IMPLEMENTASI STANDAR PROSES PADA PEMBUATAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN BAGI PARA GURU DI GUGUS III CAKRANEGARA
DOI:
10.29303/jppm.v1i1.483Published:
2018-02-28Downloads
Abstract
Perencanaan pembelajaran merupakan bagian penting dalam pelaksanaan pendidikan di Sekolah. Melalui perencanaan pembelajarn yang baik, guru akan lebih mudah dalam melaksanakan pembelajaran dan siswa akan lebih mudah terbantu dan mudah dalam belajar. Perencanaan pembelajaran dikembangkan sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik siswa, sekolah, matapelajaran. Standar proses dalam penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran tidak pernah mendapat perhatian oleh karena itu perlu menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran dengan memperhatikan standar proses.References
AECT, 1986. Instructional Technology; the definition and Domains of The Field. Terjemahan.
Yusuf hadi, dkk. Jakarta: IPTPI dan LPTK
Anderson, Le.W dan Kreathwohl, D.R (2001). A taxonomi For Learning Teaching, And Asssessing: A Revision of Bloom,s Taxonomy of Education Objective, New York, Longman
Bruner,J. (1996). The Culture of Education. Cambridge, MA : Harvard University Press
Calabrese Barton,A (1998) Reframing ââ¬ÅScience for allââ¬Â Though the
politics poverty. Education Policy, 12, 525-541
Depdiknas. 2008. Perangkat Pembelajaran . Jakarta: DitJenManPenDasMen.
Harding, S.(1998). Is Science Multiculture? Postcolnialisms, Feminisms, and sEpistemologies, Blooming : Indiana University Press
Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005
Permendiknas No. 41 Tahun 2007
Soedijarto. 1993. Memantapkan Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta : Grasindo
Sutanto. 2010. Tantangan Guru Abad Ke-21. Online.
License
Penulis yang menerbitkan Jurnal Pendidikan dan Pengembangan (JPPM) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike License 4.0 (Lisensi CC-BY-SA). Lisensi ini memungkinkan penulis untuk menggunakan semua artikel, kumpulan data, grafik, dan lampiran dalam aplikasi penambangan data, mesin pencari, situs web, blog, dan platform lain dengan memberikan referensi yang sesuai. Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan akan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat (JPPM).
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).

