SIMULASI KEGIATAN LESSON STUDY SEBAGAI UPAYA UNTUK MENGEMBANGKAN PROFESIONALISME PENDIDIK
DOI:
https://doi.org/10.29303/jppm.v1i2.847Abstract
Tujuan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mengembangkan profesionalisme pendidik di sekolah menengah melalui simulasi kegiatan lesson study. Simulasi kegiatan ini telah dilakukan di SMAN 1 Kediri, Kabupaten Lombok Barat, pada hari sabtu tanggal 29 September 2018. Peserta simulasi berjumlah 27 orang guru yang berasal dari berbagai mata pelajaran di SMAN 1 Kediri. Metode kegiatan diawali dengan ceramah oleh Narasumber dengan materi yaitu lesson study suatu model pengembangan profesionalisme pendidik dalam menghadapi tantangan era globalisasi. Langkah berikutnya adalah simulasi kegiatan lesson study yang terdiri atas 3 tahapan yaitu Plan, Do, dan See. Guru bersama dengan narasumber melakukan perencanaan (tahap Plan) tentang pembelajaran yang akan dilakukan yaitu dengan mempersiapkan perangkat pembelajaran termasuk media yang akan digunakan. Setelah itu guru (disebut sebagai guru model) melaksanakan apa yang sudah direncanakan pada tahap Plan, sementara guru lainnya bertindak sebagai pengamat (observer). Tahap pelaksanaan (open class) ini disebut sebagai tahap Do. Tahap terakhir adalah tahap See yaitu guru model bersama dengan observer melakukan refleksi terhadap kegiatan open class. Simulasi kegiatan lesson study ini menambah pengetahuan guru tentang lesson study dan memberikan pengalaman bagaimana pelaksanaan lesson study di sekolah sehingga mampu mengembangkan profesionalisme pendidik di SMAN 1 Kediri.References
Cerbin, William & Bryan Kopp. 2006. Lesson study as a Model for Building Pedagogical Knowledge and Improving Teaching. International Journal of Teaching and Learning in Higher Education 2006. 18(3), 250-257.
Fernandez, C., Cannon, J., Chokshi, S. 2003. A USââ¬âJapan lesson study collaboration reveals critical lenses for examining practice. Teaching and Teacher Education. 19(2), 171-185.
Fernandez, M., L. 2010. Investigating how and what prospective teachers learn through microteaching lesson study. Teaching and Teacher Education. 26(2), 351ââ¬â362.
Hajranul, Abdul & Hendayana Sumar. 2010. Applied Lesson study at Experiment Chemistry Learning Based on Local Material. Proceeding of the Third International Seminar on Science Education, Challenging Science education in the Digital Era. Bandung.
Jufri, A. W., Agus, A.P., Gunawan, Sarjana, I.K., 2011. Pemetaan Kompetensi Peserta Didik dan Pengemìbangan Mutu Pendidikan SMA di Kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Barat. Laporan Penelitian PPMP (Pemetaan dan Pengembangan Mutu Pendidikan) Tahun Anggaran 2011. Mataram: Universitas Mataram.
Ono, Y., & Ferreira, J. 2010. A case study of continuing teacher professional development through lesson study in South Africa. South African Journal of Education. 30(1), 59-74.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008 Tentang Guru.
Sailah, I. 2011. PROGRAM PERLUASAN LESSON STUDY UNTUK PENGUATAN LPTK (Lesson study Dissemination Program for Strengthening Teacher Education in Indonesia ââ¬â LEDIPSTI). Jakarta: Direktorat Pembelajaran Dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Nasional.
Samani, M. 2009. Panduan Penyusunan Proposal: Program Perìluasan dan Penguatan Lesson study di LPTK (Lesson study Dissemination Program for Strengthening Teacher Education in Indonesia-LEDIPSTI). Jakarta: Direktorat Ketenagaan Dirjendikti Depdiknas.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru Dan Dosen.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Penulis yang menerbitkan Jurnal Pendidikan dan Pengembangan (JPPM) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike License 4.0 (Lisensi CC-BY-SA). Lisensi ini memungkinkan penulis untuk menggunakan semua artikel, kumpulan data, grafik, dan lampiran dalam aplikasi penambangan data, mesin pencari, situs web, blog, dan platform lain dengan memberikan referensi yang sesuai. Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan akan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat (JPPM).
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).

