PENYULUHAN PEMBUATAN MEDIA TIGA DIMENSI DAN PENERAPANNYA MELALUI MODEL SIKLUS BELAJAR 5E PADA GURU-GURU DI MGMP FISIKA SE-LOMBOK BARAT
DOI:
https://doi.org/10.29303/jppm.v1i1.479Abstract
Tujuan kegiatan ini untuk meningkatan motivasi dan pemahaman guru yang tergabung dalam MGMP Fisika se-Lombok Barat tentang pembuatan media tiga dimensi dan penerapannya melalui model siklus belajar 5E. Berdasarkan wawancara dengan Ketua MGMP Fisika se-Lombok barat, para guru yang berasal dari 14 sekolah negeri melakukan pertemuan rutin bulanan untuk membahas pembelajaran fisika di SMA. Berdasarkan wawancara tersebut juga diperoleh informasi bahwa para guru memiliki motivasi yang masih rendah dalam membuat media pembelajaran, termasuk media tiga dimensi. Berdasarkan identifikasi silabus mata pelajaran fisika (Peminatan Matematika dan Ilmu Alam) pada Kurikulum 2013, karakteristik materi pembelajaran fisika sebagian besar bersifat abstrak sehingga diperlukan media untuk memfasilitasi siswa mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan. Metode pelaksanaan kegiatan PPM ini adalah: Memberikan ceramah materi media tiga dimensi dan model siklus belajar 5E, demonstrasi pembuatan media tiga dimensi, simulasi penerapan dalam pembelajaran melalui model siklus belajar 5E, diskusi guru dan dosen, evaluasi kegiatan. Kegiatan penyuluhan telah dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 22 Oktober 2015 di SMAN 1 Batulayar dengan jumlah peserta sebanyak 21 guru fisika yang tergabung dalam MGMP Fisika se-Lombok Barat. Respon peserta terhadap kegiatan penyuluhan yaitu sebagai berikut: 1) Materi yang disampaikan menarik, terdapat berbagai hal ilmu pengetahuan yang dapat diambil berhubungan dengan media pembelajaran; 2) Kegiatan penyuluhan seperti ini sebaiknya dijadikan kegiatan rutin dengan materi yang berbeda dan durasi waktu yang lebih lama; 3) Peserta sangat senang dan tertarik dengan kegiatan penyuluhan ini; 4) Kegiatan ini memberikan manfaat dan inspirasi peserta untuk mengembangkan kompetensi dalam menghasilkan karya inovatif; 5) Peserta berharap adanya kerjasama MGMP dengan Tim Pengabdian Unram sehingga peserta mendapatkan bimbingan/workshop dalam membuat media secara langsung sampai menghasilkan produk; 6) Menambah pengetahuan tentang pendekatan saintifik dan model siklus 5E; 7) Peserta berharap untuk dapat dilibatkan dalam penelitian.References
Bass, J.E., et al. 2009. Teaching Science as Inquiry (Eleventh Edition). USA: Pearson/Allyn & Bacon.
Bybee, R. W., et al. 2006. The BSCS 5E Instructional Model: Origins and Effectiveness. Colorado: A Report Prepared for the Office of Science Education, National Institutes of Health.
Hikmawati. 2015. Pembelajaran Fisika dengan Model Siklus Belajar 5E (Engage, Explore, Explain, Elaborate, Evaluate) sebagai Upaya Meningkatkan Kecakapan Hidup Siswa. Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi. 1(1), 24-37.
Ibnu, S. 2014. Implementasi Kurikulum 2013 Dalam Pembelajaran Sains. PROSIDING Seminar Nasional: Penelitian, Pembelajaran Sains, dan Implementasi Kurikulum 2013. Sabtu, 7 Desember 2013. Mataram: Prodi Magister Pendidikan IPA PPs Universitas Mataram.
Kemendikbud. 2013. Materi Pelatihan Guru: Implementasi Kurikulum 2013. Jakarta: Kemendikbud.
LPM Unram. 2015. Standar Operasional Prosedur (SOP) Pengabdian kepada Masyarakat Dana BOPTN Tahun 2015. Mataram: LPM Unram.
Sudjana, N. & Rivai, A. 2013. Media Pengajaran. Bandung: Sinar Baru Algesindo.
Sukiman. 2012. Pengembangan Media Pembelajaran. Yogyakarta: Pedagogia.
Undang-Undang Republik Indonesia No.14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Penulis yang menerbitkan Jurnal Pendidikan dan Pengembangan (JPPM) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike License 4.0 (Lisensi CC-BY-SA). Lisensi ini memungkinkan penulis untuk menggunakan semua artikel, kumpulan data, grafik, dan lampiran dalam aplikasi penambangan data, mesin pencari, situs web, blog, dan platform lain dengan memberikan referensi yang sesuai. Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan akan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat (JPPM).
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).

