A Study of Community Knowledge Level Regarding the Dagusibu Program for Antibiotic Medicines in Penfui Timur Village
DOI:
10.29303/jbt.v26i3.12885Published:
2026-07-30Downloads
Abstract
Antimicrobial resistance, treatment failure, and higher healthcare expenditures are all consequences of inappropriate antibiotic usage, which continues to be a significant public health concern. The goal of the DAGUSIBU (Get, Use, Store, and Dispose of Medicines Properly) campaign is to increase public awareness and encourage sensible medication management. This study described community knowledge regarding the DAGUSIBU program for antibiotic medicines among residents of Penfui Timur Village, Kupang Tengah District, Kupang Regency. A descriptive quantitative study was conducted from March to April 2026 involving 99 respondents selected using cluster sampling. Data were collected using a validated structured questionnaire and analyzed descriptively. Knowledge was classified into good, moderate, and poor categories based on predetermined scoring criteria. Overall knowledge of the DAGUSIBU program and antibiotic use was categorized as moderate, with scores of 66.67% and 69.56%, respectively. The highest score was found in obtaining medicines (74.75%), whereas the lowest was in disposing of medicines (57.37%). Most respondents had a moderate level of knowledge. Community knowledge regarding the DAGUSIBU program was generally moderate. The low score for medicine disposal highlights the need for targeted educational interventions to improve appropriate disposal practices and support rational antibiotic use.
Keywords:
Antibiotics Community DAGUSIBU Knowledge LevelReferences
Anggeraini, V. G., Sugiyono, & Larasati, N. (2024). Kajian tingkat pengetahuan DAGUSIBU antibiotik pada siswa farmasi SMK YPKK 1 Sleman. Journal of Pharmaceutical, 2(2), 60–70. https://doi.org/10.30989/jop.v2i2,%20Special%20Edition.1531
Anggraini, T., Sari, J., & Aulia, A. (2024). Overview of community knowledge about the DAGUSIBU of antibiotics. Indonesian Journal of Global Health Research, 6(4), 2213–2220. https://doi.org/10.37287/ijghr.v6i4.4303
Badan Pusat Statistik Kabupaten Kupang. (2025). Kecamatan Kupang Tengah dalam angka 2025. Badan Pusat Statistik Kabupaten Kupang.
Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur. (2025). Keadaan angkatan kerja Provinsi Nusa Tenggara Timur Agustus 2025. Badan Pusat Statistik.
Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur. (2026). Statistik pendidikan Provinsi Nusa Tenggara Timur 2025. Badan Pusat Statistik.
BPS Kabupaten Kupang. (2025). Kabupaten Kupang dalam angka 2025. Badan Pusat Statistik Kabupaten Kupang.
Buamona, E., Sahrianti, N., & Nasrullah. (2025). Level of knowledge of the Tamo community regarding DAGUSIBU medicine. Kieraha Medical Journal, 7(1), 124–131. https://doi.org/10.33387/kmj.v7i1.10539
Elly, S., Kurniawan, S. W., Berliana, S. F., & Bahagia, A. F. (2023). Analisis tingkat pengetahuan pasien mengenai DAGUSIBU obat antibiotik di Klinik Pratama Bahagia Jakarta Timur. Jurnal Pelayanan Kefarmasian, 10, 66–78.
Faizah, Z., & Yulianti, T. (2024). Hubungan pengetahuan dan praktik DAGUSIBU masyarakat Kelurahan Muktiharjo Kidul Kecamatan Pedurungan Kota Semarang. Usadha: Journal of Pharmacy, 3(3), 261–271. https://doi.org/10.23917/ujp.v3i3.408
Haris, R. N., Burhan, H. T., Masrida, W. O., M., N. F., & Ali, H. (2023). Gambaran tingkat pengetahuan dan perilaku masyarakat terhadap penggunaan antibiotik di Provinsi Sulawesi Tenggara. Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia, 9(1), 35–42. https://doi.org/10.35311/jmpi.v9i1.294
Hi, I., & Sene, A. (2024). Gambaran tingkat pengetahuan masyarakat tentang DAGUSIBU di Desa Salubomba Kecamatan Banawa Tengah Kabupaten Donggala. OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan, 2(1)- 246–254. https://doi.org/10.61132/obat.v2i1.791
Irawan, A., Sarniyati, & Friandi, R. (2022). Hubungan pengetahuan dengan sikap masyarakat terhadap penderita skizofrenia di wilayah kerja Puskesmas Kumun Tahun 2022. Prosiding, 1(2), 705–713. https://jurnal.stikesbethesda.ac.id/index.php/p/article/view/375
Kadariswantiningsih, I. N., Rampengan, D. D., Ramadhan, R. N., Idrisova, A., Idrisov, B., & Empitu, M. A. (2025). Antibiotic resistance in Indonesia: A systematic review and meta-analysis of extended-spectrum beta-lactamase-producing bacteria (2008–2024). Tropical Medicine & International Health, 30(4), 246–259. https://doi.org/10.1111/tmi.14090
Karminingtyas, S. R., A. R. E., & Sunnah, I. (2024). Tingkat pengetahuan penggunaan antibiotik pada siswa SMK PGRI I Salatiga. Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan, 6(1), 41–47. https://doi.org/10.35473/proheallth.v6i1.2630
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Cara cerdas gunakan obat: Buku panduan agent of change (AoC) Gema Cermat. Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Pedoman penggunaan antibiotik. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Lembaga survei pendahuluan. (2026). Data wawancara penggunaan dan pengelolaan obat di masyarakat Desa Penfui Timur.
