PELATIHAN PERTANIAN SISTEM HIDROPONIK BAGI MASYARAKAT DENGAN LAHAN TERBATAS DI KOTA MATARAM

Muhammad Liwa Ilhamdi, Agil Al Idrus, Syahruddin AR

Abstract


Sayuran merupakan salah unsur yang sangat penting bagi makanan sehat manusia, akan tetapi faktanya konsumsi sayur masyarakat Indonesia sangatlah kurang. Ketiadaan informasi untuk pertanian di lahan terbatas menjadi salah satu penyebab kurangnya konsumsi sayuran masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan tindakan untuk menyebarluaskan informasi mengenai potensi dan manfaat pertanian hidroponik serta teknik pertanian hidroponik guna mengatasi keterbatasan lahan masyarakat. Kegiatan pengabdian ini ditujukan untuk memberikan pengetahuan tentang potensi dan manfaat pertanian sistem hidroponik serta melatih masyarakat menerapkan pertanian sistem hidroponik di Kelurahan Kekalik Jaya, Kota Mataram. Metode pelatihan yang digunakan adalah penyampaian teori, diskusi, tanyajawab, praktek dan pendampingan pertanian sistem hidroponik. Pada akhir kegiatan pengabdian diharapkan masyarakat memiliki pengetahuan yang baik tentang potensi dan manfaat pertanian hidroponik serta mampu menerapkan pertanian hidroponik di lahan terbatas yang dimiliki oleh masyarakat. Hasil pengadian sebagai berikut: 1) telah dilakukan pelatihan sistem hidroponik dalam pemanfaatan lahan terbatas masyarakat di Kelurahan Kekalik Jaya, Kota Mataram, dan 2) sistem hidroponik dapat dilaksanakan dengan baik oleh masyarakat di Kelurahan Kekalik Jaya, Kota Mataram. Kesimpulan kegiatan pengabdian ini ialah sistem pertanian hidroponik dapat diterapkan dalam memanfatkan keterbatasan lahan masyarakat dan sistem hidroponik yang telah dilakukan menghasilkan sayuran yang lebih sehat bagi masyarakat di Kelurahan Kekalik Jaya, Kota Mataram.

Full Text:

PDF

References


Afriansyah, N. 2008. Rahasia Jantung Sehat Dengan Makanan Berkhasiat. Jakarta: Kompas.

BPS. 2016. Sensus Ekonomi Nasional 2016. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

FAO. 2017. Fruit And Vegetable For Health Initiative . Roma: Food And Agriculture Organization.

GDB. 2015. Global, Regional, And National Comparative Risk Assessment Of 79 Behavioural, Environmental And Occupational, And Metabolic Risks Or Clusters Of Risks In 188 Countries, 1990–2013: A Systematic Analysis For The Global Burden Of Disease Study 2013. Lancet 2015 , 386.

Kemenkes. 2014. Pedoman Gizi Seimbang. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Sampeliling, S., Sitorus, S. R., Nurisyah, S., & Pramudya, B. 2012. Kebijakan Pengembangan Pertanian Kota Berkelanjutan Studi KAsus Di DKI Jakarta. J. Analisis Kebijakan Pertanian, 257-267.

Sutiyoso, Y. 2003. Aeroponik Sayuran (Budidaya dengan Sistem Pengabutan). Penebar Swadaya: Jakarta.

Sutiyoso, Y. 2009. Meramu Pupuk Hidroponik Tanaman Sayur, Tanaman Buah, Tanaman Bunga. Bogor: Penebar Swadaya.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.