PENGAYAAN MATERI OLIMPIADE FISIKA DAN PELATIHAN PENYELESAIAN SOAL-SOAL OLIMPIADE FISIKA BAGI SISWA DI SMPN 9 MATARAM

Aris Doyan, Susilawati Susilawati, Muhammad Taufik, Kosim Kosim, Jannatin Ardhuha

Abstract


Tujuan umum kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah mempersiapkan siswa dalam menghadapi olimpiade sains Fisika di tingkat lokal (kabupaten dan provinsi), adapun secara khusus bertujuan untuk meningkatkan siswa SMPN 9 Mataram dalam mengerjakan soal-soal olimpiade Fisika. Manfaat dari pembinaan dan pelatihan Olimpiade ini memberi efek langsung pada kemampuan siswa SMPN 9 Mataram  dalam penguasaan materi dan kemampuan mengerjakan soal-soal Olimpiade Fisika. Dalam menyelesaikan permasalahan tersebut, maka diadakan kegiatan pengabdian pada masyarakat pada siswa SMPN 9 Mataram  dengan langkah-langkah sebagai berikut: Informasi, Tanya Jawab, dan Diskusi, Metode ini dimaksudkan untuk memperdalam dan pemahaman wawasan siswa-siswi tentang silabus dan lingkup materi olimpiade, pola seleksi, tipe-tipe soal-soal dan cara strategi pemecahan masalah. Pemberian informasi diberikan oleh dosen selaku Tim pengabdian yang membidangi tentang olimpiade FISIKA SMP/MTs. Langkah selanjutnya adalah Latihan dan Praktek, Metode ini dimaksudkan untuk merealisasikan teori yang diperoleh melalui informasi, Tanya jawab dan diskusi, sehingga keterampilan siswa-siswi dapat ditingkatkan. Dalam pelaksanaannya, siswa-siswi secara bersama-sama dalam bentuk kerja kelompok mencoba menyelesaikan beberapa soal olimpiade Fisika yang telah dirumuskan oleh Tim pengabdian. Siswa juga dilatih untuk menyelesaikan sendiri materi pembinaan berupa pemberian soal-soal olimpiade SMP/MTs dengan tingkat kesulitan yang berjenjang. Ada 2 aspek yang dievaluasi pada kegiatan ini. Yang pertama adalah Aktivitas peserta selama pelatihan berlangsung. Keberhasilan dapat dilihat dari kehadiran dan aktivitas peserta selama kegiatan baik bertanya, menjawab pertanyaan dan berdiskusi. Kegiatan dikatakan berhasil jika minimal 85% sasaran hadir, dan minimal 85% peserta yang hadir mengikuti kegiatan secara penuh. Kedua adalah Tingkat penguasaan materi. Keberhasilannya dilihat dari skor perolehan pada Post Tes, yaitu berhasil jika tergolong tuntas yaitu rata-rata skor post tes minimal 70 dengan minimal 85% peserta skornya lebih dari 70. Berdasarkan hasil wawancara dengan peserta kegiatan diperoleh data bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat karena telah memberikan pengetahuan dan pengalaman bagi siswa dalam menjawab soal-soal olimpiade Fisika yang inovatif.

Full Text:

PDF

References


Anonim. 1991. Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi II. Jakarta: Balai Pustaka.

Anonim. 2005. Kisi-kisi Olimpiade Sains Tingkat SMP. Jakarta: Depdiknas.

Supriyadi. 2007. Kurikulum Sains dalam Proses Pembelajaran Sains. Yogyakarta: Pustaka Tempel Sari.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.