The Relationship Between Formula Feeding and Incidence of Diarrhea Among Infants Ages 0-6 Months at Sikumana Public Health Center, Kupang City
Authors
Irenne Sovia Lestari Suban , Anita Lidesna Shinta Amat , Nimas Prita Rahajeningtyas Kusuma Wardani , Rahel Rara WodaDOI:
10.29303/jbt.v25i4a.10989Published:
2025-12-23Issue:
Vol. 25 No. 4a (2025): Special IssueKeywords:
Cross-sectional, Diarrhea, Formula feeding, Infants, Sikumana health centerArticles
Downloads
How to Cite
Downloads
Metrics
Abstract
Diarrhea remains one of the leading causes of morbidity and mortality among infants in Indonesia. Formula feeding is often associated with diarrhea, especially among infants under six months of age. Based on 2024 data from the Kupang City Health Office, Sikumana Public Health Center ranked second in diarrhea cases among children under five, with 1,376 reported cases. This study employed an analytical observational design with a cross-sectional approach. The population included all infants aged 0–6 months residing in the Sikumana Public Health Center area. A total of 120 infants were selected using a consecutive sampling technique according to inclusion and exclusion criteria. Data were collected through structured questionnaires administered to parents and verified with information from the Maternal and Child Health (KIA) book. Data were analyzed using the Chi-square test with a significance level of p<0.05. Among the 120 respondents, 21 infants (17.5%) received formula, while 99 infants (82.5%) did not receive formula. A total of 45 infants (37.5%) experienced diarrhea, and 75 infants (62.5%) did not. Data analysis indicated no meaningful connection between formula feeding and the occurrence of diarrhea (p = 0.352). There was no significant association between formula feeding and the rates of diarrhea in infants aged 0–6 months at the Sikumana Public Health Center located in Kupang City.
References
Aisyah FNS. (2023). Hubungan pemberian susu formula dengan kejadian diare pada bayi usia 0–6 bulan [Skripsi]. Palembang: Universitas Muhammadiyah Palembang.
Anggraini, B. D., Yunus, P., & Suryaningsih, R. (2024). Hubungan Pemberian Susu Formula dengan Kejadian Diare pada Bayi 0-6 Bulan. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 7(3), 688-695. 10.56338/mppki.v7i3.4705
Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Survei Kesehatan Indonesia dalam Angka 2023. Jakarta: Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan; 2023.
Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2009). Pedoman pelaksanaan survei demografi dan kesehatan Indonesia. Jakarta: Depkes RI.
Dinas Kesehatan Kota Kupang. (2024). Bayi Baru Lahir Mendapat IMD dan Pemberian ASI Eksklusif Pada Bayi <6 Bulan Menurut Kecamatan dan Puskesmas Kabupaten / Kota Kupang. Kupang: Dinas Kesehatan Kota Kupang.
Dinas Kesehatan Kota Kupang. (2024). Kasus diare yang dilayani menurut jenis kelamin, kecamatan, dan puskesmas Kabupaten/Kota Kupang tahun 2024. Kupang: Dinas Kesehatan Kota Kupang.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Buku Saku Pencegahan dan Tata Laksana Gizi Buruk pada Balita di Layanan Rawat Jalan Bagi Tenaga Kesehatan. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil Kesehatan Indonesia 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Khasanah, N. A., & Sulistyawati, W. (2018). Hubungan Pemberian Susu Formula dengan Kejadian Diare pada Bayi Usia 0–6 Bulan di Desa Gayaman Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto. Journal for Quality in Women's Health, 1(2), 1-6. 10.30994/jqwh.v1i2.9
Kurniawati, D. (2021). Hubungan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Tatanan Rumah Tangga Dengan Kejadian Diare Studi Analitik Observasional Pada Ibu Rumah Tangga di Wilayah Kerja Puskesmas Undaan Kudus Periode Januari–Maret 2018 (Doctoral dissertation, Universitas Islam Sultan Agung).
Lemeshow S, Hosmer DW, Klar J, Lwanga SK. (1990). Adequacy of sample size in health studies. Geneva: World Health Organization.
Magang, Y. R., Wulandari, R. D., & Soekanto, A. (2023). Hubungan Pemberian Asi/Dan Atau Susu Formula Dengan Kejadian Diare Pada Bayi Usia 0–12 Bulan Di Puskesmas Batuputih Kecamatan Batuputih Di Kabupaten Timor Tengah Selatan Provinsi Nusa Tenggara Timur (Doctoral dissertation, Wijaya Kusuma Surabaya University).
