PENGENALAN SEKOLAH SEHAT MELALUI STORYTELLING DALAM KEGIATAN MENANAM TUMBUHAN HIJAU BAGI PESERTA DIDIK DI TK KRISTEN 1 SATYA WACANA SALATIGA
DOI:
10.29303/jppm.v3i1.1736Published:
2020-03-02Downloads
Abstract
Salah satu kebutuhan dalam dunia pendidikan dalam upaya peningkatan kualitas layanan pendidikan adalah sarana dan prasarana. Salah satu bentuk prasarana pendukung proses pendidikan yaitu adanya lingkunyan sekolah yang sehat dengan adanya tumbuhan hijau, area bermain yang aman dan bersih dan sanitasi yang baik. Pada kegiaatan pengabdian masyarakat ini, jenjang yang dipilih sebagai objek pelaksanaan kegiatan yaitu Pendidikan Ana Usia Dini (PAUD) secara khusus anak dengan rentang usia 5-6 tahun. TK Kristen 1 Satya Wacana Salatiga dipilih sebagai objek pelaksanaan kegiatan dengan maksud meningkatkan kesadaran warga sekolah terhadap pentingnya sekolah sehat bagi anak-anak dan memberikan kontrubusi positif terkait pengadaan tumbuhan-tumbuhan hijau dan perlengkapan adiwiyata bagi sekolah tersebut. Berdasarkan karakteristik peserta kegiatan yan sebagian besar adalah anak-anak, maka kegiatan pengabdian masyarakat kali ini dikemas dalam bentuk praktik menanan tumbuhan yang dibawakan dengan metode storytelling. Metode ini mudah diterima oleh anak rentang usia tersebut dan diyakini dapat menjadi cara efektif untuk menyampaikan pesan kepada peserta didik dalam kegiatan pengabdian masyarakat kali ini. Segala yang telah dirancang dan dilaksanakan, pada akhirnya metode storytelling dalam kegaitan ini dapat memberikan kontribusi terbaik dalam upaya mendukung program pemerintah kota terkait sekolah sehat bagi generasi yang sehat.References
Abidin, O. 2018. Lingkungan Go Green dalam Meningkatkan Karakter Siswa Sekolah Dasar untuk Membentuk Karakter Siswa Kreatif dalam Pemanfatan Lingkungan. Sidoarjo: Universitas Muhammadyah Sidoarjo.
Asmani, J.M. 2013. Buku Panduan Internalisasi Pendidikan Karakter di Sekolah. Jogjakarta: DIVA Press.
Lestari, P.R.P. 2018. Meningkatkan Kepedulian terhadap Sesama, Menghargai Keberagaman, dan Berjuang Demi Terpeliharanya Lingkungan Hidup. Disampaikan pada Seminar dan Sharing Sekolah Adiwiyata yang diikuti oleh 71 Kepala Sekolah Straasmanida.
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 146 Tahun 2014 Tentang Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini.
License
Penulis yang menerbitkan Jurnal Pendidikan dan Pengembangan (JPPM) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike License 4.0 (Lisensi CC-BY-SA). Lisensi ini memungkinkan penulis untuk menggunakan semua artikel, kumpulan data, grafik, dan lampiran dalam aplikasi penambangan data, mesin pencari, situs web, blog, dan platform lain dengan memberikan referensi yang sesuai. Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan akan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat (JPPM).
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).

