diniarti, Dewi Nur’aeni Setyowati, Saptono Waspodo, M. Marzuki

Abstract

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan bibit Eucheuma cottonii dari habitat aslinya di perairan Teluk Ekas dan menangkarkan bibit tersebut. Penelitian ini dilakukan di Teluk Ekas Lombok Timur Nusa Tenggara Barat. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode ekplorasi di perairan Teluk Ekas serta mendeskripsikan hasil pengamatan. Eucheuma cottonii yang berhasil di temukan dan di ekslporasi dari perairan Teluk Ekas, memiliki ciri morfologi lebih banyak memiliki bakal talus sehingga tampak sebagai duri-duri pada thalus. Talus keras dan kaku serta berwarna coklat kehijauan. Eucheuma cottoniidijumpai menempel pada batuan dan karang yang berada pada kisaran kedalaman 1 meter sampai dengan 1,5 meter. Eucheuma cottoniimenempel kuat pada subtrat sehingga sulit untuk diambil dengan tangan, harus menggunakan pisau atau alat pemotong lainnya. Eucheuma cottoniidapat ditangkarkan dan tumbuh dengan baik di perairan Teluk Ekas. 

 

Kata kunci: Kappaphycus alvarezii, habitat, talus, karang, domestikasi

 

Abstract: The objective of this study was to obtain Eucheuma cottonii seeds from their natural habitat in Ekas Bay and breed these seeds. This research was conducted in Ekas Bay, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. The method used in this study is the exploration method and description method. Eucheuma cottonii which has been found, has more morphological characteristics that have a talus so that it appears as thorns in the thalus. Talus is hard and stiff and has a greenish brown color. Eucheuma cottonii was found attached to rocks and corals which were in the range of 1 meter to 1.5 meters. Eucheuma cottonii sticks firmly to the substrate so that it is difficult to take by hand, must use a knife or other cutting tool. Eucheuma cottonii can be bred and grow well in Ekas Bay.

 

Keywords : Kappaphycus alvarezii, habitat, talus, coral, domestication

Keywords

Kappaphycus alvarezii; habitat; talus; coral; domestication

Full Text:

PDF

References

Azanza & Corrales R. (1990). The farmed Eucheuma Species in Danajon Reef, Philippines:vegetative and reproductive structures. J. Appl. Phycol., 2:57-62.

Aslan & La Ode M. (1998). Budidaya Rumput Laut. Penerbit Kanisius. Yogyakarta.

Ask EI. & Azanza RV. (2002). Advances in cultivation technology of commercial eucheumatoid species: a review with suggestions for future research. Aquaculture, 206(3/4):257-277.

Anggadiredja, J.T. (2008). Rumput Laut: pembudidayaan, pengolahan & pemasaran komoditas perikanan potensial. Penebar Swadaya. Jakarta.

Cokrowati, N. (2016). Buku Ajar Teknologi Budidaya Rumput Laut. Masyarakat Akuakultur Indonesia (MAI Publishing). Semarang.

Cokrowati, N. (2018). Peningkatan Produksi Rumput Laut Dengan Berbagai metode Budidaya. Laporan Hasil Penelitian Hibah Bersaing Sumberdana Ristekdikti. Universitas Mataram. Mataram Lombok Nusa Tenggara Barat.

Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Nusa Tenggara Barat (2017). Statistik Perikanan Budidaya. Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Nusa Tenggara Barat. Mataram Lombok Nusa Tenggara Barat.

Kadi, A. (2004). Potensi Rumput Laut di Beberapa Perairan Pantai Indonesia. Jurnal Oseana: XXIX (4) : 25-36

Refbacks

  • There are currently no refbacks.