Notoatmodjo S. (2012). Metodologi penelitian kesehatan (edisi revisi). Jakarta: Rineka Cipta.
Suherna, C., Febry, F., & Mutahar, R. (2010). Hubungan antara Pemberian Susu Formula dengan Kejadian Diare pada Anak Usia 0-24 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Balai Agung Sekayu. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 1(1). https://ejournal.fkm.unsri.ac.id/index.php/jikm/article/view/26
Ugboko, H. U., Nwinyi, O. C., Oranusi, S. U., & Fagbeminiyi, F. F. (2021). Risk factors of diarrhoea among children under five years in Southwest Nigeria. International Journal of Microbiology, 2021(1), 8868543. 10.1155/2021/5573489.
Watung, G. (2022). Kejadian Diare Bayi 1− 12 Bulan dari Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Ibu. Jurnal Sains Dan Kesehatan, 1(2), 52-56. https://doi.org/10.57151/jsika.v1i2.44
Wihatyani, K., Samino, S., Isnaini, N., & Ermasari, A. (2025). Analysis Of Maternal Knowledge And Attitudes Towards The Completeness Of Rotavirus Immunization In 5-Month-Old Children. JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati), 11(4), 284-290. 10.33024. https://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/kebidanan/article/view/16515
World Health Organization. (2023). Infant and young child feeding. Geneva: World Health Organization.
World Health Organization. (2024). Diarrhoeal disease. Geneva: World Health Organization.
Fitria, D., & Advinda, L. (2025). Pengaruh Lama Penyimpanan Pada Lemari Es Terhadap Jumlah Bakteri Susu Sgm Sebagai Sumber Nutrisi Anak. Jurnal Biogenerasi, 10(2), 1309-1316. https://doi.org/10.30605/biogenerasi.v10i2.5767
Rahayuningrum, D. C., & Nur, S. A. (2021). Hubungan status gizi dan status imunisasi dengan kejadian infeksi saluran pernafasan akut pada balita kota padang. Jurnal Kesehatan Mesencephalon, 7(1).
Khotimah, K., Satillah, S. A., Fitriani, V., Miranti, M., Maulida, M., Hasmalena, H., ... & Zulaiha, D. (2024). Analisis manfaat pemberian ASI eksklusif bagi ibu menyusui dan perkembangan anak. PAUDIA: Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini, 254-266. https://doi.org/10.26877/paudia.v13i2.505
Webb, C., & Cabada, M. M. (2018). A review on prevention interventions to decrease diarrheal diseases’ burden in children. Current Tropical Medicine Reports, 5(1), 31-40. https://researchexperts.utmb.edu/en/publications/a-review-on-prevention-interventions-to-decrease-diarrheal-diseas/
Maydinar, D. D., Ratiyun, R. S., & Sintia, L. (2024). Pola makan dengan produksi asi pada ibu menyusui di wilayah kerja puskesmas kota baru kab. lebong. Journal of Nursing and Public Health, 12(2), 505-512. https://yapindo-cdn.b-cdn.net/article/65982/1733111222900.pdf
Andriansyah, A., & Fatah, M. Z. (2022). Analisis Ekologi: Faktor–faktor yang Mempengaruhi Diare pada Balita. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 12(3), 491-500. https://journal2.stikeskendal.ac.id/index.php/PSKM/article/view/197
Syurandari, D. H. (2020). Hubungan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Masyarakat dengan Kejadian Diare. Hospital Majapahit: Jurnal Ilmiah Kesehatan Politeknik Kesehatan Mojokerto, 12(1), 48-60. https://doi.org/10.55316/hm.v12i1.496
Syahdan, S., & Kurniasari, L. (2019). Kejadian Diare Tiga Bulan Terakhir Dengan Status Pengetahuan, Sikap Ibu Dan Riwayat Asi Ekslusif. Promotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(1), 114-121. https://doi.org/10.56338/pjkm.v9i1.588
License
Copyright (c) 2025 Irenne Sovia Lestari Suban, Anita Lidesna Shinta Amat, Nimas Prita Rahajeningtyas Kusuma Wardani, Rahel Rara Woda

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Jurnal Biologi Tropis is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
The copyright of the received article shall be assigned to the author as the owner of the paper. The intended copyright includes the right to publish the article in various forms (including reprints). The journal maintains the publishing rights to the published articles.
Authors are permitted to disseminate published articles by sharing the link/DOI of the article at the journal. Authors are allowed to use their articles for any legal purposes deemed necessary without written permission from the journal with an acknowledgment of initial publication to this journal.
























