PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK DAN PLASTIK DI UPS (UNIT PENGOLAHAN SAMPAH) DI KELURAHAN AMPENAN SELATAN KOTA MATARAM PROVINSI NTB

Syachruddin AR, Mukhlis Mukhlis, Imam Bachtiar

Abstract

Pertumbuhan ekonomi dan pertambahan penduduk yang terus meningkat seiring dengan peluang usaha yang semakin ketat dan modal usaha yang sulit di dapatkan menyebabkan pertambahan konsumsi energi pada semua sektor kehidupan seperti transportasi, listrik, dan industri yang meningkat. Permasalahan tersebut secara langsung akan meningkatkan jumlah sampah di kota baik sampah organik maupun sampah anorganik yang dihasilkan dari kegiatan rumah tangga (domestik) maupun pasar-pasar tradisional. Di pasar ACC maupun pasar Kebun Roek Ampenan banyak kita jumpai sampah organik dan daun-daun dari sisa sayur-mayur, buah-buahan, dan plastik.Sampah-sampah semacam itu merupakan sampah organik yang dibuang dan dibiarkan begitu saja di tempat pembuangan sampah tanpa ada pemisahan sehingga dijadikan sebagai tempat sampah yang tidak terurus dan menjadi sarang dari berbagai hewan dan menimbulkan bau yang tidak sedap, tentu akan mengganggu kenyamanan hidup bagi masyarakat disekitarnya. Permasalahantersebut dapat ditanggulangi dengan program pengelolaan dan pengolahan sampah organik untuk dijadikan bahan pupuk pupuk organik yang bermanfaat untuk pupuk untuk diolah menjadi berbagai macam kebutuhan lainnya. Progam pengelolaan dan pengolahan sampah untuk dijadikan pupuk kemudian dapat jual untuk meningkatkan pendapatan tambahan dari masyarakat.

Full Text:

PDF

References

Azwar, Asrul. 1990. Pengantar Ilmu Kesehatan Lingkungan. Jakarta: Mutiara Sumber Widya.

Outerbridge, Thomas (ed). (1991). Limbah Padat di Indonesia: Masalah atau Sumber Daya. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Slamet J,S, 2002. Kesehatan Lingkungan. Yogyakarta: Gadjah Mada Universty Press.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.