PENERAPAN PENILAIAN PROSES DAN HASIL BELAJAR BERBASIS KURIKULUM 2013 BAGI GURU SEKOLAH DASAR NEGERI GUGUS 5 KOTA MADYA MATARAM 2018/2019
DOI:
10.29303/jppm.v2i2.1093Published:
2019-03-27Downloads
Abstract
Pengabdian kepada masyarakat adalah program tahunan Universitas Mataram yang merupakan salah satu bagian dari Tri Darma Perguruan Tinggi. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keketerampilan peserta (guru SD) dalam penerapan penilaian proses dan hasil belajar berbasis Kurikulum 2013 di Sekolah Dasar. Untuk mencapai tujuan tersebut, tim pengabdian kepada masyarakat menyusun rencana kegiatan sebagai berikut: 1) Menjelaskan konsep dasar penilaian proses dan hasil belajar; 2) Mendeskripsikan hubungan antara penilaian, pembelajaran, dan kurikulum; 3) Mendiskusikan kedudukan, fungsi, dan sasaran penilaian; 4) Menjelaskan syarat-syarat penilaian; 5) Memaparkan system penilaian kelas yang berbasis penilaian otentik; dan 6) Diskusi dan praktek berbagai teknik penilaian otentik yang relevan dengan penilaian proses dan hasil belajar berbasi K-13. Dengan cara ini semua rangkaian kegiatan penyuluhan dapat terlaksana secara optimal. Hasil yang dicapai adalah secara umum penguasaan pengetahuan dan keterampilan guru peserta penyuluhan dalam penerapan penilaian proses dan hasil belajar berbasis K-13 telah mengalami peningkatan. Dilihat dari peningkatan secara individual, hasil posttest menunjukkan bahwa pemahaman dan keketerampilan peserta dalam penerapan penilaian proses dan hasil belajar berbasis Kurikulum 2013 di Sekolah Dasar adalah 4 orang guru (20 %) peserta tergolong baik, dan 16 orang guru (80 %) peserta telah mencapai kategori sangat baik. Hasil analisis data dengan menggunakan uji beda (t-test) dengan taraf signifikan 5% dengn dk = N-1 = 20-1 diperoleh harga t hitung sebesar 6.1389 dan harga t table sebesar 2.093 (6.1389 > 2.093). Jadi, dapat disipulkan bahwa terdapat peningkatan secara signifikan penguasaan pengetahuan dan keterampilan peserta penyuluhan dalam penerapan penilaian proses dan hasil belajar berbasis K-13 bagiÃÂ guru sekolah dasar negeri gugus 5 Kota Madya Mataram 2018/2019.References
Balitbang Depdiknas, 2006, Panduan Penilaian Berbasis Kelas, Jakarta: Depdiknas.
Depdiknas, 2006, Model Penilaian Kelas, Jakarta: Pusat Kurikulum Balitbang Depdiknas.
Endang Poerwanti, et al., 2008, Asesmen Pembelajaran SD, Bahan Ajar Cetak, Jakarta: Dirjendikti Depdiknas.
Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, 2015, Permendikbud RI No. 146 Tahun 2014 Tentang Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini, Pedoman Penilaian, Salinan Lampiran V, Jakarta: Biro Hukum dan Organisasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, 2015, Panduan Penilaian Untuk Sekolah Dasar (SD), Jakarta: Dirjen Dikdasmen Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar.
Lapono, Nabisi, 2008, Pelaksanaan Penilaian Proses dan Hasil Belajar dan Pembelajaran Sesuai dengan Prinsip dan Langkah Penilaian Pembelajaran, Bahan Ajar Cetak, Jakarta: Dirjendikti Depdiknas.
License
Penulis yang menerbitkan Jurnal Pendidikan dan Pengembangan (JPPM) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike License 4.0 (Lisensi CC-BY-SA). Lisensi ini memungkinkan penulis untuk menggunakan semua artikel, kumpulan data, grafik, dan lampiran dalam aplikasi penambangan data, mesin pencari, situs web, blog, dan platform lain dengan memberikan referensi yang sesuai. Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan akan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat (JPPM).
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).

