DISEMINASI INNOVATED PRAGMATICS-BASED LISTENING FOR THE TOEFL
DOI:
https://doi.org/10.29303/jppm.v5i3.4046Keywords:
kemahiran, TOEFL, listening, teknologi, pragmatics-basedAbstract
Salah satu indikator kemahiran bahasa Inggris ialah skor TOEFL. Skor TOEFL mahasiswa S1 dan S2 Bahasa Inggris, guru bahasa Inggris, dan sebagian dosen bahasa Inggris rendah. Kondisi ini dipicu oleh keterbatasan kompetensi berbahasa Inggris dan buku yang kurang inovatif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan melakukan diseminasi Innovated Pragmatic-based Listening for the TOEFL. Kegiatan dilakukan melalui sosialisasi/diseminasi dan diskusi tentang buku Pragmatics-based Listening for the TOEFL. Khalayak sasarannya ialah guru-guru bahasa Inggris sekolah menengah Kabupaten Lombok Timur. Kegiatan pengabdian ini telah dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 6 Agustus 2022 di SMK Tunas Bangsa di Sakra Lombok Timur. Khalayak sasaran sangat antusias dan berjanji untuk menggunakan Innovated Pragmatics-based Listening for the TOEFL. Kegiatan pengabdian kemitraan ini menghasilkan: a) Pemahaman dan wawasan yang lebih luas mengenai apa dan bagaimana menggunakan buku Innovated Pragmatics-based Listening for the TOEFL. b) Artikel yang dipublikasikan dalam jurnal Pengabdian kepada Masyarakat.
References
Arifuddin & Sujana, I.M. (2004). Kecakapan berbahasan Inggris mahasiswa senior prorgram jurusan bahasa Inggris LPTK di NTB. Jurnal Penelitian Universitas Mataram, Februari 2004.
Arifuddin & Susanto. (2012). Gender-based failure to infer implicatures from TOEFL-like listening.”International Journal of Learning and Development 2.6, 62-72.
Arifuddin. (2013). Inferring implicatures from short conversations in TOEFL-like: Gender-specific and rankings of causes of failure. Unpublished Doctor Dissertation. Surabaya: Universitas Negeri Surabaya.
Arifuddin. (2018). Skor TOEFL Mahasiswa Magister Pendidikan Bahasa Inggris Unram. Rekapitulasi hasil Tes TOEFL tes Masuk dan Tes Hasil Kursus Program Pascasarjana Universitas Mataram. Mataram: Program Magister Pendidikan Bahasa Inggris.
Barati, L., & R. Biria. (2011). The impact of first language intonational clue selection on second language comprehension. Open Journal of Modern Linguistics 1.2, 33-38.
Cocco, R., & F. Ervas. (2012). Gender stereotypes and figurative language comprehension. Hummana Mente Journal of Philosophical Studies 22, 43-56.
Farashaiyan, A., & Tan, K. H. (2012). On the relationship between pragmatic knowledge and language proficiency among Iranian male and female undergraduate EFL learners. 3L, Language, Linguistics, Literature, 18(1).
Goh, C. (1999). How much do learners know about the factors that influence their listening comprehension?. Hong Kong Journal of Applied Linguistics, 4(1), 17-42.
Nadig, A. (2013). Listening Comprehension. Encyclopedia of autism spectrum disorders, 1743-1743.
Saukah, A. (2000). The English proficiency of the academics of the teacher training and education institutions. Jurnal Ilmu Pendidikan, 7(1), 67-76.
Sujana, I.M., Syahrial, E., & Fitriana, E. (2003). Profisiensi bahasa Inggris mahasiswa S1 bahasa Inggris FKIP Universitas Mataram dalam Test of English as a Foreign Language (TOEFL). Jurnal Penelitian Universitas Mataram, 2(3), 14-26.
Yates, L. (2010). Pragmatic challenges for second language learners. In Trosborg A (ed.). Pragmatics across languages and cultures (pp. 287-308). Berlin/New York: Walter de Gruyter GmbH & Co. KG.
Zafarian, S. E., & Nemati, A. (2016). The effect of learners' autonomy on EFL learners reading comprehension. Journal of Administrative Management, Education and Training, 12(3), 526-533.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Arifuddin Arifuddin, L. Nurtaat, Amrullah, Udin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan Jurnal Pendidikan dan Pengembangan (JPPM) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike License 4.0 (Lisensi CC-BY-SA). Lisensi ini memungkinkan penulis untuk menggunakan semua artikel, kumpulan data, grafik, dan lampiran dalam aplikasi penambangan data, mesin pencari, situs web, blog, dan platform lain dengan memberikan referensi yang sesuai. Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan akan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat (JPPM).
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).