Mahdiyah, D. F., Mayasari, D., & Kuncoro, H. (2021, December). Analisa Tingkat Pengetahuan dan Perilaku Masyarakat Terhadap Penggunaan Antibiotik di Kelurahan Dawi-Dawi, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara. In Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences (Vol. 14, pp. 366-374). https://doi.org/10.25026/mpc.v14i1.601
Mubarok, P. R. A., Nova, K. A. H. C., Erifiannisa, R. D., Qonyta, M., Kuswardahningrum, M. N., Fibriani, S., & Zahro, A. A. (2023). Pengetahuan dan tindakan penyimpanan obat pada keluarga di Kelurahan Mulyorejo. Jurnal Farmasi Komunitas, 10(2). https://doi.org/10.20473/jfk.v10i2.41869
Ramadhani, N. A., Putra, B., & Yasin, D. (2024). Studi pengetahuan masyarakat tentang penggunaan antibiotik di Desa Manakku Kecamatan Labakkang Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Makassar Pharmaceutical Science Journal, 2(2), 220–234.
Rizqullah, R., Andanalusia, M., & Elizar, L. J. A. (2026). Overview of knowledge and behavior of University of Mataram students regarding proper medication disposal. Jurnal Biologi Tropis, 26(2), 943–954. 0.29303/jbt.v26i2.12122
Rumi, A., Parumpu, F. A., & Wulandari, S. (2022). Tingkat pengetahuan mahasiswa kesehatan tentang DAGUSIBU obat di Universitas Tadulako Sulawesi Tengah. PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(1). https://doi.org/10.31004/prepotif.v6i1.3786
Sariasih, I. N., Aini, S. R., & Dini, N. M. A. R. (2021). Tingkat pengetahuan DAGUSIBU obat pada mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran Universitas Mataram Tahun 2020. Jurnal Kedokteran, 10(2), 429–434. https://doi.org/10.29303/jku.v10i2.553
Supranata, N. S., Wiyono, W. I., & Lebang, J. S. (2023). Tingkat pengetahuan masyarakat mengenai antibiotik dan penggunaannya di Kota Bitung. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(3), 2510–2520. https://doi.org/10.31004/jkt.v4i3.17563
Susilo, A. I., & Meinisasti, R. (2022). Analisa praktik swamedikasi di Kota Bengkulu. Journal Nurse Public Health, 10(2), 242–254. https://doi.org/10.37676/jnph.v10i2.3455
Umasyah, A. A. (2024). Gambaran tingkat pengetahuan pasien dengan penggunaan swamedikasi obat antibiotik di Apotek Faturrahman Kecamatan Wattang Pulu. Jurnal Farmasi Al-Ghafiqi, 1(1), 1–6.
Waluyatiningsih, N., Hartayu, T. S., Yuniarti, E., Capritasari, R., & A., F. (2024). Rasionalitas terapi menuju Indonesia sehat. UGM Press.
Wiryani, L. S. U., & Karminingtyas, S. R. (2022). Hubungan tingkat pengetahuan dan praktik DAGUSIBU obat pada pengunjung Apotek Indobat Pakerisan. Indonesian Journal of Pharmacy and Natural Product, 5(1), 76–81. https://doi.org/10.35473/ijpnp.v5i1.1595
License
Copyright (c) 2026 Concitha Katarina Neno Mabu, Tadeus Andreas Lada Regaletha, Nurul Fatmawati Pua Upa, Cahyani Purnasari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Jurnal Biologi Tropis is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
The copyright of the received article shall be assigned to the author as the owner of the paper. The intended copyright includes the right to publish the article in various forms (including reprints). The journal maintains the publishing rights to the published articles.
Authors are permitted to disseminate published articles by sharing the link/DOI of the article at the journal. Authors are allowed to use their articles for any legal purposes deemed necessary without written permission from the journal with an acknowledgment of initial publication to this journal.























