DESIMINASI PENGGUNAAN ALAT PERAGA UNTUK PENGUATAN KONSEP IPA GURU-GURU SMP SE-NTB
DOI:
10.29303/jppm.v1i1.482Published:
2018-02-28Downloads
Abstract
Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini, meningkatkan pemahaman guru sains tentang desain alat peraga IPA seperti menentukan koefisien gesekan kinetis berbagai benda pada bidang miring, pengaruh suhu terhadap arus listrik, alat ukur intensitas cahaya, Alat Ukur Absorbsi Gelombang Bunyi, ÃÂ dan Percobaan Radiasi Benda Hitam. Secara umum kegiatan pelatihan ini berhasil dan tepat sasaran, karena guru-guru IPA SMP/MTsÃÂ yang menjadi peserta merasa mendapatkan bekal cara-cara pengembanganÃÂ alat praktikum IPA dan termotivasi untuk mencoba merancang percobaan sederhana berdasarkan contoh yang ditampilkan saat pelatihan berlangsung, bahkan di akhir acara mereka menginginkan kegiatan ini berkelanjutan untuk penguatan konsep IPA bagi guru guru SMP Se-NTB.References
Ariani, N & Haryanto, D. 2010. Pembelajaran multimedia di sekolah. Jakarta: Prestasi Pustaka.
Depdiknas. 2003. Media Pembelajaran. Jakarta: Depdiknas.
Hamalik, O. 1994. Media Pendidikan. Bandung: Citra Adiya Bakti.
Prasetya, Z. K., et al. 2004. Materi Pokok Kapita Selekta Pembelajaran Fisika. Jakarta: Universitas Terbuka.
Sukiman. 2012. Pengembangan Media Pembelajaran. Yogyakarta: Pedagogia.
Trianto. 2008. Mendesain Pembelajaran Kontekstual (Contextual Teaching and Learning) di kelas. Jakarta: Cerdas Pustaka.
Yamin, M. 2009. Desain pembelajaran berbasis tingkat satuan pendidikan. Jakarta: Gaung Persada.
License
Penulis yang menerbitkan Jurnal Pendidikan dan Pengembangan (JPPM) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike License 4.0 (Lisensi CC-BY-SA). Lisensi ini memungkinkan penulis untuk menggunakan semua artikel, kumpulan data, grafik, dan lampiran dalam aplikasi penambangan data, mesin pencari, situs web, blog, dan platform lain dengan memberikan referensi yang sesuai. Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan akan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat (JPPM).
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).

