PELATIHAN PENGGUNAAN APLIKASI PHET PADA SISWA SMAN 1 GUNUNGSARI LOMBOK BARAT
DOI:
10.29303/jppm.v6i4.6236Published:
2023-11-30Downloads
Abstract
Fisika adalah satu mata pelajaran di SMA yang seringkali dianggap sulit oleh para siswa. Hasil wawancara awal dengan beberapa siswa menunjukkan bahwa fisika merupakan salah satu mata pelajaran yang sulit untuk dipelajari. Tidak hanya sulit dipelajari, fisika bahkan menjadi salah satu mata pelajaran yang dibenci oleh siswa. Opini/pandangan umum siswa dan masyarakat ini didukung oleh hasil penelitian yang menemukan bahwa fisika merupakan pelajaran yang sulit dan paling dibenci oleh siswa khususnya siswa SMA. Siswa kesulitan memahami fisika antara lain karena cakupan materi pelajaran fisika padat, dalam pembelajarannya dominan diajarkan dengan menghapal dan paparanya banyak dalam bentuk persamaan matematis. Siswa jarang atau minim dikenalkan media pembelajaran fisika yang interaktif dalam proses pembelajaran di kelas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk melatih penggunaan aplikasi PHET kepada siswa kelas XII IPA. Keunggulan PHET dibandingkan aplikasi lainnya antara lain, aplikasi PHET dikenal interaktif, mudah digunakan, fleksibel, memiliki tampilan yang menarik, mampu menampilkan fenomena yang sulit diamati secara langsung, serta memiliki akses gratis dan dapat diunduh secara offline. Pengabdian dilaksanakan di SMAN 1 Gunungari Lombok Barat dengan diikuti 25 siswa berasal dari perwakilan kelas XII IPA 1, XII IPA 2, XII IPA 3 dan XII IPA 4. Metode pengabdian dilaksanakan dalam bentuk pelatihan yang terdiri dari dua tahap yaitu: tahap pertama, penyuluhan cara menggunakan PHET rangkaan listrik, dan tahap kedua, membimbing siswa praktek menggunakan PHET rangkaian listrik. Hasil pengabdian menunjukkan para siswa mampu menggunakan aplikasi PHET khususnya untuk rangkaian listrik dengan capaian yang memuaskan. Respon siswa terhadap kegiatan pengabdian ini dalam kategori memuaskan.
Keywords:
Media pembelajaran interaktif PHET rangkaian listrikReferences
Dwandaru, W. S. B., Kuswanto, H., & Karanggulimu, A. (2021, March). The Effect of Contextual Physics Teaching Materials Assisted by an Android-Based Virtual Lab to Improve Students’ Conceptual Understanding During the COVID-19 Pandemic. In 6th International Seminar on Science Education (ISSE 2020) (pp. 502-508). Atlantis Press.
Maulida, I. N., Taufik, M., & Kosim, K. (2022). Pengaruh Media PhET dalam Model Discovery Learning Terhadap Pemahaman Konsep Fisika Peserta Didik. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 7(3), 1150-1156.
Muller, A. D. (2008). Designing Effective Multimedia for Physics Education. Thesis. University of Sydney.
Rahmatullah, R., Bahtiar, B., & Maimun, M. (2023). Development of Contextual Physics Teaching Materials Assisted by Virtual Lab Based-Android as Alternative Learning in Covid-19 Pandemic. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 9(5), 4015-4021.
Saputra, R., Susilawati, S., & Verawati, N. N. S. P. (2020). Pengaruh penggunaan media simulasi phet (physics education technology) terhadap hasil belajar fisika. Jurnal Pijar Mipa, 15(2), 110-115.
Sears & Zemansky (1993). Fisika Universitas Jilid I. Jakarta: Erlangga.
Sinulingga, P., Hartanto, TJ., & Santoso B. (2016). Implementation of Physics Learning Assisted by PhET Simulation Media to Improve Student Learning Outcomes in Dynamic Electricity Material. Journal of Research and Development in Physics Education, 2(1), pp. 57-64.
Usiana, W., & Budiningarti, H. (2016). Application of PhET Simulation Media in Physics Education Curriculum 2013 on Dynamic Fluid Material to Improve Learning Outcomes of Grade XI Students at Khadijah High School, Surabaya. Journal of Physics Education Innovation (JIPF), Vol. 5(03), pp. 49-58.
License
Copyright (c) 2023 Muhammad Taufik, Susilawati Susilawati, Jannatin Arduha, Ni Nyoman Sri Putu Verawati, Hikmawati Hikmawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan Jurnal Pendidikan dan Pengembangan (JPPM) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike License 4.0 (Lisensi CC-BY-SA). Lisensi ini memungkinkan penulis untuk menggunakan semua artikel, kumpulan data, grafik, dan lampiran dalam aplikasi penambangan data, mesin pencari, situs web, blog, dan platform lain dengan memberikan referensi yang sesuai. Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan akan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat (JPPM).
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).

