Penerapan Metode Pembelajaran Problem Solving Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Konsep Mol

Hasinah Martini

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan hasil belajar kimia siswa kelas X IPA 1 SMA Negeri 2 Mataram Tahun Pelajaran 2016-2017 pada materi Konsep Mol dengan penerapan metode pembelajaran problem solving. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang secara umum terdiri dari 2 (dua) siklus. Masing-masing siklus terdiri dari 4 (empat) tahapan yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan di kelas X IPA 1 SMAN 2 Mataram pada tahun pelajaran 2016-2017 yang berjumlah 40siswa, 10 siswa laki-laki dan 30 siswa perempuan. Penelitian ini difokuskan pada materi konsep mol yang mencakup konversi jumlah mol ke dalam jumlah partikel, jumlah massa, jumlah volume, hipotesis Avogadro, rumus empiris, rumus molekul, kadar zat, dan pereaksi pembatas. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, lembar observasi, dan angket siswa. Hasil penelitian pada siklus II menunjukkan terjadinya peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa dibandingkan dengan siklus I. Pada siklus II, rata-rata nilai post tes     siswa adalah 79,08 dengan siswa sebanyak 35 orang (88%)mencapai nilai ≥76. Hasil angket siswa serta hasil observasi terhadap pembelajaran dengan menggunakan metode problem solving juga menunjukkan tanggapan yang baik dari siswa. Hal ini membuktikan bahwa pembelajaran dengan menggunakan metode problem solving memberikan dampak yang positif bagi siswa dalam proses belajar mengajar.

Full Text:

PDF

References

Arsyad, A. 2002.Media Pembelajaran. Jakarta: Rajawali Press.

Astuti, Y & Setiawan,B. 2013.Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) Berbasis Pendekatan Inkuiri Terbimbing dalam Pembelajaran Kooperatif pada Materi Kalor.Jurnal Pendidikan IPA Indonesia.3 (1).

Himawan., Yunus, M & Sugiarti. 2017. Pengaruh Model Pembelajaran Team Assisted Individualizationterhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X SMA Negeri 2 Polewali (Materi Pokok Ikatan Kimia). Jurnal Chemica. 18(1).92-100.

Munandar, W. A. 2016. Media Mind Map Untuk Meningkatkan Retensi Siswa Dalam PembelajaranPendidikan Kewarganegaraan Kelas III. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar.5(18).234-244.

Nurazizah, S. 2015. Pengaruh Pembelajaran Team Assisted IndividualizationBerbantuan Study Card Terhadap Hasil Belajar Materi HidrolisisSiswa Kelas XI SMA Negeri 1 Candiroto Temanggung. Skripsi FMIPA Universitas Negeri Semarang.

Sanjaya, W. 2008.Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif, Kuantitatif dan R &D . Bandung: Alfabeta.

________. 2014. Metode Penelitian Kuantitatif, Kuantitatif dan R &D . Bandung: Alfabeta.

Suyanti, R. D. 2010. Strategi Pembelajaran Kimia. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Suyanto.2010. Strategi Pembelajaran Kimia. Jakarta: Yudistira.

Utami, D. D, Hastuti, Budi Dan Redjeki, Tri. 2015. Upaya Peningkatan Aktivitas dan Prestasi Belajar Siswa Kelas XI IPA 2 dengan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization (TAI) Berbantuan Demonstrasi Pada Materi Hidrolisis GaramDi SMA Negeri 1 Banyudono Boyolali Tahun Pelajaran 2013/2014. Jurnal Pendidikan Kimia (Jpk). 4(1).157-164.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.