PELATIHAN PEMBUATAN PREPARAT SQUASH UJUNG AKAR UNTUK PENGAMATAN KROMOSOM PADA GURU-GURU BIOLOGI DI KOTA MATARAM
DOI:
10.29303/jppm.v2i4.1505Published:
2019-12-01Downloads
Abstract
Guru biologi yang professional tidak saja bertugas mengajar materi di kelas tetapi juga dapat membimbing praktikum di laboratorium. Agar dapat membimbing praktikum dengan baik, guru biologi harus dibekali keterampilan teknik laboratorium khususnya pada kegiatan praktikum yang membutuhkan keterampilan dan kecermatan, seperti pembuatan sediaan kromosom dan observasi kromosom di bawah mikroskop. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di SMA Negeri 8 Mataram. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pelatihan mikroteknik pembuatan preparat mikroskopis squash ujung akar untuk pengamatan kromosom dan melatih keterampilan observasi (pengamatan) tahap-tahap mitosis dan penentuan bentuk morfologi kromosom di bawahmikroskop. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian ini adalah pelatihan dan unjuk kerja dalam bentuk praktek, yang dikombinasikan dengan kegiatan ceramah, diskusi dan tanya jawab. Kegiatan praktek yang dilakukan, yaitu (1) pembuatan preparat squash ujung akar tanpa perlakuan zat antimitosis dan dengan perlakuan zat antimitosis, (2) observasi stadium mitosis kromosom, (3) penghitungan jumlah kromosom, (4) penentuan bentuk morfologi kromosom, (5) dokumentasi kromosom dibawah mikroskop, dan (6) pembuatan kunci determinasi kromosom. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa semua guru biologi sangat antusias mengikuti praktek pada pelatihan ini yang ditandai dengan keterlibatan dan ketekunan mereka dalam membuat preparat squash ujung akar, pengamatan mitosis, penghitungan jumlah kromosom, dan penentuan bentuk kromosom. Dengan kegiatan pelatihan ini transfer ilmu pengetahuan dan keterampilan mikroteknik squash ujung akar dari tim pengabdian kepada guru biologi berjalan dengan baik berkat minat dan motivasi yang tinggi semua peserta pelatihan dalam menghasilkan produk ilmiah preparat kromosom. Produk pelatihan preparat kromosom yang dihasilkan dapat dijadikan bahan praktikum untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sel dan genetika di sekolah.References
Dasuki, U. 1991. Penuntun Praktikum Sistematik Tumbuhan Tinggi. Pusat Antar Universitas. Bidang Ilmu Hayati. Institut Teknologi Bandung.
Jahier, J., A.M. Chevre, F. Eber, R. Delourne, and A.M. Tanguy. 1996. Techniques of Plant Cytogenetics. Science Publishers, Inc., Lebanon.
Jones, K. 1970. Chromosome Change in Plant Evolution. Taxon 19: 174.
Jones, R.N. dan C.K. Rickars. 1991. Practical Genetics. John Wiley & Sons, New York.
Mertha, I.G. 2001. Taksonomi Murraya exotica L. dan Murraya paniculata (L.) Jack. di Jawa: Suatu Pendekatan Berdasarkan Karyotipe. Jurnal Biotropis 2(2).
Stace, C.A. 1979. Plant Taxonomy and Biosystematics. 2nd ed. Edward Arnold, London.
Soerodikoesoemo, W. 1987. Petunjuk Praktikum Mikroteknik Tumbuhan. Lab. Embriologi & Mikroteknik Tumbuhan. Fakultas Biologi. Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Widyastuti, U. 1995. Teknik Pengamatan Kromosom pada Tanaman. Kerjasama antara Pusat Antar Universitas Ilmu Hayati. Institut Pertanian Bogor dengan Proyek Pengembangan Sebelas Lembaga Pendidikan Tinggi (P2SLPT ââ¬â ACB), Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Bogor.
Woolnough, B. dan Allsop. T. 1985. Practical Work in Science. Cambridge University Press, Cambridge.
License
Penulis yang menerbitkan Jurnal Pendidikan dan Pengembangan (JPPM) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike License 4.0 (Lisensi CC-BY-SA). Lisensi ini memungkinkan penulis untuk menggunakan semua artikel, kumpulan data, grafik, dan lampiran dalam aplikasi penambangan data, mesin pencari, situs web, blog, dan platform lain dengan memberikan referensi yang sesuai. Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan akan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat (JPPM).
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).

