EFEKTIVITAS PENERAPAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA TERPADU DENGAN PENDEKATAN KONSTRUKTIVIS UNTUK PEMBENTUKAN KONSEP PESERTA DIDIK DI SMP NEGERI 1 MATARAM

Authors

  • Nyoman Sridana
  • Harry Soeprianto
  • Ketut Sarjana
  • Amrullah Amrullah

DOI:

https://doi.org/10.29303/jppm.v1i1.512

Abstract

Hasil belajar matematika peserta didik di SMP masih rendah akibat kurangnya pemahaman terhadap suatu konsep matematika. Pemahaman konsep matematika menuntut peserta didik mengerti tentang definisi, pengertian, cara pemecahan masalah maupun pengoperasian matematika secara benar sehingga peserta didik tidak hanya dapat menjawab soal-soal rutin dan prosedural saja, akan tetapi dapat mengaplikasikan pengetahuan matematikanya untuk menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari. Konsep materi Bangun Ruang Sisi Datar (BRSD) diberikan dijenjang SMP kelas VIII, meliputi kubus, balok, prisma, dan limas. àMemahami konsep materi BRSD cukup sulit bagi peserta didik, seperti yang terungkap dari hasil survei Programme for International Student Assessment (PISA) 2000/2001 bahwa peserta didik lemah dalam geometri, khususnya dalam pemahaman ruang dan bentuk. Dalam pembelajaran matematika berdasarkan pendekatan konstruktivisme, guru berperan sebagai fasilitator membimbing dan mengarahkan peserta didik membangun konsep/prinsip matematika secara mandiri dengan terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran. Studi empiris, perangkat pembelajaran yang dibuat guru untuk memfasilitasi peserta didik dalam membangun pengetahuannya sendiri belum terpadu. Identifikasi keterpaduan antara Rencana Program Pembelajaran( RPP),à Lembar Kerja Pesetra Didik( LKPD), dan Sumber Pembelajaran seperti Buku Peserta Didik(BKD) belum dicermati oleh para guru. Penggunaan perangkat pembelajaran yang terpadu dan konstruktivis diharapkan akan menghasilkan pembelajaran yang lebih efektif.

References

Departemen Pendidikan Nasional. 2004. Materi pelatihan terintegrasi. Pengelolaan Pembelajaran Matematika. Jakarta: Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah, Depdiknas.

_____.2006. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 Tentang standar Isi. Jakarta: Depdiknas.

Kilpatrick, J., Swafford, J., & Findell, B. 2001. Adding It Up: Helping Children Learn Mathematics. Washington, DC: National Academy Press.

Loucks-Horsley, S., et al. 1990. Elementary School Science for the ââ¬â¢90ââ¬â¢s. Andover, MA: Network.

Pribadi, R.B.A. 2014. ââ¬ÅImplementasi Pendekatan Konstruktivistik dalam Pengembangan Sistem Pendidikan Jarak Jauh (SPJJ)ââ¬Â. Disertasi. Program Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta.

Sholikhakh, R.A., Rismono, & Waluya, S.B. 2012. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Beracuan Kontruktivisme dalam Kemasan CD Interaktif Kelas VIII Materi Geometri dan Pengukuran. Unnes Scientific Journal, 1(1), 13-19.

Suparno, P. 2001. Filsafat Konstruktivisme dalam Pendidikan (6thed.). Jakarta: Kanisius.

Thiagarajan, S., Semmel, D.S., & Semmel, M.I. 1974. Instructional development for training teachers of exceptional children: a sourcebook. Bloomington: Indiana University.

Downloads

Published

2018-02-28

How to Cite

Sridana, N., Soeprianto, H., Sarjana, K., & Amrullah, A. (2018). EFEKTIVITAS PENERAPAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA TERPADU DENGAN PENDEKATAN KONSTRUKTIVIS UNTUK PEMBENTUKAN KONSEP PESERTA DIDIK DI SMP NEGERI 1 MATARAM. Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat, 1(1). https://doi.org/10.29303/jppm.v1i1.512

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>