PARIWISATA BERBASIS BUDAYA DAN PENDIDIKAN KARAKTER SISWA DI KAWASAN KUTA MANDALIKA
DOI:
10.29303/jppm.v4i2.2752Published:
2021-06-01Downloads
Abstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diberi judul ââ¬ÅPariwisata Berbasis Budaya dan Pendidikan Karakterââ¬Â. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh semakinàprogresnya Pembangunan Kawasan Kuta Mandalika yang dijadikan distinasi wisata yang sangat popular di Indonesia. Kontaknya dengan berbagai kebudayaan luar, hal ini dikhawatirkan anak-anak melakukan imitasi dan identifikasi terhadap kebudayaan luar yang membahayakan keberadaan nilai, norma sosial-budaya asli sebagai lokal wisdom. Kegiatan ini dilakukanàmelalui jalur pendidikan formal berupa pembelajaran model pendidikan Pariwisata budaya dan pendidikan karakter sisiwa. Pendekatan yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat adalah penyuluhan, simulasi dan metode penyelesaian masalah. Simulasi dan Penyuluhan digunakan untuk menyampaikan konsep-konsep pariwisata berbasis budaya dan Nila-nilai Budaya yang terkadung di dalamnya dan apa nilai pendidikan karakter. Sementara metotode penyelesaian masalah dilakukan agar siswa peka terhadap masalah kebudayaan dan nilai pendidikan karakter sehingga siswa sadar dan bangga terhadap kebudayaan sendiri dan berusaha mencegahàdampak negativeàdari kebudayaan yang datang dari luar.References
Lickona, Thomas. (1991). Educating for Character: How Our School Can Teach Respect and Resposibility. Bantam Books: New York
Lickona, Thomas. (2014). Pendidikan Karakter (terj). Bandung: Nusa media.
Omeri, N. (2015). Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Dunia Pendidikan. Jurnal: Manajer Pendidikan. 9(3), 464-468
Sugiyarto, R. & Jihan A. (2018). Pengembangan Pariwisata Berbasis Budaya dan Kearifan Lokal. Jurnal Administrasi Bisnis. 7(1), 45-52.
Suryadana, L.M. (2013). Sosiologi Pariwisata. Bandung: Humaniora
Wibowo, A. & Gunawan. (2015). Pendidikan karakter Berbasis Kearifan Lokal di Sekolah. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Wikipedia. (2020). Pariwisata berbasis Budaya. https://id.wikipedia.org/wiki/Pariwisata_berbasis_budaya. Diakses pada tanggal 12-Juni 2020.
License
Penulis yang menerbitkan Jurnal Pendidikan dan Pengembangan (JPPM) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike License 4.0 (Lisensi CC-BY-SA). Lisensi ini memungkinkan penulis untuk menggunakan semua artikel, kumpulan data, grafik, dan lampiran dalam aplikasi penambangan data, mesin pencari, situs web, blog, dan platform lain dengan memberikan referensi yang sesuai. Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan akan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat (JPPM).
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).

