PELATIHAN KULTIVASI JAMUR TIRAM (Pleurotus florida) RAMAH LINGKUNGAN DENGAN DAUR ULANG LIMBAH SUBSTRAT JAMUR DAN PENAMBAHAN PUPUK ORGANIK CAIR (POC) DI KECAMATAN NARMADA
DOI:
https://doi.org/10.29303/jppm.v1i1.504Abstract
Jamur tiram putih (Pleurotus florida) merupakan salah satu jenis jamur kayu yang banyak dikonsumsi masyarakat karena memiliki kandungan gizi lebih banyak daripada jenis jamur lainnya. Unsur-unsur yang diperlukan dalam pertumbuhan jamur tiram adalah kalsium, kalium, fosfor, nitrogen, karbon, protein, dan kitin. Media tanam yang digunakan untuk budidaya jamur tiram secara umum dapat menggunakan serbuk gergaji, bekatul, kapur (kalsium karbonat), dan air. Kegiatan pengabdian memfokuskan kegiatannya dalam bentuk intervensi teknologi. Penggunaan teknologi ini merupakan salah satu bentuk implementasi dari hasil penelitian yang menunjukkan adanya peningkatan signifikan terhadap peroduktivitas jamur tiram menggunakan metode budidaya yang ramah lingkungan dengan mendaur ulang limbah substrat jamur dan penambahan pupuk organik cair (POC) dari mikro organisme lokal (MOL). Kegiatan pelatihan dilaksanakan pada bulan September sampai dengan bulan Desember 2017 kepada Kelompok Pemuda Mandiri (KPM) Berugaq Organik Narmada yang berlokasi di Desa Lembuak Kecamatan Narmada. Hasil dari pengabdian menunjukkan (1) KPM Berugak Organik Narmada memiliki pengetahuan dalam memanfaatkan limbah baglog untukÃÂ dijadikanÃÂ sebagai media pertumbuhan jamur tiram sehingga dapat mengurangiÃÂ dampak dari dari sampah baglog jamur, (2) pemanfaatan limbah baglog jamur sebagai media pertumbuhan jamur dapat dilakukan dengan menambahkan EM-4 dan Pupuk Organik Cair menggunakan mikroorganisme lokal, (3) pertumbuhan misellium pada limbah baglog jamur yang tidak ditambahkan dengan EM-4 + POC menunjukkan hasil yang lebih baik (0,8 cm/hari) jika dibandingkan dengan limbah baglog yang ditambahkan dengan EM-4 dan POC (0,7 cm/hari). Akan tetapi baglog yang mengalami kontaminasi pada limbah baglog yang ditambahkan EM-4 + POC memiliki persentase yang lebih sedikit (16%) jika dibandingkan dengan limbah baglog yang tidak ditambahkan dengan EM-4 + POC (25%).References
Amalia W, D. dan P. Widiyaningrum. 2016. Penggunaan EM4 dan MOL Limbah Tomat sebagai Bioaktivator pada Pembuatan Kompos. Life Science. 5 (1):18-24
Andayanie, W.R. 2013. Penambahan EM-4 dan Lama Pengomposan Media Tanam terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jamur Tiram Putih (Pleurotus florida). Agri-tek. Vol. 14 (1): 33 - 41
Anonim. 2001. Pengaruh penambahan thiamine terhadap hasil jamur tiram putih. Skripsi. Universitas Muhamadiyah Malang.
Cahyana, B. 1999. Pisang Budidaya Dan Hasil Analisis Usahatani. Yogyakarta. Kanisius.
Dewi, T. K. dan C. K. Dewi. 2014. Pembuatan Gas Bio Dari Serbuk Gergaji, Kotoran Sapi, Dan Larutan EM-4. Jurnal Teknik Kimia, Vol. 20 (1):1-9
Djarijah, N.M. 2001. Budi Daya Jamur Tiram. Yogyakarta. Penerbit Kanisius.
Hadiprayitno, G., M. L. Ilhamdi, dan D. A. C. Rasmi. 2016. Pelatihan Peningkatan Kualitas Produksi Baglog Jamur Tiram (Pleurotus florida) Menggunakan Teknologi EM-4 Pada KPM Berugaq Organik Narmada. Laporan Akhir Program Pengabdian Kepada Masyarakat (BOPTN). Mataram: Universitas Mataram.
Herliyana E. N. 2007. Potensi lignolitik jamur pelapuk kayu kelompok Pleurotus [disertasi]. Bogor (ID): Sekolah Pascasarjana IPB.
Herliyana, E.N., Mira, F., Abdul, M., Hanifah, N.L. 2015. Kultivasi Jamur Pleurotus Ramah Lingkungan dengan Mendaur Ulang Limbah Substrat Jamur dan Penambahan Pupuk Organik. Jurnal Silvikultur Tropika. Vol. 06 (1): 33 ââ¬â 42
Indriani, Y. H. 2011. Membuat Kompos Secara Kilat. Jakarta: PT. Penebar Swadaya.
Saskiawan, I. 2015. Penambahan Inokulan Mikroba Selulolitik pada Pengomposan Jerami Padi untuk Media Tanam Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus). Jurnal Biologi Indonesia. Vol 11 (2): 187-193
Susilo, H., R. Rikardo, dan Suyamto. 2017. Pemanfaatan Limbah Serbuk Gergaji sebagai Media Budidaya Jamur Tiram (Pleourotus ostreatus L.). Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. 2 (1):51-5
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Penulis yang menerbitkan Jurnal Pendidikan dan Pengembangan (JPPM) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike License 4.0 (Lisensi CC-BY-SA). Lisensi ini memungkinkan penulis untuk menggunakan semua artikel, kumpulan data, grafik, dan lampiran dalam aplikasi penambangan data, mesin pencari, situs web, blog, dan platform lain dengan memberikan referensi yang sesuai. Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan akan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat (JPPM).
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).

