KEMAMPUAN MENULIS GURU DAN SISWA SMPN 12 MATARAM SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN BUDAYA LITERASI SEKOLAH

Nuriadi Nuriadi, Siti Rohana Hariana Intiana, Muhammad Tahir

Abstract


Artikel ini membahas pelaksanaan pelatihan kemampuan menulis guru dan siswa dalam rangka menghadirkan budaya literasi sekolah melalui pengabdian kepada masyarakat. Pelatihan kemampuan menulis ini dilakukan di SMPN 12 Mataram, pada 21-22 September 2018. Pengabdian tersebut bisa terlaksana karena sebelumnya Prodi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia sudah melakukan kerja sama (MoU) dengan SMPN 12 Mataram. Tujuannya adalah untuk melihat sejauh mana perkembangan literasi yang telah dan sedang dilakukan oleh sekolah tersebut serta untuk mengetahui hal-hal apa saja yang perlu ditingkatkan guna menghadirkan budaya literasi di sekolah, khususnya di SMPN 12 Mataram. Ditemukan bahwa semangat literasi sudah ada di sekolah tersebut, hanya saja proses pembudayaannya masih perlu dihadirkan atau didorong secara reguler dan terencana. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian semacam ini dipandang perlu. Dikatakan demikian karena dengan cara inilah tahap penumbuhan budaya literasi bisa dimulai. Seperti ditemukan dalam pengabdian tersebut, semua narasumber dan peserta bersepakat bahwa budaya literasi berangkat dari penumbuhan kesadaran dari semua pihak, terutama pelaku-pelaku literasi yang ada di sekolah tersebut, dan pelatihan semacam itu adalah cara efisien menuju  hal dimaksud.

Full Text:

PDF

References


Alwasilah, A.Chaedar. 2012. Pokoknya Rekayasa Literasi. Bandung: PT Kiblat Buku Utama.

Gipayana, Muhana, 2004. “Pengajaran Literasi dan Penilaian Portopolio dalam Konteks Pembelajaran Menulis di SD”. Jurnal Ilmu Pendidikan. 11(1).

Trini, H. 2009. Seminar Membangun Jawa Timur Membaca: Membangun Informasi Literacy di Jawa Timur, (Online), Diakses 7 Maret 2018.

Sayuti, S.A. 2007. Membaca Jodohnya Menulis. Yogyakarta: Kedaulatan Rakyat.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.