KONSORSIUM TUMBUHAN ANTI MOLUSKA UNTUK MENGENDALIKAN KEONG MAS HAMA TANAMAN PADI

Authors

Baiq Farista, Suripto, Erin Ryantin G. dan Kurniasih Sukenti

DOI:

10.29303/jbt.v13i1.75

Published:

2013-01-07

Downloads

Abstract

ABSTRAK
Penelitian ini diarahkan untuk mengembangkan pemberdayaan sejumlah jenis tumbuhan anti
moluska yang selektif fisiologis dan aplikasinya yang selektif ekologis untuk mengendalikan
keong mas hama tanaman padi. Data mortalitas keong mas diolah dengan menggunakan
program analisis probit untuk menentukan LC50. Hasil menunjukkan, bahwa preferesi keong
mas terhadap tanaman padi tidak dipengaruhi oleh variasi kultivar akan tetapi dipengaruhi
oleh umur tanaman padi. Tanaman padi 10 hari dan 20 hari lebih disukai oleh keong mas
daripada tanaman padi 60 hari. Keong mas berusia enam bulan mempunyai kecepatan makan
tanaman padi dua kali lipat dari keong mas berusia tiga bulan an empat kali lipat dari eong
mas berusia satu bulan. Keberadaan keong mas dan aplikasi molusisida di lapangan tidak
mempengaruhi keanekaragaman moluska di sawah padi. Sifat anti moluska terhadap keong
mas dari C. gigantea, C. rotundus, P. angulata dan S. grandiflora ditunjukkan terutama oleh
fraksi ekstrak non-polar, dengan LC50 berturut-turut adalah 29,19 ppm, 18,84 ppm, 22,17 ppm
dan 546,53 ppp, sedangkan sifat anti muluska dari S. sesban terutama ditunjukkan oleh
fraksi ekstrak polar, dengan LC50 164,55 ppm. Golongan senyawa yang terutama aktif anti
moluska dari C. gigantea, C. rotundus, P. angulata, S. grandiflora dan S. sesban berturutturut
adalah alkaloid, steroid, asam fenolat, dan saponin.

Downloads

Download data is not yet available.

How to Cite

dan Kurniasih Sukenti, B. F. S. E. R. G. (2013). KONSORSIUM TUMBUHAN ANTI MOLUSKA UNTUK MENGENDALIKAN KEONG MAS HAMA TANAMAN PADI. Jurnal Biologi Tropis, 13(1). https://doi.org/10.29303/jbt.v13i1.75