PENYULUHAN TENTANG DAMPAK LOGAM BERAT PADA MANUSIA DI SMAN 1 WOHA BIMA TAHUN 2017

Khairuddin Khairuddin, Muhammad Yamin, Abdul Syukur, Mahrus Mahrus

Abstract


Logam berat berada di alam dan dapat masuk dalam tubuh manusia baik melalui kulit, pernapasan maupun makanan. Berbagai bahan-bahan seperti makanan, minuman, air, udara dan tanah dapat terkontaminasi oleh logam berat seperti Timbal (Pb), Cadmium (Cd), dan Air raksa (Hg). Kontaminasi logam berat sudah terjadi di berbagai tempat kehidupan manusia. Pencemaran logam berat terhadap lingkungan merupakan suatu proses yang erat hubungannya dengan penggunaan logam tersebut oleh manusia. Kegiatan penyuluhan ini diberikan kepada siswa SMAN 1 Woha Bima. Tujuannya untuk memberikan pemahaman tentang dampak logam berat bagi manusia, memberikan pengetahuan yang harus dimiliki siswa dalam kehidupan sehari-hari agar dapat terhindar dari kontaminan logam berat, dan memberikan contoh-contoh upaya yang harus dilakukan agar dapat menghindari paparan terhadap logam berat sehingga siswa terhindar dari dampak negatif logam berat dalam kehidupan sehari-hari. Kesimpulan dari kegiatan penyuluhan tentang dampak logam berat pada manusia di SMAN 1 Woha Bima tahun 2017 adalah: Siswa dapat memahami tentang dampak logam berat bagi manusia seperti dapat menimbulkan penyakit dan kerusakan pada orgran tubuh, dan contoh-contoh sumber bahan yang mengandung logam berat baik dari makanan maupun dari obat-obatan pertanian. Upaya yang harus dimiliki oleh siswa SMAN 1 Woha Bima dalam kehidupan sehari-hari agar dapat terhindar dari kontaminan logam berat adalah menghindari makanan dan sayuran yang terkontaminasi logam berat seperti kerang dari teluk Bima, dan menghindari tempat yng telah terkontaminasi logam berat. Untuk menghindari paparan logam berat dalam kehidupan sehari-hari adalah menghindari kontak langsung dengan insektisida, fungisida dan herbisida dan juga dapat dilakukan dengan menggunakan masker.

Full Text:

PDF

References


Agustina, T. 2010. Kontaminasi logam berat pada makanan dan dampaknya pada kesehatan. Jurnal TEKNUBUGA. 1(1), 53-65.

Amriani, Hendrarto, B. & Hadiyarto, A. 2011. Bioakumulasi Logam Berat

Timbal (Pb) dan Seng (Zn) pada Kerang Darah (Anadara Granosa L.) dan Kerang Bakau (Polymesoda Bengalensis L.) di Perairan Teluk Kendari. Jurnal Ilmu Lingkungan. 9(2), 45-50.

Herman, D. Z. 2006. Tinjauan terhadap tailing mengandung unsur pencemar Arsen (As), Merkuri (Hg), Timbal (Pb), dan Kadmium (Cd) dari sisa pengolahan bijih logam. Jurnal Geologi Indonesia. 1(1), 31-36.

Hutagalung, H.P. 1984. Logam Berat Dalam Lingkungan Laut. Jurnal Oseana, 9(1), 11-20.

Khairuddin, Yamin, M., Syukur, A. & Muhlis. 2018. Analisis Kandungan Logam Berat pada Tumbuhan Mangrove. Jurnal boitropis. 18(1), 69-79.

Yusuf, M & Handoyo, G. 2004. Dampak Pencemaran Terhadap Kualitas Perairan dan Strategi Adaptasi Organisme Makrobenthos di Perairan Pulau Tirangcawang Semarang. Jurnal Ilmu Kelautan. 9(1), 12- 42.

Suryono, C.A. 2006a. Kecepatan Filtrasi Kerang Hijau Perna Viridis Terhadap Skeletonema Sp Pada Media Tercemar Logam Berat Timbal (Pb) dan Tembaga (Cu). Jurnal Ilmu Kelautan. 11(3): 153-157.

Suryono, C.A. 2006b. Bioakumulasi Logam Berat Melalui Sistim Jaringan Makanan dan Lingkungan pada Kerang Bulu (Anadara inflata). Jurnal Ilmu Kelautan. 11(1), 19-22.

Widowati, W., Sastiono, A & Yusuf, R. 2008. Efek Toksik Logam. Andi, Yogjakarta


Refbacks

  • There are currently no refbacks.