SOSIALISASI SELUK-BELUK PLAGIARISME KEPADA GURU-GURU YANG BERSTATUS MAHASISWA MAGISTER BAHASA INGGRIS UNRAM
DOI:
https://doi.org/10.29303/jppm.v5i1.3399Keywords:
kekayaan intelektual, plagiarisme, publikasi, etika akademikAbstract
Indonesia pernah tercatat sebagai salah satu negara yang melanggar hak kekayaan intelektual yang parah tinggi di dunia. Tahun 2010 berdasarkan survei yang dilakukan oleh Political and Economic Risk Consultancy (PERC), Indonesia adalah pelanggar hak atas kekayaan intelektual terburuk di Asia, berada pada angka 8,5 dari angka maksimum 10 untuk kawasan Asia. Dalam ujian proposal atau ujian tesis di magister Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas Mataram pun sering ditemukan indikasi plagiarisme. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan melalui sosialisasi, evaluasi dan pendampingan lanjutan. Khalayak strategis kegiatan ini ialah guru-guru Bahasa Inggris di Lombok yang berstatus mahasiswa Magister Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas Mataram. Mitra dan sekaligus coordinator ialah Kepala SMK Taruna Bangsa Sakra Barat dan Mewakili Dinas Dikbud Lombok Timur. Kegiatan ini menghasilkan luaran: 1) Pemahaman dan wawasan yang lebih luas mengenai apa, bagaimana, dampak, dan solusi bagi praktek plagiarisme, 2) Artikel hasil pengabdian kepada masyarakat yang akan dipublikasikan pada JPPM FKIP Universitas Mataram ber-ISSN atau jurnal lain dan dikumpulkan paling lambat 1 tahun setelah kontrak berakhir. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini berjalan dengan sangat lancar dan mendapat respon yang sangat tinggi dari khalayak sasaran, walau dilaksanakan secara hybrid. Ada keinginan yang kuat dari peserta untuk terus melanjutkan kegiatan, termasuk belajar Turnitin.
References
Amran. (2014). Plagiat di perguruan tinggi di Indonesia: Perspektif Islam. Skripsi yang Tidak Dipublikasikan. Yogyakarta: Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga.
Budoyo, S., Galang, T., Timur, W., Haryono. (2018). Analisis terhadap pengaturan plagiasi di Indonesia. Jurnal Meta Yuridis, 1(2), 10-22.
Devlin, M. (2006). Policy, preparation, and prevention: Proactive minimization of student plagiarism. Journal of Higher Education Policy and Management, 28(1), 45-58.
Edmonds, K. (2006). Off with their heads! Copyright infringement in the Canadian online higher educational environment. Canadian Journal of Learning and Technology, 32(2).
McCabe, D., & Stephens, J. (2006). “Epidemic” as opportunity: Internet plagiarism as a lever for cultural change. Teachers College Record, November 30, [online]. Retrieved December 2, 2006 from cyber.law.harvard.edu/ptc/Statement_on_Plagiarism
Panjaitan, H. 2017. Sanksi pidana plagiarisme dalam hukum positif di Indonesia. Jurnal Hukum Tô-Râ, 3(2), 551-558.
Priyono, Arifuddin, A., Djuhaeni, E. (2016). Kemampuan paraphrase guru bahasa Inggris jalur skripsi dan jalur non-skripsi. Laporan Penelitian Yang Tidak Dipublikasikan. Mataram: LPPM Universitas Mataram.
Robert, P., Dellavalle, M.D., Marcus, A., & Jeffrey, I. (2007). Frequently asked questions regarding self-plagiarism: How to avoid recycling fraud. J Am Acad Dermatol, 57(3), 527.
Roig, M. (2010). Plagiarism and self-plagiarism: What every author should know. Biochemia Medica, 20(3):295-300.
Roig, M. (2010). Plagiarism and self-plagiarism: What every author should know. Biochemia Medica, 20(3):295-300.
Ryan, G., Bonan,No H., Krass, I., Scouller, K,. Smith, L. (2009). Undergraduate and postgraduate pharmacy students’ perceptions of plagiarism and academic honesty. Am J Pharm Educ, 73, 105.
Schultz, D.M., Rauber, R.M., Heideman, K.F. (2015). Editorial policy on plagiarism and self-plagiarism. Journal of Applied Meteorology and Climatology, Volume 54.
Sukaesih. (2018). Permasalahan plagiarisme dalam penelitian kualitatif di Indonesia. Jurnal Politikom Indonesiana, 3(1), 201-218.
Šupak-Smolčić*, V., & Bilić-Zulle, L. (2013). How do we handle self-plagiarism in submitted manuscripts? Biochemia Medica, 23(2), 150–153.
Wager, E., Fiack, S., Graf, C., Robinson, A., & Rowlands, I. (2009). Science journal editors’ views on publication ethics: results of an international survey. Journal of medical ethics, 35(6), 348-353.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Arifuddin Arifuddin, Arafiq Arafiq, Eka Fitriana, Udin Udin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan Jurnal Pendidikan dan Pengembangan (JPPM) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike License 4.0 (Lisensi CC-BY-SA). Lisensi ini memungkinkan penulis untuk menggunakan semua artikel, kumpulan data, grafik, dan lampiran dalam aplikasi penambangan data, mesin pencari, situs web, blog, dan platform lain dengan memberikan referensi yang sesuai. Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan akan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat (JPPM).
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).

