PELATIHAN PENYUSUNAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERDASARKAN PERMENDIKBUD NOMOR 22 TAHUN 2016 DI PONDOK PESANTREN AL AZIZIAH GUNUNGSARI
DOI:
10.29303/jppm.v1i1.510Published:
2017-02-28Downloads
Abstract
Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk: 1) meningkatkan pemahaman pendidik tentang isi permendikbud nomor 22 tahun 2016; 2) meningkatkan keterampilan pendidik dalam menyusun perangkat pembelajaran berdasarkan permendikbud nomor 22 tahun 2016. 3) meningkat keterampilan pendidik dalam mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis pendekatan saintifik Metode yang digunakan adalah metode ceramah, diskusi, dan latihan menyusun perencanaan proses pembelajaran yang merujuk pada permendikbud nomo 22 tahun 2016 dan berbasis pendekatan saintifik. Hasil yang dicapai melalui pengabdian ini adalah para pendidik MTs di Pondok Pesantren Al Aziziah yang terlibat dalam kegiatan pengabdian ini dapat mengembangkan perangkat pembelajaran sesuai dengan permendikbud nomor 22 yang berorietasi pada pendekatan ÃÂ saintifik.References
BSNP. 2013. Kurikulum 2013 Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
Ibrahim, M. 2002. Pengembangan Perangkat Pembelajaran. Jakarta: Direktorat Pendidikan Lanjutan Pertama. Dirjen Dikdasmen. Jakarta: Depdiknas.
Kemendikbud, 2016a. Permendikbud Nomor 20 Tahun 2016 Tentang Standar Kompetensi Lulusan Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kemendikbud, 2016b. Permendikbud Nomor 21 Tahun 2016 Tentang Standar Isi Kurikulum Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Kemendikbud, 2016c. Permendikbud Nomor 22 Tahun 2016 Tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kemendikbud, 2016d. Permendikbud Nomor 23 Tahun 2016 Tentang Standar Penilaian Hasil Belajar di Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Mulyono, Y., Bintari, S.H., Rahayu, E.S., & Widiyaningrum,P. (2012) Pengembangan Perangkat Pembelajaran Dengan Pendekatan Scientific Skill Teknologi Fermentasi Berbasis Masalah Lingkungan, Lembaran Ilmu Pendidikan, 41(1) (2012), 20-26
Ryder, M. 2003. Models of Teaching. (Online),(http://www.carbon.cundenver.edu), diakses 20 Januari 2016.
Sani, R. A. 2014. Pembelajaran Saintifik untuk Inplementasi Kurikulum 2013. Jakarta: Bumi Aksara.
Sanjaya. 2013. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Sari, D.P., 2014. Pendekatan Scientific Berbasis ICT Untuk Mengembangkan Kemampuan Berpikir Matematik, IJCETS 3 (1) (2014): 33-38
Trianto, 2010. Model Pembelajaran Terpadu. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Yulaelawati, Ella. 2007. Kurikulum dan Pembelajaran, Filosofi Teori, dan Aplikasi. Jakarta: Pakar Raya.
License
Penulis yang menerbitkan Jurnal Pendidikan dan Pengembangan (JPPM) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike License 4.0 (Lisensi CC-BY-SA). Lisensi ini memungkinkan penulis untuk menggunakan semua artikel, kumpulan data, grafik, dan lampiran dalam aplikasi penambangan data, mesin pencari, situs web, blog, dan platform lain dengan memberikan referensi yang sesuai. Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan akan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat (JPPM).
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).

